Home / Anime / Game Platformer 3D Terbaru di Steam Ini Mirip Perpaduan Cyberpunk: Edgerunners dan Shinobi

Game Platformer 3D Terbaru di Steam Ini Mirip Perpaduan Cyberpunk: Edgerunners dan Shinobi

new steam 3d platformer games slashzero announced gamerant 1

Game terbaru berjudul SlashZero yang diumumkan untuk Steam berhasil menarik perhatian berkat gaya seni anime yang mirip dengan Cyberpunk: Edgerunners serta aksi side-scrolling yang mengingatkan pada game terbaru Shinobi, yaitu Art of Vengeance. Dikembangkan oleh studio independen Streetlamp, SlashZero dijadwalkan meluncur pada musim semi 2027 untuk PC melalui Steam dan Epic Games Store, serta konsol PS5.

Sebagai bagian dari promosi, SlashZero menghadirkan demo gratis yang menawarkan durasi permainan sekitar 10 jam bagi para pengguna di Steam dan PS5. Demo ini ternyata mendapat sambutan yang sangat hangat dari para penggemar game bertema anime, dengan perolehan ulasan positif mencapai 92% di Steam serta rata-rata skor 4,41 dari 5 di PlayStation Store.

SlashZero Adalah Game Platformer Roguelike dengan Estetika Anime

Pihak pengembang Streetlamp mendefinisikan SlashZero sebagai game aksi roguelike side-scrolling 3D bernuansa anime. Mengusung tema penjelajahan waktu yang mirip dengan beberapa game ninja retro, pemain akan berperan sebagai seorang penjelajah waktu yang bertugas menghentikan kekuatan jahat dengan melintasi berbagai lini masa. Premis cerita ini juga memperkuat elemen roguelike dalam game, di mana setiap kali pemain mengalami kegagalan, mereka akan dikembalikan ke titik awal namun dengan tambahan informasi serta berbagai kemampuan baru yang segar.

Nuansa visual dalam cuplikan SlashZero sangat kental dengan pengaruh Cyberpunk: Edgerunners. Anime garapan Netflix yang diadaptasi dari game Cyberpunk 2077 karya CD Projekt Red tersebut menampilkan dunia masa depan di mana robot humanoid dan cyborg menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. SlashZero mengusung konsep serupa, bahkan desain antarmuka pengguna serta pemilihan hurufnya tampak terinspirasi dari semesta Cyberpunk: Edgerunners. Kehadiran lampu neon, warna-warna cerah, serta pakaian bertema teknologi semakin memperkuat kemiripan di antara keduanya.

SlashZero Press Image 2
SlashZero Press Image 1
SlashZero Press Image 5

Dari versi demo yang tersedia, sistem pertarungan SlashZero terasa mirip dengan game aksi side-scrolling seperti Shinobi: Art of Vengeance. Game ini menyuguhkan kombinasi serangan jarak dekat dan jarak jauh yang cepat melalui berbagai gaya bertarung dari karakter yang dapat dimainkan. Sejauh ini, tiga karakter telah diperkenalkan, yaitu Nyx, Fina, dan Hamlet. Nyx merupakan spesialis pertarungan jarak dekat yang menggunakan dua bilah pedang. Fina adalah ahli senjata api yang menguasai teknik gun-kata, sementara Hamlet berperan sebagai karakter tangguh berbekal pedang dan perisai.

Bagi para pemain yang ingin mencoba, versi demo gratis SlashZero dijadwalkan akan ditarik pada 23 September pukul 03:00 PM PDT. Belum ada kepastian apakah demo tersebut akan kembali dirilis sebelum peluncuran versi penuh pada kuartal pertama tahun 2027. Menurut Streetlamp, demo ini menyimpan berbagai rahasia menarik seperti dua bos tersembunyi yang siap menguji kemampuan pemain selama berjam-jam. Penggemar game roguelike bernuansa anime sudah bisa memasukkan SlashZero ke dalam daftar simpan (wishlist) di Steam dan PlayStation Store, sementara kabar mengenai versi Xbox atau Nintendo Switch masih belum diumumkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *