Home / Game / Game Halloween Siap Uji Apakah Film Slasher Telah Temukan Formula Game Horor yang Sempurna

Game Halloween Siap Uji Apakah Film Slasher Telah Temukan Formula Game Horor yang Sempurna

michael myers holding a knife

Game terbaru garapan IllFonic dan Gun Interactive yang berjudul Halloween: The Game sudah di ambang pintu. Adaptasi video game yang akan datang ini sukses membuat para penggemar genre horor antusias, terutama karena mereka bisa kembali menghidupkan sosok Michael Myers. Peluncuran Halloween: The Game yang dijadwalkan pada 8 September mendatang memunculkan sebuah pertanyaan menarik mengenai tren yang sering kita saksikan pada sebagian besar, jika bukan semua, IP horor ketika diadaptasi menjadi sebuah permainan.

Fralchise horor tersebut kerap diadaptasi dengan cara serupa dan mengusung gaya permainan spesifik yang tampaknya sangat diminati oleh para konsumen, terbukti dari terus bermunculannya game dengan gaya seperti ini. Fenomena ini tidak hanya terlihat dari rilis terbaru IllFonic, tetapi juga dari judul-judul masa lalu yang memiliki basis penggemar setia di dunia gaming. Formula ini selalu konsisten digunakan, namun pertanyaannya, apakah formula tersebut benar-benar efektif dan apa alasannya?

Asymmetrical Multiplayer Survival Horror Adalah Kuncinya

Banyak adaptasi video game dari franchise horor ikonik, mulai dari The Texas Chainsaw Massacre hingga Friday the 13th, bahkan Killer Klowns From Outer Space, semuanya mengusung genre asymmetrical multiplayer survival horror. Halloween: The Game menjadi judul berikutnya yang mengadopsi gaya tersebut. Secara singkat, gaya permainan ini menawarkan berbagai peran dengan tingkat kekuatan yang tidak seimbang. Contoh paling populer dari genre ini adalah Dead by Daylight, yang menampilkan satu pembunuh tangguh menghadapi banyak penyintas. Pemain diberikan kebebasan untuk memilih apakah ingin berperan sebagai pemburu atau yang diburu. Baik penyintas maupun pembunuh dibekali dengan rangkaian keahlian serta tujuan yang berbeda di setiap ronde.

Dead by Daylight berhasil memaksimalkan sudut pandang realistis ini pada para penyintas dengan tidak membekali mereka satupun senjata atau kemampuan khusus. Hal ini sangat mirip dengan situasi seseorang yang diintai dalam kegelapan dan dipaksa bertahan hidup dengan kondisi seadanya. Yang bisa dilakukan oleh para penyintas hanyalah berharap bisa melewati malam, menyalakan generator untuk mengaktifkan gerbang keluar, serta kabur sambil menghindari sang pembunuh dengan cara apa pun.

Video Games Let Horror Movies Go Places Film Can’t

Halloween: The Game menempuh jalur serupa dengan memposisikan pemain sebagai sosok Michael Myers yang sangat menakutkan dalam format pertarungan satu lawan empat melawan para warga sipil, yang dikenal sebagai Heroes of Haddonfield. Selain itu, tersedia pula mode cerita yang memungkinkan pemain beraksi sepenuhnya sebagai Myers. Perlu dicatat bahwa Myers memiliki keunggulan berupa kecepatan, kekuatan fisik yang lebih besar, serta kemampuan supernatural yang memudahkannya melewati berbagai jebakan. Semua elemen ini dirancang untuk mempertegas ketimpangan kekuatan yang dimiliki Myers atas korban-korbannya.

Hubungan antara predator dan mangsa ini kembali dieksplorasi dalam mode multiplayer, di mana para pemain harus berada dalam posisi terpojok saat menghadapi Myers yang digambarkan tidak bisa mati begitu saja. Pendekatan ini menciptakan narasi penuh ketegangan layaknya kisah kaum tertindas, di mana empat warga sipil harus berjuang bertahan hidup di malam yang panjang menghadapi berbagai rintangan ekstrem. Pilihannya hanya ada dua: membunuh atau dibunuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *