Home / Anime / Fired? But I Maintain All the Software! Mendapatkan Adaptasi Anime

Fired? But I Maintain All the Software! Mendapatkan Adaptasi Anime

1780498213 9cdde47acb35182ac509af52f4b2ffb7 1024x576 1

Light novel Fired? But I Maintain All the Software! secara resmi diumumkan akan mendapatkan adaptasi anime. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, sebuah visual perdana juga telah dirilis kepada publik. Kendati demikian, detail lebih lanjut mengenai proyek ini, termasuk studio produksi, jajaran staf, pengisi suara, maupun tanggal rilis resminya, masih belum diumumkan.

1780497693 8f1c1ede521f70461f61671b69333d0a

Fired? But I Maintain All the Software! – Visual Pengumuman Anime

Seri light novel ini ditulis oleh Yuki Kashirome dengan ilustrasi yang dikerjakan oleh Icchi. Kisah ini awalnya dimulai sebagai novel web di situs Shosetsuka ni Naro dari November 2020 hingga Juli 2022. PASH Books di bawah naungan Shufu to Seikatsu Sha kemudian mengakuisisi judul tersebut pada Mei 2021. Selain itu, adaptasi manga yang diilustrasikan oleh Io mulai diserialisasikan di situs Comic PASH! milik Shufu to Seikatsu Sha pada Agustus 2022.

Hadir dengan empat volume light novel, versi manganya juga memiliki empat volume yang beredar, dengan volume kelima yang dijadwalkan rilis pada 5 Juni. Baik light novel maupun manga tersebut diterbitkan dalam bahasa Inggris oleh J-Novel Club, yang memberikan sinopsis resmi sebagai berikut:

Pernah menjadi satu-satunya insinyur yang memelihara sistem di perusahaannya, Ai Sato tiba-tiba dipecat secara sepihak tanpa peringatan. (Rupanya, CEO baru tidak menyukai hobi cosplay di tempat kerja—menyebalkan sekali!) Bersedih tentu tidak akan membayar tagihan, jadi Ai mulai mencari pekerjaan baru—hanya untuk tak sengaja bertemu dengan teman lama, Kenta Suzuki, yang kebetulan sedang mencari mitra bisnis. Bersama-sama, mereka mendirikan sekolah coding bagi orang-orang yang benar-benar membutuhkan. Murid pertama mereka tentu saja… seorang pegawai kantoran yang ingin memperbaiki hubungannya dengan keluarga? Setiap murid baru yang datang tampak berjuang menghadapi tekanan modern: mulai dari wanita sibuk yang bertekad membuktikan kemampuannya di tempat kerja, hingga pencari kerja yang ingin mewujudkan impian ibunya, dan banyak lagi. Jika Ai ingin mengeluarkan potensi terbaik mereka, ia harus mengajari mereka bukan sekadar keterampilan coding, tetapi juga cara membangun rasa percaya diri!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *