Akira Toriyama tidak pernah menyembunyikan fakta bahwa Piccolo adalah karakter Dragon Ball favoritnya. Sepanjang serial Dragon Ball Z, Piccolo mendapatkan beberapa peningkatan kekuatan yang masif, perkembangan karakter yang luar biasa, berbagai pertarungan hebat, serta peran penting dalam setiap saga setelah kemunculannya. Bahkan dalam Dragon Ball Super, Piccolo tetap dipertahankan jauh melampaui Goku dan Vegeta setelah ia membuka kekuatan God Ki. Kini, dengan wujud Orange Piccolo yang telah bangkit, ia akhirnya berada di level yang setara dengan para Saiyan dan siap bertarung di Black Frieza Saga.
Melalui arsip Toriyama yang terbaru, Situs Resmi Dragon Ball memperlihatkan karya seni langka bergambar Piccolo dari era Dragon Ball Z. Desain manga Piccolo sebenarnya sedikit berbeda dari versi animenya. Versi manga karya Toriyama memperlihatkan Piccolo dengan empat jari, sabuk merah, serta warna ungu pada pakaian gi yang sedikit lebih cerah. Selain itu, bantalan lengan Piccolo berwarna kuning, bukan merah muda seperti di anime. Perlu waktu hingga perilisan film Dragon Ball Super: Broly bagi Piccolo untuk mengadopsi skema warna versi manga tersebut ke dalam versi anime.
Piccolo Terbang Menuju Pertempuran dalam Karya Seni Langka Dragon Ball Z
Edisi Toriyama Archives tanggal 11 September 2026 menyoroti sebuah ilustrasi langka Piccolo yang pernah menghiasi sampul majalah Weekly Shonen Jump edisi nomor 37 tahun 1989. Edisi tersebut diterbitkan pada 12 Agustus 1989. Pada masa itu, manga Dragon Ball sedang berada di puncak kejayaannya di Jepang, baru saja memulai era Z dalam ceritanya. Situs Resmi Dragon Ball mendeskripsikan ilustrasi tersebut:
Weekly Shonen Jump edisi perayaan rekor sirkulasi luar biasa sebanyak 4,91 juta rangkap menampilkan ilustrasi sampul depan yang memperlihatkan Goku beserta kawan-kawan tengah terbang, lengkap dengan slogan “Satu lompatan menuju impianmu!”. Piccolo digambarkan agak tersembunyi di belakang Goku dan Gohan pada sampul utamanya, namun ia dapat terlihat secara utuh melalui draf langka ini. Sosok Piccolo hampir tidak terlihat jelas pada sampul majalahnya, sehingga momen ini menjadi kesempatan perdana bagi para penggemar untuk menikmati karya seni Toriyama yang sempat tersembunyi tersebut.
Weekly Shonen Jump Edisi 37 Tahun 1989 Menampilkan Pertempuran Terakhir Gohan dan Vegeta
Meskipun muncul di sampul Weekly Shonen Jump edisi nomor 37 tahun 1989, Piccolo sebenarnya telah diceritakan gugur beberapa chapter sebelumnya. Piccolo tewas saat melindungi Gohan dari serangan Nappa dalam Dragon Ball Chapter 223 atau Dragon Ball Z Chapter 29. Sementara itu, Weekly Shonen Jump edisi tersebut memuat Dragon Ball Chapter 237 atau Dragon Ball Z Chapter 43, yang berfokus pada pertarungan Gohan melawan Vegeta ketika Goku menyalurkan energi Spirit Bomb kepada Krillin.
Saiyan Saga memang masih berlanjut selama beberapa chapter berikutnya, tetapi pertarungan puncak sudah mendekati akhir. Pada titik ini, semakin terlihat jelas bahwa serial Dragon Ball harus dilanjutkan setidaknya untuk satu arc cerita lagi, terutama dengan adanya penyebutan misterius mengenai planet asal Piccolo yaitu Namek. Tanpa disadari Akira Toriyama saat itu, manga Dragon Ball ternyata terus berjalan hingga enam tahun berikutnya, di mana Frieza Saga, Cell Saga, dan Buu Saga menjadi alur cerita terpanjang dalam keseluruhan seri.








