Home / Game / Developer Star Wars Zero Company Dirumahkan Sebelum Rilis

Developer Star Wars Zero Company Dirumahkan Sebelum Rilis

star wars zero company devs were furloughed before release

Banyak pengembang yang berada di balik pembuatan Star Wars Zero Company dilaporkan telah dirumahkan atau dikenai cuti di luar tanggungan (furlough) hanya beberapa pekan sebelum game strategi tersebut dirilis ke tangan para pemain dan kritikus. Star Wars Zero Company merupakan proyek debut garapan Bit Reactor yang mengusung pertarungan taktik berbasis giliran dengan latar Era Clone Wars, dikerjakan oleh tim yang diisi oleh para veteran di genre game strategi.

Situasi yang dialami Bit Reactor ini terasa sangat kontras karena di saat bersamaan, Star Wars Zero Company justru memberikan debut impian bagi sebuah studio baru. Game RPG taktik ini resmi meluncur pada 27 Agustus untuk platform PC, PS5, serta Xbox Series X/S, dan langsung meraup ulasan positif yang menempatkannya sebagai salah satu game Star Wars dengan rating tertinggi sepanjang masa. Tak lama setelah dirilis, game ini bahkan sempat menduduki puncak daftar game terlaris di Steam. Namun, di balik pencapaian gemilang tersebut, sebagian besar tim yang merancangnya ternyata sudah berhenti menerima gaji.

Krisis Finansial Menjelang Peluncuran

Berdasarkan laporan dari Stephen Totilo melalui Game File, pihak Bit Reactor memberhentikan sementara sebagian besar tenaga kerjanya beberapa minggu sebelum Zero Company resmi diluncurkan. Perwakilan studio mengonfirmasi bahwa keputusan sulit ini terpaksa diambil sebelum mereka mengetahui performa komersial game perdana tersebut. Bit Reactor juga menegaskan bahwa langkah ini murni keputusan internal studio, bukan instruksi dari EA maupun pemegang lisensi Star Wars yaitu Disney.

Meskipun enggan membeberkan angka pasti, dokumen pengadilan tertanggal 12 Agustus mengungkap bahwa Bit Reactor memang merumahkan sebagian besar karyawannya serta memutus kontrak para pekerja lepas. Salah satu narasumber memperkirakan sekitar 80 persen tim pengembang terdampak kebijakan ini, sementara segelintir staf yang tersisa tetap dipertahankan dan digaji khusus untuk menangani kendala pasca-peluncuran.

Kondisi kas studio dilaporkan menipis drastis menjelang hari perilisan, memaksa manajemen memangkas pengeluaran gaji karyawan. Mantan staf senior technical artist, Zachariah Scott, menyebutkan bahwa ia sempat berbicara dengan hampir belasan pekerja aktif yang mengalami pemutusan sementara sekitar tiga pekan sebelum game dirilis. Pihak studio menyatakan harapan agar para karyawan dapat kembali bekerja secara normal dengan pemulihan gaji jika penjualan game ini sukses, meski sebagian mantan pekerja meragukan kepastian tersebut.

star wars zero company tag page cover art

Sengketa Hukum yang Membongkar Kondisi Internal

Terungkapnya masalah finansial ini tidak lepas dari sengketa hukum yang sedang berjalan antara para pendiri Bit Reactor, yakni Alison Kelly dan Greg Foertsch. Kelly yang menjabat sebagai mantan COO studio melayangkan gugatan pada 2024 setelah keluar dari perusahaan. Ia mengeklaim dirinya dipaksa keluar dan berhak atas status sebagai pemilik bersama. Dalam gugatannya yang menuntut ganti rugi lebih dari 20 juta dolar AS, Kelly mencantumkan tuduhan pelanggaran kontrak serta pengayaan tidak sah.

Di sisi lain, kubu Foertsch membantah klaim kepemilikan tersebut dan mempertanyakan kinerja Kelly selama bekerja, yang langsung dibantah oleh yang bersangkutan. Persidangan yang awalnya dijadwalkan pada Juni 2026 harus ditunda hingga awal 2027. Kasus hukum ini secara tidak sengaja memberikan sorotan publik terhadap kondisi keuangan rapuh di balik layar sebuah studio yang sukses menelurkan salah satu game populer tahun ini.

Kasus Bit Reactor menjadi pengingat bahwa ulasan positif dan kesuksesan peluncuran tidak selalu mencerminkan kesehatan finansial pengembangnya, terutama ketika sebuah studio harus bertahan melewati tahun-tahun pengembangan yang panjang sebelum pemasukan mulai mengalir. Kualitas cerita dan gameplay dari Star Wars Zero Company mungkin berhasil memenuhi ekspektasi, tetapi pertanyaan besar yang tersisa adalah apakah kesuksesan tersebut datang tepat waktu untuk memanggil kembali tim yang telah mewujudkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *