Home / Game / Destiny 2 Kembalikan Misi Strikes yang Sempat Masuk Content Vault

Destiny 2 Kembalikan Misi Strikes yang Sempat Masuk Content Vault

d2 ep1 mercury console 02 1

Para pemain Destiny 2 nantinya dapat kembali menikmati ragam Strikes yang sebelumnya tersimpan di dalam content vault berkat adanya Project Sunrise. Pada 21 Mei, Bungie mengumumkan bahwa Destiny 2 akan segera menerima pembaruan pamungkas pada tanggal 9 Juni. Setelah itu, perusahaan akan menghentikan seluruh pengembangan game tersebut, yang berarti berakhir pula dukungan resmi serta konsep layanan langsung (live-service). Keputusan mendadak ini membuat para penggemar setia kehilangan wadah bermain mereka, atau setidaknya ruang interaksi yang rutin mendapatkan konten baru serta perbaikan bug melalui hotfix.

Berbagai reaksi pun bermunculan, namun sebagian besar penggemar menyuarakan keinginan mereka agar Bungie segera merilis Destiny 3 atau melanjutkan waralaba ini dalam bentuk lain. Sebagai bentuk protes atas keputusan Sony yang mematikan Destiny 2 serta penghentian perilisan cakram fisik (disc), para penonton mendominasi kolom siaran Sony State of Play dengan seruan meminta Destiny 3 serta kampanye “No Disc No Buy”. Sayangnya, belum ada tanda-tanda bahwa aksi protes tersebut membuahkan hasil yang signifikan, dan kemungkinan besar butuh waktu sekitar tujuh hingga sepuluh tahun sebelum seri Destiny benar-kitan bangkit kembali. Untungnya, proyek modifikasi bernama Project Sunrise hadir untuk mengobati kerinduan tersebut.

Project Sunrise Hadirkan Kembali Misi Strike dari Content Vault

Seorang pengembang Project Sunrise dengan nama akun soul (@chnsvw) membagikan sebuah video melalui platform X (Twitter) yang menampilkan uji coba penuh dari Strike Tree of Probabilities di Destiny 2. Video tersebut memperlihatkan mekanisme kemunculan musuh (enemy spawns) serta pertarungan bos terakhir yang berjalan dengan lancar. Walaupun bukan merupakan Strike Tahun 1 yang paling populer di Destiny 2, Tree of Probabilities menjadi objek uji coba yang ideal karena dulunya sering mengalami berbagai kendala teknis. Masalah tersebut meliputi tekstur Vex yang tidak muncul secara sempurna, bos Minotaur di akhir misi yang tidak dikalahkan oleh bos utama Strike, hingga bug pada fase perpindahan bos. Project Sunrise sendiri merupakan modifikasi gratis yang dikembangkan oleh para pencinta game guna menghidupkan kembali konten-konten lama, terutama mengingat game utamanya telah dihentikan.

Melalui modifikasi Project Sunrise, para pemain Destiny 2 dapat kembali menjelajahi Raid Leviathan—meskipun untuk saat ini baru sebatas mode eksplorasi—serta berbagai planet dan lokasi dari content vault yang sudah lama dihapus dari versi resmi game tersebut. Rekaman video yang dibagikan oleh soul memberikan gambaran awal mengenai apa saja yang sedang dipersiapkan untuk mod ini, meski proses pembangunannya masih berada di tahap awal. Kendati demikian, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa misi-misi Strike klasik dapat dihidupkan kembali secara utuh setelah bertahun-tahun lamanya, lengkap dengan sistem kemunculan musuh dan mekanik bos yang berfungsi normal. Langkah ini merupakan pencapaian besar dalam upaya pelestarian digital untuk konten Destiny 2 yang sempat dikurung dalam vault, dan nantinya bisa dimainkan kembali oleh para penggemar begitu rampung.

Bagi sebuah waralaba yang memulai perjalanannya sejak 2014, upaya pelestarian game (game preservation) memegang peranan krusial, terlebih setelah banyak konten yang dihapus sejak peluncuran ekspansi Beyond Light. Baru-baru ini, sebuah senjata kamera dari game Destiny yang sempat dipotong dan terbengkalai selama 12 tahun juga ditemukan kembali lewat proses datamining, dan keberadaannya telah dikonfirmasi oleh mantan pengembang bahwa senjata tersebut memang dibatalkan pada tahap awal produksi.

Meskipun Project Sunrise untuk Destiny 2 baru dirilis pada bulan Agustus, para pengembang telah menunjukkan perkembangan pesat dari proyek yang awalnya dirancang sebagai mod eksplorasi pribadi secara mandiri. Belum dapat dipastikan seberapa jauh modifikasi ini nantinya bisa berkembang, namun ada kemungkinan besar seluruh isi content vault dapat dikembalikan ke tangan para pemain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *