Suatu saat Anda pasti akan lulus dari kelas bahasa. Anda tidak akan selamanya belajar di dalam kelas bahasa Jepang. Setelah mengetahui cara bertahan di lingkungan kelas, langkah berikutnya adalah memahami apa yang harus dilakukan setelahnya. Pertanyaannya, bagaimana cara melanjutkan proses belajar ketika tidak ada lagi jadwal tetap, teman sekelas, guru, atau pekerjaan rumah? Tentu saja hal tersebut mungkin dilakukan, meski tidak selalu mudah. Sebagian orang dapat beradaptasi dengan cepat, sementara yang lain merasa kesulitan. Berikut adalah beberapa langkah untuk mempermudah transisi tersebut agar berjalan lancar.
Membuat Jadwal dan Konsisten Menjalankannya

Salah satu keuntungan besar mengikuti kelas formal adalah kewajiban untuk hadir dan belajar selama beberapa jam setiap minggunya pada waktu yang telah ditentukan. Hal ini membuat Anda terbiasa dengan rutinitas sehingga tidak tertinggal. Ketika belajar secara mandiri, Anda harus menerapkan aturan tersebut pada diri sendiri.
Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menentukan durasi belajar setiap minggu serta waktu spesifik untuk mengerjakannya. Anda bisa memilih untuk belajar setiap dua hari sekali selama satu jam sebelum tidur, atau meluangkan waktu tiga puluh menit setiap hari setelah bekerja. Apa pun pilihan Anda, kuncinya adalah konsistensi, menjadikannya kebiasaan, dan mempertahankan rutinitas tersebut. Jika Anda terpaksa melewatkan satu hari, usahakan untuk menggantinya kemudian. Di kelas formal pun Anda harus mengganti pelajaran yang terlewat, jadi perlakukan studi mandiri dengan cara yang sama.

Pangkah yang lebih baik adalah meniru jadwal yang biasa Anda jalani saat di kelas. Jika dahulu Anda selalu belajar pada jam tertentu setiap harinya, cobalah mempertahankan waktu tersebut setelah lulus. Jika pekerjaan atau kesibukan lain menghalangi, Anda tentu dapat menyesuaikan jadwalnya. Yang terpenting adalah tidak keluar dari kebiasaan belajar. Semakin lama Anda menunda peralihan dari rutinitas kelas ke belajar mandiri, semakin sulit pula bagi Anda untuk memulainya kembali.
Idealnya, Anda beralih langsung dari kelas formal ke belajar mandiri tanpa jeda waktu istirahat yang terlalu lama. Gunakan motivasi yang Anda miliki dari kelas untuk mendorong kegiatan belajar mandiri. Jangan menjadi malas, karena semakin lama Anda menunda transisi ini, semakin berat pula prosesnya.
Membuat Belajar Terasa Menyenangkan

Sebagian besar kelas bahasa mungkin tidak selalu terasa menyenangkan, meskipun berinteraksi dengan sesama siswa dan berbicara menggunakan bahasa Jepang bersama guru memberikan keseruan tersendiri. Sekarang, Anda harus melakukannya sendiri. Lalu, bagaimana cara membuatnya tetap menyenangkan?
Ada banyak cara untuk menikmati proses belajar. Anda bisa memanfaatkan drama Jepang, acara varietas, hingga anime. Begitu banyak media tersedia di luar sana yang dapat menarik minat Anda dan menjadi sumber motivasi yang kuat.
Anda juga bisa menggunakan platform seperti WaniKani atau metode lain yang paling cocok untuk Anda. Memiliki panduan dan rencana belajar yang jelas sangatlah membantu. Struktur pembelajaran sangat berguna bagi sebagian orang, sementara yang lain mungkin lebih menyukai kebebasan. Setelah mengikuti kelas formal, Anda tentu sudah memahami metode belajar seperti apa yang paling efektif untuk diri sendiri. Temukan cara yang Anda sukai dan jalankan secara konsisten.
Belajar dan Berbicara dengan Orang Lain

Seperti yang disinggung sebelumnya, Anda tidak lagi berada di ruang kelas, sehingga interaksi langsung menggunakan bahasa Jepang mungkin berkurang drastis—kecuali jika Anda cukup beruntung memiliki teman penutur asli untuk berlatih. Untuk meningkatkan kemampuan percakapan, mau tidak mau Anda harus aktif mempraktikannya.
Salah satu caranya adalah dengan menghubungi kembali teman-teman dari kelas bahasa dulu untuk saling mengobrol dalam bahasa Jepang atau mendiskusikan tata bahasa. Manfaatkan kesempatan ini untuk saling bertanya dan membantu satu sama lain.

Pilihan hebat lainnya adalah mencari rekan latihan penutur asli bahasa Jepang di dunia maya. Biasanya, Anda lebih mudah menemukannya secara online, di mana mereka juga ingin berlatih bahasa Inggris sebagai imbalan untuk membantu Anda belajar bahasa Jepang. Ini adalah kerja sama yang saling menguntungkan sekaligus cara yang bagus untuk mendapatkan teman baru.
Bergantung pada apakah Anda ingin fokus meningkatkan kemampuan membaca, menulis, atau berbicara, Anda bisa bertukar pesan email, obrolan teks, atau panggilan video. Ada banyak sekali pembelajar bahasa lain yang dengan senang hati bersedia membantu. Yang perlu Anda lakukan hanya mencarinya.
Mengingat Kembali Alasan Memulai Perjalanan Ini

Pasti ada alasan khusus mengapa Anda mulai belajar bahasa Jepang dan terus melanjutkan proses ini meskipun masa sekolah telah usai. Ingatlah selalu alasan tersebut. Tetapkan tujuan bagi diri sendiri dan jangan menyerah hingga Anda berhasil mencapainya. Setelah target tersebut tercapai, buatlah target baru yang lebih tinggi dan teruslah melangkah.
Menjaga motivasi akan terasa jauh lebih mudah ketika Anda menyadari bagaimana usaha saat ini mendekatkan Anda pada impian tersebut. Jika Anda ingin bisa memahami teks dalam video game atau manga, pahami bahwa berjuang membaca materi yang sulit sekalipun merupakan bagian dari proses menuju tujuan akhir. Pada akhirnya, kerja keras Anda akan terbayar lunas, dan Anda akan takjub melihat seberapa jauh kemajuan yang telah dicatat.
Pantau terus perkembangan Anda, posisikan diri di mana Anda ingin berada, dan tentukan tindakan apa saja yang diperlukan untuk sampai ke sana. Jika Anda merasa kesulitan atau mengalami kejenuhan dalam belajar, cobalah mengubah suasana, meminta saran kepada teman, atau mencari metode alternatif. Yang terpenting, jangan pernah menyerah karena satu-satunya halangan terbesar adalah diri Anda sendiri.







