Misi “Night of Horrors” dalam The Blood of Dawnwalker merupakan salah satu rangkaian quest personal penting bagi Lacra sebelum menghadapi konfrontasi puncak melawan Brencis. Misi ini juga menjadi penentu akhir bagi jalur romansa karakternya. Mengambil keputusan tanpa persiapan dalam quest ini sangat berisiko, mengingat interaksi antara Lacra dan Coen yang membahas masa lalu mereka menuntut ketepatan respons. Satu saja pilihan dialog yang salah dapat menurunkan tingkat persetujuan dan menutup peluang romansa secara permanen menjelang akhir cerita.
Untuk menghindari keharusan memuat ulang permainan dari simpanan lama, pemain perlu mencapai ambang batas persetujuan tertentu dalam setiap percakapan kunci. Berikut adalah panduan urutan dialog yang memastikan tingkat persetujuan maksimum dan memicu adegan romansa Lacra dalam Blood of Dawnwalker.
Cara Memulai Quest Night of Horrors
Sebelum dapat membuka quest Night of Horrors dalam Blood of Dawnwalker, pemain wajib menyelesaikan serangkaian quest pendukung dari Lacra berikut ini:
- A Friend Like This
- Song of the Mountain
- Hive and Seek
- Our Rotten Roots
Setelah merampungkan quest “Our Rotten Roots”, tunggu selama minimal 16 hari atau sehari penuh sebelum menemui Lacra kembali di Westridge Outpost pada malam hari. Saat berbicara dengannya, pastikan untuk memilih opsi dialog, “You had some idea to talk through?“
Pilihan ini akan membuat Lacra memaparkan rencananya untuk mengunjungi tempat peristirahatan Vrakhiri kuno bernama Kallias demi mencari kekuatan guna menghadapi Brencis. Langkah tersebut sekaligus mengawali quest Night of Horrors yang langsung berlanjut ke adegan sinematik perjalanan Coen dan Lacra menyeberangi rawa.
Terlepas dari keputusan yang diambil pada quest-quest sebelumnya, memilih rangkaian dialog terbaik yang diuraikan di bawah ini selama Night of Horrors akan memuluskan jalan menuju romansa dengan Lacra dalam The Blood of Dawnwalker.
Pilihan Dialog Terbaik untuk Meromansa Lacra
Pilihan Dialog di Dekat ‘Swamp Shrine’
Percakapan serius pertama antara Coen dan Lacra berlangsung ketika mereka tiba di sebuah kuil di tengah rawa. Untuk memanggil Will-o’-the-wisps, mereka harus saling terbuka mengenai beban masa lalu. Gunakan opsi dialog berikut untuk memperbesar peluang romansa:
- How can they help us?
- So we pay with blood?
- I am intrigued.
- I dream of freedom too.
- No, I’ve been responsible for my family.
- Look. They’re here.
Pilihan Dialog di Dekat ‘Broken Tombstone’
Makhluk cahaya tersebut kemudian menuntun Coen dan Lacra menuju sebuah batu nisan yang rusak dengan inskripsi bertanda St. Tobias. Berikut adalah pilihan dialog yang tepat di lokasi ini:
- All I did was to look after my family.
- I would never abandon my siblings.
- That she’d never do that.
- He couldn’t cope with losing her.
- Great. Let’s go.
Pilihan Dialog di ‘Field With Red Vines’
Fase percakapan berikutnya terjadi segera setelah Coen menemukan tangan terpotong milik St. Tobias di area ladang yang dipenuhi tanaman rambat merah (Anachora). Pastikan memilih rangkaian respons ini untuk menaikkan poin persetujuan:
Setelah dialog “What happened”, memilih opsi berwarna abu-abu “What happened to your husband…” akan membuka rantai dialog tersembunyi yang menguak masa lalu Lacra serta memberikan tambahan poin ketertarikan yang signifikan bagi Coen.
- It’s your turn.
- I’m glad you found a way to survive.
- What happened?
- What happened to your husband? And what did Brencis do? (pilihan dialog abu-abu)
- Did you kill him?
- What did you say to your husband?
- He should’ve let you finish.
- Yes. You deserved your revenge.
- I’m sorry you went through all that.
Sebelum beranjak ke sesi dialog berikutnya di dalam Kallias Resting Chamber, jangan lupa untuk mengambil pedang legendaris The Vrakhir dari jasad membatu di koridor.
Pilihan Dialog di ‘Kallias Resting Chamber’
Terapkan pilihan berikut usai menyelesaikan pertempuran di dalam Kallias Resting Chamber untuk mempererat hubungan dengan Lacra:
- So that’s it? We just leave?
- What if we summon them again?
- I struggle with my blood cravings.
- Yes. And that’s the problem.
- I don’t want to live this way.
Haruskah Memakan Mandrake atau Menolak Lacra?
Setiba di hadapan jasad Kallias dan tanaman Mandrake pada penghujung quest, pemain dihadapkan pada keputusan krusial: mengikuti kemauan Lacra untuk memakan mandrake atau menolaknya. Berikut konsekuensi dari masing-masing pilihan:
Konsekuensi Memakan Mandrake
Jika pemain menuruti Lacra dan memakan Mandrake, Coen akan resmi terikat dalam hubungan romansa dengan Lacra. Lanjutkan dengan memilih dialog penutup berikut untuk memicu adegan khusus:
- Can Vrakhiri get drunk?
- [follow Lacra]
- Yeah, I’m all over it, or who says I’m not?
- [drink]
- [kiss her]
Rangkaian tindakan tersebut mengantar pada adegan intim penutup quest Night of Horrors.
Selain itu, pemain juga akan memperoleh kemampuan Mandrake Charm pada pohon skill Vampirism, yang berguna untuk menyelamatkan Coen dari kematian sekaligus memulihkan sebagian Blood Bar miliknya.
Konsekuensi Menolak Mandrake
Menolak memakan Mandrake akan membuat Lacra kecewa berat dan menutup jalur romansa dengannya. Pemain juga kehilangan kesempatan mendapatkan kemampuan Mandrake Charm yang dikenal sebagai salah satu skill bertahan hidup terbaik.
Kendati demikian, opsi ini mungkin lebih cocok bagi pemain yang ingin menantang diri melawan Brencis hanya dengan mengandalkan kemampuan manusia Coen. Pemain tetap bisa melanjutkan quest terakhir Lacra dan menyerbu kastil Brencis bersama, namun dengan satu risiko besar.
Menolak untuk memakan Mandrake bersama Lacra akan meningkatkan risiko kematian karakternya saat menghadapi Brencis dalam quest terakhir.









