Setelah penantian bertahun-tahun yang diwarnai berbagai penundaan, GTA6 akhirnya bersiap meluncur dalam beberapa bulan ke depan. Berdasarkan tayangan in-game berdurasi hampir 30 menit, kita kini mendapatkan lebih banyak informasi mengenai mahakarya yang telah dikembangkan oleh Rockstar selama satu dekade terakhir. Kendati visualnya tampak memukau dan perilisannya sangat diantisipasi, sejumlah pihak masih menyimpan kekhawatiran yang cukup beralasan menjelang hari peluncurannya.
Mengingat cuplikan tersebut diambil langsung dari perangkat PS5, berbagai kendala yang terlihat menjadi lebih sulit untuk dimaklumi, khususnya masalah yang tidak dapat diselesaikan hanya dalam beberapa kali pembaruan tambalan (patch). Komunitas online telah menyuarakan keresahan mereka terkait aspek misi, gameplay, karakter, hingga kualitas visualnya. Meski demikian, waktu yang akan menjawab apakah berbagai persoalan ini nantinya terbukti sebagai kritik sepele belaka.
Gaya Misi yang Serupa
Semua Ini Pernah Kita Lihat Sebelumnya
Detail:
- Struktur pengumpulan dasar yang mulai terasa membosankan
- Keterkaitan misi dengan dunia yang lebih luas masih belum jelas
Misi selalu menjadi inti dari permainan dalam setiap seri GTA. Meskipun detail pasti mengenai apa yang akan kita lakukan dalam judul terbaru ini belum sepenuhnya terungkap, formula yang ditawarkan terasa tidak mengalami banyak evolusi. Berdasarkan cuplikan gameplay yang telah dibagikan sejauh ini, pola lama dari titik A ke titik B tampaknya kembali diterapkan. Walaupun ada beberapa adegan berkendara yang tampak menarik di sela-selanya, belum banyak hal lain yang benar-benar bisa memicu antusiasme lebih.
Jika dibandingkan dengan trailer gameplay GTA5 di masa lalu yang menampilkan aksi penembak jitu dari atas gedung pencakar langit serta berbagai momen penuh ledakan yang mendebarkan, pengungkapan terbaru ini memiliki jauh lebih sedikit adegan yang benar-benar mencengangkan. Tentu saja, ada kemungkinan Rockstar sengaja menyimpan bagian terbaiknya untuk hari peluncuran nanti. Namun, ketika video promosi berdurasi 30 menit justru lebih banyak menampilkan sekuens berjalan dan berkendara yang cukup mendasar, membangun antusiasme publik tentu menjadi pekerjaan rumah yang jauh lebih berat.








