Mengetahui nama-nama bagian tubuh dalam bahasa asing adalah salah satu hal dasar yang sering kali terlewat saat awal belajar. Padahal, pemahaman ini sangat penting agar tidak salah ucap atau keliru memahami lawan bicara. Selain berguna untuk percakapan sehari-hari, mengenal istilah anatomi tubuh dalam bahasa Jepang juga membuka jalan untuk memahami berbagai idiom unik yang membuat kemampuan berbahasa Anda semakin kaya.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai bagian tubuh manusia dalam bahasa Jepang, mulai dari kepala hingga ujung kaki, beserta berbagai ungkapan idiomatis yang sering digunakan.
頭(あたま)

Kepala atau あたま bukan hanya merujuk pada bagian fisik tempat otak berada, tetapi juga digunakan secara metaforis untuk menyebut bagian atas sesuatu, seperti kepala departemen atau puncak gunung. Kata ini juga sering disamakan dengan pikiran dan kecerdasan. Anda mungkin sudah tahu ungkapan 頭がいい(あたまがいい)yang berarti pintar secara harfiah “kepala bagus”.
Beberapa kata sifat yang dapat disandingkan dengan kata 頭 meliputi:
- 頭が高い(あたまがたかい): Bersikap sombong atau angkuh (secara harfiah, kepala yang tinggi).
- 頭が固い(あたまがかたい): Keras kepala atau kaku (kepala keras).
- 頭が弱い(あたまがよわい)/頭が悪い(あたまがわるい)/頭が鈍い (あたまがにぶい): Tiga variasi ungkapan untuk menyebut orang yang kurang pintar atau lambat berpikir.
- 頭の回転が遅い (あたまのかいてんがおそい): Lambat menangkap informasi (kepala berputar lambat).
- 頭の回転が速い(あたまのかいてんがはやい): Cepat tanggap (kepala berputar cepat).
Sedangkan untuk kata kerja yang berkaitan dengan kepala:
- 頭を使う(あたまをつかう): Menggunakan kepala atau berpikir.
- 頭を捻る(あたまをひねる): Memikirkan sesuatu secara mendalam atau merasa bingung (memutar kepala).
- 頭を刈る(あたまをかる): Memotong rambut.
Ungkapan menarik lainnya:
- 頭ごなし(あたまごなし): Memarahi atau menyela seseorang tanpa memberi kesempatan menjelaskan.
- 頭にくる(あたまにくる): Merasa kesal atau marah (datang ke kepala).
- 頭に置く(あたまにおく): Mempertimbangkan sesuatu.
髪(かみ)

Kata 髪 khusus merujuk pada rambut di kepala Anda. Perhatikan bahwa kata ini memiliki pelafalan yang sama dengan kata “dewa” (神) dan “kertas” (紙). Berbeda dengan bahasa Inggris yang memiliki banyak idiom terkait rambut, penggunaan kata 髪 dalam bahasa Jepang cukup harfiah. Saat Anda memotong rambut, Anda mengatakannya secara langsung (髪を切る), saat merapikannya (髪を直す), rambut panjang (髪が長い), dan rambut pendek (髪が短い).
額(ひたい)

Dahi atau jidat. Orang Jepang biasanya menggunakan istilah ini ketika ingin menggambarkan sesuatu yang sangat kecil, yaitu dengan perumpamaan “sempit seperti dahi kucing” (猫の額のように狭い).
顔(かお)

Wajah. Selain untuk bentuk fisik, kata ini sangat erat kaitannya dengan konsep “muka” atau reputasi seseorang:
- 顔が立つ(かおがたつ): Menjaga status atau kehormatan (wajah berdiri).
- 顔がつぶれる(かおがつぶれる): Kehilangan muka atau reputasi hancur.
- 顔に泥を塗る(かおにどろをぬる): Mencoreng nama baik seseorang (mengoleskan lumpur ke wajah).
- 顔が利く(かおがきく): Memiliki pengaruh yang kuat.
- 顔が広い(かおがひろい): Dikenal banyak orang atau memiliki pergaulan luas (wajah yang lebar).
- 顔を出す(かおをだす): Hadir atau mampir sebentar (menunjukkan wajah).
- 顔から火が出る(かおからひがでる): Merasa sangat malu (api keluar dari wajah).
耳(みみ)

Telinga. Kata みみ sering kali disamakan fungsinya dengan pendengaran. Ungkapan “meminjamkan telinga” dalam bahasa Inggris memiliki padanan yang sama dalam bahasa Jepang, yaitu 耳を貸す(みみをかす). Sementara untuk menyebut sesuatu yang baru pertama kali didengar, digunakan istilah hatsu mimi (初耳). Ungkapan berguna lainnya:
- 耳を傾ける(みみをかたむける): Mendengarkan dengan penuh perhatian.
- 耳が痛い(みみがいたい): Mendengar sesuatu yang menyindir atau kelemahan diri sendiri (telinga terasa sakit).
- 耳に逆らう(みみにさからう): Mendengar sesuatu yang tidak menyenangkan.
- 耳にする(みみにする): Mendengar secara tidak sengaja.
- 耳に胼胝ができる(みみにたこができる): Bosan mendengar hal yang sama berulang kali (telinga sampai berбыл/berkapalan).
目(め)

Mata. Selain sebagai alat penglihatan, 目 juga digunakan untuk merepresentasikan pengalaman, sudut pandang, serta status sosial. Contohnya, 目上の人(めうえのひと)berarti orang yang lebih tua atau atasan (orang di atas mata), sedangkan 目下の人(めしたのひと)berarti bawahan (orang di bawah mata). Idiom populer lainnya meliputi:
- 目が回るほど忙しい(めがまわるほどいそがしい): Sangat sibuk hingga kepala/mata berputar.
- 目がない(めがない): Sangat menyukai sesuatu atau tergila-gila pada sesuatu.
- 目が止まる(めがとまる): Perhatian tertarik pada sesuatu.
- 目が高い(めがたかい): Memiliki mata yang jeli atau selera yang bagus.
- 目に残る(めにのこる): Tetap terkenang di dalam ingatan.
- 目に浮かぶ(めにうかぶ): Terbayang di dalam pikiran.
- 目の正月(めのしょうがつ): Pemandangan yang sangat memanjakan mata.
- 目の毒(めのどく): Godaan yang berbahaya bagi iman.
- 目を奪う(めをうばう): Terpukau hingga terpesona.
- 目を通す(めをとおす): Membaca sekilas atau memeriksa dokumen.
- 目を引く(めをひく): Menarik perhatian.
鼻(はな)

Hidung. Selain untuk mencium bau, hidung juga sering dikaitkan dengan rasa bangga. Contohnya:
- 鼻が高い(はながたかい): Merasa bangga (hidung yang tinggi).
- 鼻毛を読む(はなげをよむ): Memperdaya atau menipu seseorang.
- 鼻であしらう(はなであしらう): Memandang rendah atau mengabaikan seseorang.
- 鼻で笑う(はなでわらう): Tertawa meremehkan.
Kondisi hidung saat sakit juga memiliki istilah tersendiri, seperti hidung berair atau ingusan 鼻水が出る(はなみずがでる), tisu atau kertas hidung 鼻紙(はながみ), dan mimisan 鼻血(はなぢ).
頬(ほほ or ほう)

Pipi. Bagian ini hadir saat Anda tersenyum lebar 頬笑み(ほおえみ)atau ketika pipi Anda merona karena malu 頬を染める(ほほをそめる). Ada juga kebiasaan menopang dagu/pipi saat bosan di kelas, yaitu 頬杖をつく(ほおづえをつく)yang secara harfiah berarti “menggunakan pipi sebagai tongkat”.
口(くち)

Mulut. Selain untuk makan dan berbicara, kata くち juga sering dipakai sebagai metafora untuk berbagai celah atau lubang. Idiom terkait berbicara meliputi:
- 口が重い (くちがおもい): Pendiam atau sedikit bicara (mulut berat).
- 口が軽い(くちがかるい): Ember atau suka membocorkan rahasia (mulut ringan).
- 口裏を合わせる(くちうらをあわせる): Berkomplot menyamakan keterangan.
- 口から先に生まれた(くちからさきにうまれた): Sangat pandai berbicara atau banyak ngobrol.
- 口車に乗せる(くちぐるまにのせる): Membujuk atau merayu orang lain.
- 口が悪い(くちがわるい): Berbicara pedas atau kasar.
Untuk urusan makanan:
- 口に合う(くちにあう): Sesuai dengan selera makan.
Dan untuk arti “celah” secara umum:
- 口を探す(くちをさがす): Mencari lowongan pekerjaan.
舌(した)

Lidah, otot terkuat di tubuh manusia. Seseorang yang pelat atau kaku lidahnya disebut 舌足らず(したらず). Sebaliknya, orang yang berbicara dengan lancar dikatakan 舌が回る(したがまわる). Lidah juga digunakan untuk menilai tekstur makanan yang enak 舌触りがいい (したざわりがいい), atau ketika mengecap bibir karena makanan lezat 舌鼓を打つ(したづつみをうつ). Ungkapan lainnya:
- 舌打ち(したうち): Berdecak lidah (tanda kesal).
- 舌を出す(したをだす): Menjulurkan lidah.
- 舌を巻く(したをまく): Terkagum-kagum atau terperangah.
歯(は)

Gigi. Selain perannya dalam mengunyah makanan, gigi dalam bahasa Jepang sering digunakan sebagai metafora untuk tingkat kesulitan suatu hal atau situasi sosial yang tidak menyenangkan:
- 歯が立たない: Tugas atau masalah yang terlalu sulit untuk dihadapi (gigi tidak bisa mengunyah).
- 歯が浮く: Merasa jijik atau geli mendengar perkataan manis yang berlebihan.
顎(あご)

Dagu dan rahang. Kata 顎 juga muncul dalam ungkapan 顎で人を使う(あごでつかう)yang berarti menyuruh-nyuruh orang dengan seenaknya (menggunakan dagu untuk memerintah).
首(くび)

Leher. Dalam bahasa Jepang, kata ini sering kali mencakup area kepala secara keseluruhan. Contohnya, gerakan memiringkan kepala ke samping diekspresikan sebagai 首を傾げる(くびをかしげる). Selain itu, 首 juga menjadi sinonim untuk pemecatan kerja, seperti 首にする (memecat seseorang) dan 首になる (dipecat). Idiom lainnya:
- 首を長くして(くびをながくして): Menunggu dengan penuh Harap.
- 首を捻る(くびをひねる): Berpikir keras.
- 首を縦に振る(くびをたてにふる): Mengangguk.
- 首を横に振る(くびをよこにふる): Menggeleng.
- 首を突っ込む(くびをつっこむ): Ikut campur urusan orang lain.
肩(かた)

Bahu. Karena sering kaku akibat stres, bahu kerap dijadikan metafora untuk memikul tanggung jawab. Bahu juga menggambarkan postur dan kedudukan seseorang, seperti 肩を並べる(かたをならべる)yang berarti berdiri sejajar atau setara. Ungkapan lainnya:
- 肩に担ぐ(かたにかつぐ): Memikul beban.
- 肩が軽くなる(かたがかるくなる): Terbebas dari beban.
- 肩を持つ: Mendukung atau membela seseorang.
- 肩代わり: Mengambil alih tanggung jawab orang lain.
- 肩で風を切る: Berjalan dengan gaya sombong.
- 肩身が狭い: Merasa malu atau kikuk.
- 肩身が広い: Merasa bangga.
腕(うで)

Lengan. Kata 腕 sering digunakan sebagai sinonim untuk keterampilan dan kemampuan seseorang, mengingat banyaknya hal yang bisa dilakukan dengan lengan:
- 腕を試す(うでをためす): Menguji kemampuan.
- 腕を磨く(うでをみがく): Mengasah keahlian.
- 腕が鈍る(うでがにぶる): Kemampuan menurun karena lama tidak dilatih.
- 腕を振るう(うでをふるう): Menunjukkan keahlian terbaik.
Dan setelah lelah bekerja, Anda bisa menggunakan ungkapan:
- 腕を枕にして(うでをまくらにして): Menjadikan lengan sebagai bantal.
手(て)

Tangan. Karena tangan sangat aktif digunakan untuk bekerja, membantu, menulis, dan merawat sesuatu, kata 手 juga sering merepresentasikan cara atau sarana untuk melakukan sesuatu:
- 手が空いている(てがあいている): Sedang senggang atau tidak sibuk.
- 手が足らない(てがたらない): Kekurangan tenaga kerja.
- 手に入る(てにはいる): Mendapatkan sesuatu.
- 手を引く(てをひく): Mundur atau melepaskan diri dari suatu urusan.
- 手を組む(てをくむ): Bekerja sama.
指(ゆび)

Jari. Nama-nama jari dalam bahasa Jepang terdiri dari:
- 親指(おやゆび): Ibu jari (jari orang tua).
- 人差し指(ひとさしゆび): Jari telunjuk.
- 中指(なかゆび): Jari tengah.
- 薬指(くすりゆび): Jari manis (dulu obat salep dioleskan menggunakan jari ini).
- 小指(こゆび): Kelingking.
Idiom yang berkaitan dengan jari di antaranya 指を染める(ゆびをそめる)yang berarti mulai mencoba melakukan sesuatu, serta (口に)指をくわえる(くちにゆびをくわえる)yang berarti hanya bisa menonton dan merasa iri tanpa bisa ikut berbuat apa-apa.
胸(むね)

Dada. Kata むね sering dikaitkan dengan berbagai emosi dan sensasi yang berpusat di area dada, seperti mulas atau nyeri ulu hati 胸焼け(むねやけ)serta rasa cemas 胸ぐるしい(むねぐるしい). Ungkapan lainnya meliputi:
- 胸がいっぱい(むねがいいぱい): Hati diliputi perasaan haru atau emosi yang meluap.
- 胸が躍る(むねがおどる): Bersemangat atau antusias.
- 胸騒ぎがする(むねさわぎがする): Merasa gelisah atau ada firasat buruk.
- 胸を焦がす(むねをこがす): Merindukan seseorang dengan penuh gairah.
- 胸を痛める(むねをいためる): Merasa khawatir atau bersedih.
- 胸を打つ(むねをうつ): Menyentuh perasaan.
- 胸に畳む(むねにたたむ): Menyimpan rahasia sendiri.
腹(はら)

Perut bagian luar. Secara linguistik, bagian tubuh ini sering dihubungkan dengan perasaan naluriah serta niat atau pikiran yang sebenarnya:
- 腹が黒い(はらがくろい): Berhati jahat atau licik.
- 腹が立つ(はらがたつ): Marah.
- 腹ができている(はらができている): Bertekad bulat atau siap mental.
- 腹の中で笑う(はらのなかでわらう): Tertawa dalam hati.
- 腹積もり(はらづもり): Niat atau rencana tersembunyi.
- 腹時計(はらどけい): Jam biologis tubuh (terutama soal jam makan).
背(せ)or 背中(せなか)

Punggung. Kata ini sering digunakan untuk mendeskripsikan tinggi badan seseorang, seperti bertubuh tinggi 背が高い(せがたかい)dan bertubuh pendek 背が低い(せがひくい). Idiom lain yang menggunakan kata ini:
- 背中合わせ(せなかあわせ): Berdampingan secara bertolak belakang.
- 背を向ける(せをむける): Mengabaikan atau berpura-pura tidak melihat.
- 背中で教える(せなかでおしえる): Mengajar melalui teladan perbuatan nyata.
腰(こし)

Pinggang atau punggung bagian bawah. Sebagai pusat tumpuan tubuh saat membungkuk, 腰 sering muncul dalam berbagai ungkapan:
- 腰が重い(こしがおもい): Malas bergerak atau lambat mulai bekerja.
- 腰が軽い(こしがかるい): Cekatan dan rajin bergerak.
- 腰が強い(こしがつよい): Gigih dan tidak mudah menyerah.
- 腰が弱い(こしがよわい): Kurang pendirian atau lemah.
- 腰を入れる(こしをいれる): Bersiap serius menghadapi sesuatu.
- 腰を落ち着ける(こしをおちつける): Menetap atau tenang di suatu tempat.
尻(しり)or お尻(おしり)
Source: Pantat. Sama seperti bahasa Inggris, bahasa Jepang juga memiliki banyak ungkapan unik yang menggunakan bagian tubuh ini:
- 尻に敷く(しりにしく): Mendominasi atau memperintah pasangan (suami di bawah ketiak istri).
- 尻が軽い(しりがかるい): Genit atau suka berganti-ganti pasangan.
- 尻が重い(しりがおもい): Pemalas.
- 尻馬に乗る(しりうまにのる): Ikut-ikutan orang lain secara membabi buta.
- 尻切れ(しりきれ): Berakhir menggantung atau terputus di tengah jalan.
- 尻が長い(しりがながい): Terlalu lama berkunjung (lupa pulang).
- 尻押し(しりおし): Memberikan dukungan.
- 尻もちを搗く(しりもちをつく): Jatuh duduk.
- 尻の穴が小さい(しりのあながちいさい): Berpikir sempit atau penakut.
- 尻に火が付く(しりにひがつく): Terdesak waktu.
- 尻の毛まで抜かれる(しれのけまでぬかれる): Ditipu habis-habisan hingga jatuh miskin.
足(あし)

Kaki, mencakup area kaki secara keseluruhan hingga telapak kaki. Kata 足 juga bisa merujuk pada kecepatan berjalan seseorang, seperti 足が遅い (berjalan lambat) dan 足が速い (berjalan cepat). Ungkapan menarik lainnya:
- 足を洗う(あしをあらう): Bertobat atau meninggalkan dunia hitam.
- 足が出る(あしがでる): Pengeluaran melebihi anggaran (defisit).
- 足任せ(あしまかせ): Berjalan-jalan tanpa tujuan pasti.
- 足元を見る(あしもとをみる): Memanfaatkan kelemahan orang lain.
- 足が地に着かない(あしがちにつかない): Melayang karena terlalu gembira atau tidak realistis.
- 足を取られる(あしをとられる): Terpeleset atau terjegal.
膝(ひざ)

Lutut. Beberapa idiom yang menggunakan kata ini meliputi:
- 膝をつく(ひざをつく): Berlutut.
- 膝を突き合わせる(ひざをつきあわせる): Berdiskusi secara terbuka dan intim.
- 膝を進める(ひざをすすめる): Mendekatkan diri saat mengobrol.
足の指(あしのゆび)or 爪先(つまさき)

Jari kaki. Dalam bahasa Jepang, jari kaki disebut dengan menggabungkan kata kaki dan jari (足の指, secara harfiah “jari dari kaki”). Ada juga istilah 爪先(つまさき)yang merujuk pada ujung jari kaki atau saat seseorang berjinjit. Jika Anda tidak sengaja membenturkan jari kaki, Anda mengatakannya dengan つま先をぶつける.








