Orang Jepang biasanya cenderung menahan diri saat menyampaikan sesuatu, bahkan ketika mereka merasa cukup yakin akan kebenarannya. Ibarat kado yang dibungkus rapi dengan kertas pembungkus untuk menyembunyikan isinya, penutur bahasa Jepang kerap membungkus pernyataan mereka dengan ragam bahasa yang menyiratkan keraguan. Untuk mengakomodasi tradisi sosial ini, bahasa Jepang menyediakan berbagai istilah gramatikal yang mencerminkan tingkat kepastian yang berbeda-beda.
Sebagai ilustrasi, bayangkan situasi ketika Anda tiba di kantor pada pagi hari, lalu seorang rekan kerja bertanya apakah Anda meninggalkan dokumen di mejanya semalam. Anda tidak melakukannya, tetapi Anda menduga rekan kerja lain bernama Tanaka-san yang melakukannya. Kalimat yang bisa Anda gunakan adalah:
- 田中さん[かな / かも / な気がする / だと思う]。
- Sepertinya itu Tanaka-san.
Keempat istilah tersebut disusun berdasarkan tingkat kepastiannya, mulai dari yang paling tidak pasti hingga yang paling pasti. Meskipun empat istilah tampak sudah cukup, itu barulah permulaan. Bahasa Jepang memiliki banyak sekali ungkapan serupa, dan memahaminya sangat penting agar cara bicara Anda terdengar lebih natural seperti penutur asli.
Untuk membantu Anda menggunakan bahasa Jepang dengan nuansa yang lebih autentik, artikel ini akan mengupas tuntas berbagai ungkapan tersebut sesuai tingkat kepastiannya. Apakah Anda sudah siap mempelajarinya? Mungkin? Barangkali? Nah, sepertinya Anda sudah siap, rasanya begitu. Mari kita mulai pembahasannya!
- Gambaran Umum tentang Kata-Kata Tingkat Kepastian
- Ungkapan untuk Tingkat Kepastian Rendah
- Ungkapan untuk Tingkat Kepastian Sedang
- Ungkapan untuk Tingkat Kepastian Tinggi
- Kata Keterangan untuk Berbagai Tingkat Ketidakpastian
- Kesimpulan
Prasyarat: Artikel ini berasumsi bahwa Anda sudah mengenal hiragana dan katakana. Jika ingin menyegarkan ingatan, silakan lihat panduan hiragana dan katakana kami.
Catatan: Artikel ini lebih berfokus pada kehalusan nuansa dari setiap istilah, terutama dalam percakapan atau tulisan sehari-hari. Beberapa ungkapan mungkin kurang tepat jika digunakan dalam penulisan formal seperti karya ilmiah, karena tulisan formal umumnya menuntut gaya bahasa yang kaku dan tegas.
Gambaran Umum tentang Kata-Kata Tingkat Kepastian
Seperti yang telah disinggung dalam pendahuluan, ada banyak cara untuk menyampaikan asumsi dalam bahasa Jepang. Seluruh ungkapan ini digunakan untuk membuat “penilaian” berdasarkan informasi yang tersedia. Kendati demikian, tingkat kepastian dari penilaian tersebut dapat bervariasi, tergantung seberapa banyak informasi yang dikuasai pembicara, sejauh mana mereka mengandalkannya, serta apakah asumsi tersebut didasarkan pada sudut pandang subjektif atau objektif.
Untuk memudahkan pemahaman Anda, berikut adalah diagram yang memberikan gambaran kasar mengenai tingkat kepastian serta sejauh mana suatu ungkapan terdengar subjektif atau objektif:

Istilah “pasti” dan “tidak pasti” mungkin sudah cukup jelas, tetapi apa maksud dari “subjektif” atau “objektif”? Pada dasarnya, semakin subjektif suatu istilah, maka ia semakin bergantung pada asumsi dan intuisi pribadi Anda. Sebaliknya, istilah yang lebih objektif sedikit banyak mengandalkan informasi dari luar atau pengalaman masa lalu yang dikombinasikan dengan pemikiran Anda sendiri.
Jangan khawatir jika Anda belum akrab dengan ungkapan-ungkapan spesifik ini, sebab kita akan membahasnya satu per satu. Selain itu, jika Anda merasa tabel ini melewatkan beberapa kata yang sudah Anda ketahui seperti 多分 (mungkin) atau きっと (pasti), yakinlah bahwa kata-kata tersebut juga akan dibahas di bagian bawah artikel ini!
Ungkapan untuk Tingkat Kepastian Rendah

Sebagai pembuka, mari kita pelajari berbagai ungkapan untuk menyampaikan tingkat kepastian yang paling rendah.
〜かな untuk “Kira-kira…” atau “Entahlah…”
Untuk mengekspresikan rasa tidak pasti, Anda dapat menggunakan 〜かな. Ungkapan ini setara dengan frasa bahasa Inggris “I wonder…” (aku penasaran/kira-kira…). Bentuk ini sering dipakai bersama suatu gagasan atau skenario hipotetis yang terlintas di benak, dan menyiratkan bahwa apa yang Anda pikirkan belum tentu sepenuhnya benar.
Sebagai contoh, jika Anda bersin dan bertanya-tanya apakah Anda sedang masuk angin, Anda bisa menambahkan 〜かな di belakang kata 風邪 (masuk angin):
- 風邪かな。
- Kira-kira aku masuk angin ya.
Di sini, 〜かな mengekspresikan bahwa meskipun Anda menduga diri Anda masuk angin, Anda masih merasa ragu dan bertanya-tanya tentang hal tersebut.
Anda juga bisa menempelkan かな pada kalimat yang lebih panjang. Misalnya, jika Anda khawatir akan mengalami demam, Anda bisa mengatakan:
- 熱が出るかな。
- Kira-kira aku akan demam tidak ya.
Di satu sisi, 〜かな mirip seperti bertanya kepada diri sendiri, sehingga ungkapan ini tergolong kasual.
Sekali lagi, dalam contoh ini, 〜かな menunjukkan bahwa meskipun ada rasa khawatir akan terkena demam, Anda masih merasa belum yakin.
Karena sifatnya tersebut, 〜かな tidak memiliki bentuk sopan. Untuk menyatakan spekulasi semacam ini saat berbicara secara sopan kepada orang lain, Anda bisa menggunakan 〜ですかね, 〜ますかね, atau bentuk yang lebih formal seperti 〜でしょうか(ね).
- 風邪[ですかね / でしょうか(ね)]。
- Kira-kira saya masuk angin ya?
(Secara harfiah: Menurut Anda, apakah saya masuk angin?)
- 熱[出ますかね / 出るでしょうか(ね)]。
- Kira-kira saya akan demam ya?
(Secara harfiah: Menurut Anda, apakah saya akan demam?)
Di sini, です dan ます adalah penanda kesopanan, か adalah partikel tanya, dan ね adalah partikel untuk meminta konfirmasi. Sementara itu, でしょう adalah salah satu tata bahasa untuk menyatakan spekulasi.
〜かもしれない untuk “Mungkin”
〜かもしれない adalah padanan dalam bahasa Jepang untuk kata “may” atau “might” (mungkin). Ungkapan ini mengisyaratkan bahwa sesuatu mungkin benar, tetapi Anda tidak sepenuhnya yakin. Dengan kata lain, bentuk ini merujuk pada tebakan Anda ketika tidak ada bukti konkret yang mendukungnya.
Mari gunakan skenario bersin yang sama. Alih-alih sekadar bertanya-tanya, kali ini Anda merasa mungkin sedang masuk angin. Dalam situasi ini, Anda bisa menggunakan 〜かもしれない:
- 風邪かもしれない。
- Aku mungkin masuk angin.
Di sini, 〜かもしれない menunjukkan bahwa meskipun Anda mencurigai diri Anda masuk angin, Anda belum seratus persen yakin. Jika Anda sangat yakin bahwa bersin tersebut disebabkan oleh flu, Anda sebaiknya tidak memakai ungkapan ini.
Perlu dicatat bahwa 〜かもしれない sering disingkat menjadi 〜かも dalam percakapan santai atau monolog. Jadi, jika Anda mulai merasa menggigil dan memberi tahu anggota keluarga bahwa Anda mungkin akan demam, lumrah untuk membuang bagian しれない:
- 熱が出るかも。
- Aku mungkin demam.
Meskipun secara gramatikal kurang tepat, sebagian orang menggunakan 〜かも dengan です untuk memberikan kesan sopan yang santai. Jadi, jika Anda ingin memberi tahu rekan kerja senior yang dekat dengan Anda bahwa Anda mungkin demam, Anda bisa berkata:
- 熱が出るかもです。
- Aku mungkin demam.
Namun, Anda wajib menggunakan bentuk sopan yang sepenuhnya benar, yaitu 〜かもしれません, jika berbicara kepada atasan yang memiliki hubungan formal dan kaku dengan Anda.
- 熱が出るかもしれません。
- Saya mungkin akan demam.
〜気がする untuk “Aku Merasa Bahwa…”
〜気がする secara harfiah diterjemahkan sebagai “memiliki perasaan”, dan ungkapan ini dipakai untuk menyatakan bahwa Anda tidak yakin, tetapi “merasa sepertinya sesuatu adalah buktinya”.
Karena 〜気がする mengindikasikan bahwa Anda memiliki firasat tentang sesuatu, kesannya sedikit lebih pasti daripada 〜かな (kira-kira) atau 〜かもしれない (mungkin). Kendati demikian, tingkat kepastiannya tetap rendah karena hanya berdasarkan perasaan atau intuisi, bukan fakta yang jelas.
Mari gunakan kembali contoh bersin tadi. Setelah bersin kencang, jika secara intuitif Anda berpikir, “Duh, sepertinya aku masuk angin,” maka Anda dapat memakai 〜気がする:
- 風邪引いた気がする。
- Aku merasa sepertinya aku masuk angin.
Di sini, 〜気がする menyiratkan bahwa meskipun Anda mendapat firasat sedang masuk angin, tidak ada bukti kuat yang mendukungnya.
Bagaimana jika Anda mulai menggigil dan ingin melapor kepada bos bahwa Anda merasa demam akan segera datang? Dalam kondisi ini, Anda bisa memakai bentuk sopan 〜気がします:
- 熱が出そうな気がします。
- Saya merasa sepertinya saya akan demam.
Ungkapan untuk Tingkat Kepastian Sedang

Dalam bagian ini, kita akan membahas ungkapan-ungkapan yang menyampaikan tingkat kepastian sedang. Anda mungkin memakainya ketika merasa memiliki sedikit bukti untuk mendukung argumen, tetapi hal tersebut masih sebatas dugaan dan Anda tidak ingin bersikap terlalu gegabah dalam membuat klaim.
〜っぽい untuk “Terasa Seperti…” atau “Mirip…”
〜っぽい adalah akhiran bernada agak slang yang mengekspresikan kemiripan, seperti “(terasa) seperti…” dalam bahasa Indonesia. Sebagai contoh, jika tubuh Anda terasa seperti sedang masuk angin, Anda bisa berkata:
- 風邪っぽい。
- Rasanya aku masuk angin.
Dan jika Anda merasa demam lalu ingin melaporkannya kepada bos, Anda bisa menambahkan partikel です:
- 熱っぽいです。
- Badan saya terasa demam.
Dalam contoh-contoh ini, 〜っぽい secara santai menunjukkan bahwa Anda merasakan beberapa gejala flu atau demam, tanpa harus memastikan apakah Anda benar-benar mengidapnya.
〜みたい untuk “Sepertinya…” atau “Seperti…”
Mirip dengan 〜っぽい, 〜みたい adalah akhiran yang menyatakan keserupaan atau kemiripan dengan hal lain. Misalnya, jika Anda menemukan tomat kuning yang terasa atau tampak seperti pisang, Anda bisa berkata:
- バナナみたい。
- Ini seperti pisang.
Penggunaan 〜みたい di sini menyiratkan bahwa tomat kuning tersebut mempunyai rasa atau bentuk yang menyerupai pisang.
Sekarang, mari kita tukar 〜っぽい dengan 〜みたい pada contoh kalimat sebelumnya 風邪引いたっぽい (Sepertinya aku masuk angin):
- 風邪引いたみたいです。
- Sepertinya saya masuk angin.
〜みたい dan 〜っぽい memang sangat mirip dan memiliki terjemahan yang sama saat digunakan dalam konteks ini. Perbedaan kecilnya adalah 〜みたい menunjukkan penilaian Anda bahwa kondisi Anda setara atau mirip dengan masuk angin, sedangkan 〜っぽい menunjukkan bahwa berdasarkan situasi saat itu, Anda mendapatkan sensasi atau firasat sedang masuk angin.
〜だろう/〜でしょう untuk “Sepertinya Kemungkinan Besar…”
Jika hipotesis Anda mengenai sesuatu didasarkan pada pendapat dan sudut pandang yang disertai beberapa pertimbangan logis, Anda dapat memakai ungkapan 〜だろう atau bentuk sopannya 〜でしょう:
- 風邪だろうね。
- Sepertinya itu mungkin masuk angin ya.
- 熱も出るでしょうね。
- Kemungkinan besar dia juga akan demam ya.
Di sini, 〜だろう/でしょう mengindikasikan bahwa Anda membuat tebakan pribadi yang diyakini kebenarannya, sekaligus didukung oleh bentuk bukti tertentu.
Ungkapan ini umumnya dipakai saat melakukan pengamatan dan menarik kesimpulan sendiri.
Satu hal lagi yang perlu diingat, だろう memiliki nada bicara yang agak kasar dan maskulin jika berdiri sendiri. Untuk melembutkannya, partikel penutup ね sering kali disematkan di belakangnya, seperti dalam contoh 〜だろうね. Di sisi lain, 〜でしょう adalah bentuk yang sangat sopan dan disukai dalam situasi formal.
〜と思う untuk “Aku Pikir / Percaya Bahwa…”
Ketika Anda menarik kesimpulan berdasarkan suatu bukti dan benar-benar percaya bahwa hal itu kemungkinan besar benar, Anda dapat menggunakan ungkapan 〜と思う (aku pikir/percaya…), yang merupakan gabungan dari partikel kutipan と dan kata kerja 思う (berpikir).
Sebagai contoh, jika Anda tidak hanya bersin tetapi juga menggigil dan merasa lemas, Anda bisa berkata:
- 風邪引いたと思う。
- Aku pikir aku masuk angin.
Di sini, 〜と思う mengekspresikan bahwa Anda memiliki alasan untuk mendukung klaim tersebut, dan pikiran itu muncul secara natural di dalam hati Anda.
Saat Anda mengucapkan 〜と思う, Anda sekadar mengungkapkan buah pikiran atau gagasan yang baru saja terlintas.
Bahasa Jepang memiliki dua kata kerja untuk “berpikir”, yaitu 思う dan 考える. Di antara keduanya, 思う merujuk pada pemikiran spontan yang muncul secara alami dari lubuk hati, sedangkan 考える adalah pemikiran aktif yang lebih metodis di dalam kepala.
〜そう untuk “Kelihatannya Seperti…”
Anda juga dapat memakai 〜そう ketika meyakini bahwa sesuatu akan segera terjadi, seseorang hendak melakukan suatu tindakan, atau suatu kondisi kelihatannya akan muncul. Contohnya, jika Anda merasa sepertinya akan demam, Anda bisa menggabungkannya dengan kata kerja 出る:
- 熱が出そう。
- Kelihatannya aku akan demam.
〜そう juga dapat digunakan bersama kata sifat. Misalnya, jika teman Anda melihat kondisi Anda yang kurang sehat, mereka bisa menambahkan 〜そう pada kata sifat-i しんどい (lelah/tidak enak badan):
- しんどそうだね。
- Kelihatannya kamu sedang tidak enak badan ya.
Ungkapan untuk Tingkat Kepastian Tinggi

Sekarang setelah Anda mempelajari seluruh ungkapan untuk tingkat kepastian rendah dan sedang, mari kita beralih ke ungkapan berderajat kepastian tinggi.
〜はず untuk “Seharusnya”
Jika Anda berpendapat bahwa sesuatu “seharusnya” terjadi atau berlaku berdasarkan inferensi logis yang objektif, frasa 〜はず akan berperan.
Jadi, jika Anda telah bersin, mulai menggigil, dan memperkirakan demam akan segera muncul, Anda bisa berkata:
- 熱が出るはず。
- Seharusnya sebentar lagi aku demam.
Di sini, 〜はず menunjukkan keyakinan bahwa demam sangat mungkin datang, dan keyakinan tersebut berpijak pada informasi yang masuk akal.
〜に違いない untuk “Pasti”
Seperti 〜はず, 〜に違いない juga menandakan tingkat kepastian yang tinggi, tetapi ungkapan ini menyiratkan keterlibatan penilaian subjektif pribadi Anda dalam mencapai kesimpulan tersebut.
Mari bandingkan dengan contoh perkiraan demam sebelumnya:
- 熱が出る[はず / に違いない]。
- Sebentar lagi aku pasti akan demam.
〜に違いない terdengar jauh lebih yakin dan kuat daripada 〜はず karena memuat keyakinan pribadi pembicara.
Arti harfiah dari 違いない adalah “tidak ada bedanya” atau “tidak salah lagi”. Hal ini mengindikasikan bahwa sesuatu persis seperti yang Anda pikirkan tanpa ada ketidakakuratan.
Oleh karena itu, ungkapan ini bernada sangat tegas dan lebih sering dijumpai dalam ragam bahasa tulisan atau sastra, alih-alih percakapan sehari-hari.
Bentuk Biasa (Plain Form) untuk “Kesadaran” atau “Keyakinan”
Sebagian besar buku teks tidak menyebutkan hal ini, tetapi ketika orang Jepang baru saja menyadari sesuatu atau akhirnya yakin bahwa suatu hal benar, mereka biasanya mengungkapkannya menggunakan kata dalam bentuk paling dasar (“plain form”).
Sebagai contoh, jika Anda bersin dan langsung yakin bahwa Anda masuk angin, Anda bisa menggunakan bentuk biasa:
- あ、風邪引いた(わ/な)。
- Ah, aku kena flu rupanya.
Contoh-contoh ini diakhiri dengan bentuk biasa, baik dalam bentuk lampau maupun masa kini. Penutur juga dapat membubuhkan partikel penutup kalimat yang ditujukan untuk diri sendiri, seperti わ (penanda penilaian) atau な (penanda penemuan).
Kata Keterangan untuk Berbagai Tingkat Ketidakpastian

Selain ungkapan-ungkapan yang telah dipelajari di atas, terdapat pula kata keterangan (adverbia) yang menunjukkan berbagai derajat ketidakpastian. Kata keterangan ini sering kali disandingkan dengan ungkapan lain yang sudah Anda pelajari sebelumnya, terutama 思う.
なんだか atau なんか untuk “Entah Mengapa”
なんだか, atau versi kasualnya なんか, adalah kata keterangan untuk “entah mengapa” atau “agak”. Ungkapan ini sering dipadukan dengan 〜気がする:
- なん(だ)か熱が出そうな気がする。
- Entah mengapa aku merasa sepertinya akan demam.
もしかしたら untuk “Mungkin Saja”
もしかしたら adalah kata keterangan yang berarti “mungkin saja” atau “barangkali”, dipakai saat mengasumsikan sesuatu dengan disertai keraguan. Bentuk ini lazim digunakan bersama 〜かも(しれない):
- もしかしたら風邪引いたかもしれない。
- Jangan-jangan aku mungkin masuk angin.
多分 untuk “Kemungkinan Besar”
多分 adalah kata lain yang berarti “mungkin”, tetapi tingkat kepastiannya lebih tinggi daripada もしかしたら, sehingga paling tepat diterjemahkan sebagai “kemungkinan besar”.








