Mempelajari bahasa asing sering kali membuka mata kita pada berbagai keunikan kecil yang sebelumnya tidak pernah disadari dalam bahasa ibu. Bagi sebagian orang, permainan kata masa kecil seperti Pig Latin terasa sangat familier, hingga akhirnya menyadari bahwa tradisi permainan bahasa yang unik semacam itu juga eksis dalam budaya lain.
Fenomena ini terlihat jelas pada Babigo, sebuah permainan bahasa tradisional asal Jepang. Permainan ini sempat menarik perhatian publik ketika aktris Kiritani Mirei memperlihatkannya dalam sebuah acara varietas di televisi Jepang.
Secara sederhana, Babigo (babigo バビ 語) adalah permainan sandi kata yang berpusat pada suku kata dalam barisan huruf ba, bi, bu, be, dan bo (babibubebo バビブベボ). Aturan mainnya mengharuskan seseorang menyisipkan suku kata berawalan huruf b ini di antara setiap suku kata asli dalam sebuah kosakata.
Sebagai ilustrasi:
- Kata konnichiwa berubah menjadi kobonnibichibiwaba.
- Kata Tofugu bertransformasi menjadi Tobofubugubu.
- Kata Hashi diubah menjadi Habashibi.
Meskipun terdengar rumit dan kerap membuat penutur asli bahasa Jepang kewalahan, permainan ini menawarkan keseruan tersendiri untuk diuji coba kepada teman-teman terdekat sebagai bentuk hiburan.
Bagi yang penasaran dengan pelafalan dan ritme permainan ini, grup pop retro Triangle pernah memperlihatkan cara bermainnya melalui media:
Tentu saja, mempraktikkan Babigo tidak akan serta-merta membuat seseorang langsung lancar berbahasa Jepang atau menjadi ahli kanji. Kendati demikian, permainan lidah ini tetap menjadi cara yang menyenangkan untuk mengeksplorasi sisi lain dari bahasa Jepang.







