Home / Travel / Radio Calisthenics alias Rajio Taisō, Cara Unik Jepang Menjaga Kebugaran Tubuh

Radio Calisthenics alias Rajio Taisō, Cara Unik Jepang Menjaga Kebugaran Tubuh

Rajio Taiso ラジオ体操 atau senam radio merupakan salah satu elemen budaya Jepang yang sudah mendarah daging, meski terkadang dianggap sedikit kaku atau unik. Anda mungkin pernah melihatnya meskipun tidak tinggal di Jepang, karena aktivitas ini sering muncul dalam anime dan film, seperti dalam karya Studio Ghibli berjudul Omoide Poro Poro おもいでぽろぽろ, bahkan pernah muncul dalam gim Animal Crossing.

Secara singkat, rajio taiso adalah rangkaian gerakan senam ringan yang diiringi musik piano dan disiarkan hampir setiap hari melalui saluran NHK. Saat ini terdapat tiga versi resmi: satu untuk masyarakat umum dari berbagai usia, satu untuk meningkatkan kebugaran fisik, serta satu lagi yang dapat dilakukan sambil duduk bagi lansia atau penyandang disabilitas. Selain itu, ada pula berbagai parodi seperti merci taiso dalam film Megane めがね.

Sekilas Sejarah Rajio Taiso

Vintage posters depicting people doing rajio taiso
Source: Japan Post

Meskipun telah menjadi bagian penting dari budaya Jepang, rajio taiso sebenarnya merupakan tradisi yang mengadaptasi budaya luar.

Pada awal tahun 1920-an, perusahaan asuransi Metlife mensponsori siaran senam radio melalui stasiun WGI (AM) di Massachusetts. Para pegawai dari divisi asuransi jiwa di bawah Kementerian Komunikasi dan Transportasi Jepang (teishinshou 逓信省ていしんしょう) yang sedang berkunjung menilai gagasan tersebut sangat menarik dan membawanya pulang ke Jepang.

Siaran rajio taiso pertama kali mengudara di Tokyo pada tahun 1928 untuk memperingati penobatan Kaisar Hirohito, dan sejak saat itu tradisi ini terus berkembang.

Rajio Taiso di Era Modern

Score card with drawings of children doing rajio taiso
Source: マスダヤスヒ

Lepas dari masa pelarangan singkat setelah Perang Dunia II karena dianggap bernuansa militeristis, kini rajio taiso disiarkan beberapa kali sehari melalui radio dan televisi di seluruh penjuru Jepang.

Manfaat utamanya seperti peningkatan fleksibilitas serta kesehatan secara menyeluruh menjadikan senam ini sebagai kegiatan rutin dalam acara olahraga sekolah. Anak-anak juga biasa melakukannya saat liburan musim panas dengan membawa kartu kehadiran khusus.

Senam ini juga kerap dilakukan di lingkungan kerja untuk mempererat kebersamaan tim. Kendati demikian, kegiatan ini terkadang dipandang sebagai sarana untuk mengutamakan kepentingan kelompok di atas kepentingan individu.

Kisah Tetsuro Tanaka

Tetsuro Tanaka dahulu bekerja sebagai insinyur di OKI, sebuah perusahaan manufaktur alat telekomunikasi. Ia merupakan seorang aktivis serikat pekerja yang dengan tegas menentang pemutusan hubungan kerja terhadap 1,350 rekan kerjanya serta mengkritik kebijakan ketenagakerjaan perusahaan.

Tidak lama kemudian, OKI mewajibkan pegawainya melakukan rajio taiso sebelum jam kerja tanpa dibayar. Tanaka secara terbuka menolak ikut serta karena menganggapnya sebagai bentuk uji loyalitas yang merendahkan martabat. Akibat sikap tersebut, gajinya dipotong dan ia mendapat ultimatum untuk dipindahkan ke pabrik yang jauh. Karena kembali menolak, ia akhirnya dipecat pada tahun 1981, dan sejak saat itu ia terus menuntut permintaan maaf serta pemulihan statusnya selama lebih dari 30 tahun.

Perjuangan Tanaka diangkat dalam film dokumenter berjudul Tanaka-san Will Not Do Callisthenics, yang menggambarkan betapa beratnya konsekuensi bagi seseorang yang memilih untuk tidak mengikuti arus di masyarakat Jepang.

Saat ini Tanaka mencari nafkah sebagai guru gitar. Sebagai bagian dari bentuk protesnya, ia rutin bermain gitar dan bernyanyi di depan gerbang perusahaan OKI selama setengah jam setiap hari, serta menghabiskan sepanjang hari untuk bernyanyi pada tanggal peringatan pemecatannya.

Kisah ini menunjukkan betapa beratnya tantangan menjadi seseorang yang memilih untuk berdiri sendiri di Jepang, sekaligus memperlihatkan keteguhan hati yang luar biasa dari seorang Tetsuro Tanaka.

Dukung Tetsuro Tanaka:

  • Youtube channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *