Home / Travel / Kecanduan Saya pada Game Rhythm Jepang dan Alasan Kenapa Semuanya Begitu Luar Biasa

Kecanduan Saya pada Game Rhythm Jepang dan Alasan Kenapa Semuanya Begitu Luar Biasa

Tim Tofugu dan rekan-rekan kerjanya memang bekerja sangat keras selama perjalanan mereka ke Jepang. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk merekam video di tengah suhu yang sangat dingin, membawa ransel besar penuh peralatan kamera, serta berkeliling demi menampilkan berbagai hal menarik di Jepang khusus untuk para pembaca.

Namun, di sela-sela kesibukan tersebut, mereka juga menyempatkan diri untuk mengunjungi berbagai pusat permainan atau arcade di Jepang. Bagaimanapun juga, istirahat adalah hal yang penting.

Meskipun pusat permainan di Jepang menawarkan berbagai jenis permainan yang sangat beragam, sebagian besar waktu dihabiskan untuk bermain game musik atau rhythm game. Ketertarikan ini bermula sejak masa kecil ketika mengenal permainan legendaris Dance Dance Revolution.

Apa Itu Game Musik?

Secara sederhana, rhythm game adalah jenis permainan di mana pemain harus mengikuti alunan musik. Pada umumnya, hal ini dilakukan dengan menekan tombol pada mesin permainan selaras dengan ketukan lagu, meskipun ada banyak variasi lainnya.

Beberapa permainan musik seperti Guitar Hero menggunakan pengontrol berbentuk instrumen, sementara yang lain memanfaatkan teknologi penangkap gerak tubuh agar pemain dapat menari mengikuti irama lagu.

Jenis permainan ini sangat menyenangkan karena memungkinkan pemain untuk benar-benar mendalami musik, meskipun terkadang harus terlihat konyol saat memainkannya.

Game Musik Apa yang Dimainkan di Jepang?

Setelah 13 tahun tidak mengunjungi Jepang, tidak ada bayangan mengenai permainan musik apa yang sedang digemari di sana. Sempat tersiar perkiraan bahwa Dance Dance Revolution masih mendominasi di berbagai tempat.

Namun, setelah mencoba berbagai jenis permainan musik yang ada di sana, terlihat jelas beberapa judul yang sedang populer di kalangan pengunjung arcade Jepang saat ini beserta keahlian para pemainnya:

MaiMai

Permainan yang paling sering dimainkan adalah MaiMai, sebuah game musik dengan bentuk fisik yang menyerupai mesin cuci warna-warni berukuran besar. Game tergolong baru ini cukup mudah ditemukan di berbagai pusat permainan di Jepang.

Meskipun kemampuan bermain sudah mencapai tingkat kesulitan yang cukup tinggi, selalu ada pemain lain yang telah menghafal setiap lagu secara sempurna dengan koordinasi tangan dan mata yang luar biasa.

Pop’n Music

Kehadiran Pop’n Music di berbagai arcade Jepang cukup mengejutkan. Permainan yang dirilis pertama kali pada tahun 1998 ini merupakan salah satu game musik paling sederhana dan langsung pada intinya di tengah genre yang penuh dengan berbagai gimik.

Kendati usianya sudah senja dan memiliki mekanisme yang sangat mendasar, Pop’n Music tetap mendapatkan pembaruan serta lagu-lagu baru dari pengembangnya, membuktikan bahwa kesederhanaan tetap diminati.

Taiko: Drum Master

Taiko: Drum Master adalah sedikit dari game musik masa kini yang menggunakan instrumen musik sungguhan alih-alih tombol warna-warni, dan merupakan salah satu yang berhasil merambah pasar Amerika Serikat.

Permainan ini telah menjadiandalan di arcade Jepang selama lebih dari satu dekade dan terus dirilis untuk berbagai platform modern seperti Nintendo 3DS, PlayStation Vita, hingga perangkat Android.

Jubeat

Jubeat menampilkan enam belas tombol yang masing-masing dilengkapi dengan layar tersendiri. Tampilannya menyerupai kubus Rubik menyala berukuran besar dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi.

Meskipun hanya dimainkan sesaat karena keterbatasan waktu, kombinasi visual yang menarik serta pilihan lagu yang bagus membuat permainan ini berkesan.

Hatsune Miku: Project DIVA

Kehadiran game musik yang menampilkan Hatsune Miku, Vocaloid paling terkenal di dunia, tentu bukan hal yang mengejutkan di Jepang.

Embed for https://www.youtube.com/watch?v=3ZhbQepUepU no longer exists

Meskipun belum pernah dimainkan secara langsung, mekanisme yang ditawarkan oleh Project DIVA tampak menarik, terutama bagi para penggemar berat Hatsune Miku dan genre game musik.

Kenapa Game Musik Kurang Populer di Amerika Serikat?

Game musik mampu bertahan dan berkembang dengan baik di Jepang, tetapi hal serupa tidak terjadi di Amerika Serikat. Faktor utamanya dinilai berasal dari kondisi industri arcade di Amerika yang saat ini hampir tidak ada.

Pada masa lalu, pusat permainan sempat populer di Amerika saat masyarakat gemar bermain Pong atau Space Invaders bersama-sama, namun budaya tersebut telah meredup dalam beberapa dekade terakhir.

Masyarakat Amerika sebenarnya terbuka terhadap game musik, seperti yang terlihat dari demam Guitar Hero beberapa tahun lalu. Kendati demikian, pembelian instrumen plastik secara terus-menerus bukanlah hal yang efisien. Keberadaan arcade sebenarnya dapat menjadi solusi ideal untuk menikmati game musik tanpa investasi perangkat yang mahal, sebuah fasilitas yang sayangnya sulit ditemukan di Amerika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *