Dalam panduan sebelumnya mengenai cara menjadi seorang baka gaijin, kita telah membahas seni berkunjung menggunakan kereta di Jepang. Setelah melewati perjalanan kereta yang melelahkan, Anda akhirnya tiba di tempat tujuan. Ternyata, Anda akan tinggal bersama sebuah keluarga Jepang yang ramah melalui program homestay. Ini adalah kesempatan emas untuk menampilkan aksi terbaik Anda sebagai seorang baka.
1. Jangan Membawa Oleh-Oleh

Situasi pertama yang akan Anda hadapi saat tiba di rumah di Jepang adalah memasuki kediaman dan berkenalan dengan keluarga yang telah berbaik hati menampung Anda. Haruskah Anda membawakan mereka hadiah? Tentu saja tidak! Kehadiran Anda saja sudah merupakan hadiah terbesar bagi mereka. Mereka pasti tidak akan tersinggung meskipun Anda mengabaikan kebiasaan membawa buah tangan seperti makanan, cokelat, atau suvenir khas dari negara asal Anda.

Ini adalah cara ampuh untuk memberi tahu keluarga angkat Anda sejak awal bahwa Anda sama sekali tidak paham situasi. Tidak membawa cendera mata kecil sebagai bentuk terima kasih atas kesediaan mereka tentu bukan tindakan yang ideal. Namun, jika Anda ingin membuat mereka lengah dengan sopan santun palsu, Anda bisa memberikan hadiah kecil sebelum mengejutkan mereka dengan tips berikutnya.
2. Masuk Rumah Tanpa Melepas Sepatu Kotor

Segera setelah menyerahkan hadiah (atau tidak sama sekali), Anda harus langsung melangkah masuk ke dalam rumah dengan sepatu yang basah dan berlumpur. Orang Jepang sangat gemar membersihkan rumah dan mereka pasti akan senang mengetahui bahwa Anda begitu antusias melihat isi rumah mereka—yang baru saja dibersihkan khusus untuk menyambut Anda—sehingga tidak sempat melepas alas kaki yang kotor. Sebelum ada anggota keluarga yang menegur, separuh bagian rumah sudah tertutupi kotoran Anda.

Masyarakat Jepang hampir tidak pernah mengenakan sepatu di dalam rumah. Mereka biasanya memakai sandal khusus atau kaus kaki. Mengenakan sepatu luar di dalam rumah adalah cara terbaik untuk memamerkan sisi baka Anda. Biasanya, setiap rumah menyediakan sandal khusus bagi tuan rumah maupun tamu di dekat area pintu masuk.
3. Memakai Sandal Kamar Mandi ke Seluruh Rumah

Setelah akhirnya melepas sepatu kotor, Anda merasa perlu segera pergi ke toilet. Anda bertanya letaknya dan langsung bergegas masuk. Setibanya di sana, Anda melihat sepasang sandal khusus dan langsung memakainya untuk masuk ke toilet. Selesai menggunakan toilet, Anda berjalan keluar dengan santai sambil tetap mengenakan sandal tersebut, padahal sandal itu hanya boleh dipakai di dalam area toilet.

Anda mungkin bertanya-tanya betapa rumitnya urusan alas kaki di rumah orang Jepang. Ketika melihat wajah-wajah ngeri dari keluarga angkat Anda karena sandal toilet tersebut dibawa berkeliling rumah, Anda perlahan akan memahami etika alas kaki di sana. Lain kali, biarkan sandal toilet tetap berada di tempatnya.
4. Bersantai Sesuka Hati di Meja Makan

Pada jam makan malam, Anda mungkin sudah merasa lapar dan lelah dengan segala aturan tentang kaki. Saat waktunya makan tiba, Anda duduk di lantai dekat meja makan. Meskipun anggota keluarga lain duduk bersila dengan rapi, Anda justru meluruskan kaki secara bebas di bawah meja hingga menunjuk atau bahkan menyentuh anggota keluarga lain. Mengapa harus mengikuti aturan jika Anda bisa tampil beda?

Dalam situasi yang tidak familiar, mengikuti kebiasaan setempat adalah hal yang bijak. Mengarahkan kaki ke arah orang lain, apalagi menyentuh mereka dengan kaki, dianggap sebagai tindakan yang kurang sopan di Jepang.
5. Menguasai Bathtub Sendirian

Makan malam telah usai dan waktu tidur pun tiba. Tiba saatnya untuk mandi! Keluarga angkat dengan baik hati menyiapkan air hangat di bak mandi dan mempersilakan Anda menjadi orang pertama yang menggunakannya malam itu. Tunjukkan bahwa Anda adalah tamu istimewa dengan langsung masuk tanpa membiarkan orang lain mandi lebih dulu. Setelah selesai berendam lama, pastikan Anda mencabut penutup saluran air dan membuang seluruh airnya begitu saja.

Biasanya, keluarga di Jepang menggunakan air bak mandi yang sama secara bergantian karena mereka membersihkan tubuh terlebih dahulu di area pancuran terpisah sebelum berendam. Dengan membuang air tersebut, secara tidak sengaja Anda menyelamatkan anggota keluarga lain dari air bekas rendaman Anda.
Anggap Saja Rumah Sendiri

Dengan melakukan berbagai tindakan tersebut, Anda telah berhasil menunjukkan identitas baka gaijin kepada keluarga angkat. Jadikan setiap kunjungan ke rumah di Jepang sebagai pengalaman yang berkesan.
Sekarang Anda telah mengetahui cara menjadi seorang baka di dalam kereta maupun di dalam rumah tradisional Jepang. Apakah Anda pernah secara tidak sengaja melakukan kesalahan-kesalahan ini saat berkunjung ke Jepang?
Catatan: Artikel ini bersifat satir dan ditujukan untuk menghibur. Kesalahan-kesalahan tersebut diangkat untuk menyoroti hal-hal yang mungkin secara tidak sadar dilakukan oleh pelancong saat berada di Jepang.
Salam hangat, J






