Home / Game / Xbox Game Pass Tambahkan Batas Waktu untuk Cloud Gaming

Xbox Game Pass Tambahkan Batas Waktu untuk Cloud Gaming

xbox game pass streaming tv

Xbox Game Pass melakukan perombakan besar pada sistem cloud gaming dengan menerapkan batasan durasi bagi para pelanggannya setiap bulan. Sebelumnya, layanan ini menyediakan waktu streaming berbasis cloud tanpa batas, meskipun terdapat batasan pilihan game yang dapat diakses berdasarkan tingkat langganan pengguna.

Layanan berlangganan dari Microsoft ini memang sering mengalami penyesuaian sejak pertama kali diluncurkan. Sebagian perubahan disambut positif oleh komunitas, sementara yang lainnya memicu kritik tajam. Salah satu gejolak terbesar terjadi ketika harga langganan mengalami kenaikan signifikan pada Oktober 2025, di mana tier tertingginya melonjak hingga USD 10 per bulan. Penolakan dari para pemain kala itu cukup masif, memaksa perusahaan menurunkan kembali harganya pada bulan April, meski posisinya tetap lebih tinggi dibandingkan sebelum kenaikan.

Pembatasan Durasi Cloud Gaming

Xbox secara resmi mengumumkan bahwa mulai bulan November, fitur cloud gaming akan memiliki kuota jam per bulan untuk semua tingkatan langganan. Pengguna Game Pass Ultimate akan dibatasi hingga 15 jam per bulan, tier Premium mendapat jatah 10 jam, sementara tier Essential hanya menyediakan waktu 5 jam saja. Meskipun perubahan drastis dari akses tanpa batas menjadi sistem kuota ini mengkhawatirkan sebagian pihak, pihak perusahaan memperkirakan bahwa aturan baru ini hanya akan memengaruhi sekitar 4% dari total pelanggan aktif.

Bagi pelanggan yang kehabisan jatah waktu, Xbox menyediakan opsi untuk membeli tambahan blok jam ekstra. Selain itu, ketika kebijakan ini resmi berlaku, pengguna yang tidak berlangganan juga diberikan kesempatan untuk membayar jam bermain cloud secara terpisah.

Pengumuman resmi dari pihak Xbox menjelaskan bahwa penyesuaian ini terpaksa diambil akibat lonjakan biaya operasional seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna dan durasi bermain yang semakin panjang. Detail mengenai harga untuk pembelian jam tambahan serta mekanisme pengecekan sisa kuota baru akan diumumkan lebih lanjut menjelang bulan November. Di sisi lain, estimasi bahwa kebijakan ini hanya berdampak pada 4% pengguna menunjukkan bahwa tidak banyak gamer yang benar-benar menghabiskan waktu sangat lama untuk sesi cloud gaming.

Reaksi dan Tanggapan Komunitas

Meski pihak Xbox menyatakan terbuka terhadap masukan pemain dan siap melakukan penyesuaian jika diperlukan, gelombang kritik telanjur memanas. Sebagian besar gamer merasa kesulitan menghadapi kenaikan biaya layanan dalam beberapa waktu terakhir, dan pembatasan akses dinilai semakin merugikan konsumen. Banyak yang terkejut dengan sedikitnya alokasi jam yang diberikan, di mana kuota bulanan tersebut dinilai hanya cukup untuk dihabiskan dalam satu akhir pekan saja.

Ketidakjelasan mengenai harga pembelian jam tambahan turut memperkeruh suasana dan memicu frustrasi di tengah komunitas. Jika nantinya harga tambahan tersebut terjangkau, para penggemar mungkin tidak akan terlalu mempermasalahkannya, namun untuk saat ini detail tersebut masih menjadi tanda tanya besar.

Xbox sendiri menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa waktu terakhir, di mana CEO baru sempat mengakui bahwa harga layanan sempat menjadi terlalu mahal sebelum akhirnya diturunkan. Meskipun demikian, perusahaan juga berupaya mengambil langkah-langkah untuk mengembalikan kepercayaan pengguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *