Home / Travel / Menjelajah Kuil Kuno Enzo-ji di Fukushima yang Dilewati Jalur Tadami

Menjelajah Kuil Kuno Enzo-ji di Fukushima yang Dilewati Jalur Tadami

The Main Hall of Enzo ji 1

Wilayah Aizu di bagian barat Prefektur Fukushima menyimpan banyak pesona budaya dan keindahan pedesaan yang jarang dijamah wisatawan asing. Salah satu permata tersembunyi yang patut dikunjungi adalah kuil kuno Enzo-ji di kota Yanaizu. Didirikan lebih dari seribu tahun lalu tepatnya pada tahun 807, kuil ini merupakan salah satu dari tiga kuil utama di Jepang yang mendedikasikan pemujaannya kepada bodhisattva Kokuzo.

Kuil Enzo-ji berdiri megah di atas tebing batu karang dengan pemandangan langsung menghadap ke Sungai Tadami. Kompleks kuil ini sangat memukau saat musim gugur tiba, ketika pepohonan di sekitarnya berubah warna menjadi kemerahan dan keemasan. Arsitektur aula utamanya mengingatkan kita pada Kiyomizu-dera di Kyoto, lengkap dengan balkon kayu kokoh yang menawarkan panorama menakjubkan.

Cara Menuju ke Sana

Yanaizu Town is about a one hour train ride from Aizu-Wakamatsu Station. After disembarking at Aizu-Yanaizu Station, Enzo-ji is just a few minutes away on foot though you’ll need to climb a few stone steps to access the main areas of the temple.

Untuk mencapai Yanaizu menggunakan transportasi umum, perjalanan dimulai dari Stasiun Aizu-Wakamatsu. Anda bisa naik kereta lokal Jalur Tadami menuju Stasiun Aizu-Yanaizu yang memakan waktu sekitar satu jam. Dari stasiun tersebut, bangunan kuil dapat dicapai dengan berjalan kaki selama beberapa menit saja. Kendati demikian, jadwal kereta di wilayah ini cukup jarang, sehingga menyewa mobil pribadi sering kali menjadi opsi yang jauh lebih praktis untuk mengeksplorasi kawasan Aizu secara leluasa.

Menelusuri Kompleks Kuil Enzo-ji

The grounds of Enzo-ji are absolutely breathtaking during the fall months when the foliage is at its finest. You’ll also find that this temple is one of the biggest compounds in all of Fukushima Prefecture, meaning that you can spend a solid hour just exploring.

Sebagai salah satu kompleks kuil terbesar di Prefektur Fukushima, pengunjung disarankan meluangkan waktu setidaknya satu jam untuk mengelilingi area ini. Pengunjung dapat menaiki sekitar seratus anak tangga batu dari gerbang utama di bawah bukit, atau langsung menuju area parkir di bagian atas jika ingin jalur yang lebih mudah. Di dalam aula utama, terdapat berbagai arca Buddha serta religi yang berkaitan dengan Kokuzo.

Asal-Usul Akabeko

Yanaizu Town is allegedly the birthplace of the Akabeko legend and you’ll find red cow statues strew all about if you ever visit the small hamlet in rural Fukushima.

Kota Yanaizu juga dikenal sebagai tempat kelahiran legenda Akabeko, suvenir boneka sapi merah berkepala goyang yang sangat ikonik dari wilayah Aizu. Menurut cerita rakyat setempat, seekor sapi merah dulunya membantu mengangkut kayu berat untuk pembangunan kuil Enzo-ji dan memilih untuk tetap tinggal di dekat kuil sebagai simbol pengabdian. Selain itu, kuil ini juga menjadi tuan rumah ritual musim dingin ekstrem bernama Nanokado Hadaka Mairi setiap tanggal 7 Januari, di mana para pria berpakaian minim kain fundoshi berlari menaiki tangga kuil di tengah cuaca bersalju demi memohon keberuntungan.

Spot Fotografi Jembatan Sungai Tadami

A train crosses a bridge on the Tadami Line as seen from the Tadami River Bridge No. 1 Viewpoint, an iconic spot that many Japanese cameramen find has the been angle to shoot from.

Kawasan sekitar jalur kereta Jalur Tadami menawarkan pemandangan alam yang luar biasa fotogenik. Salah satu titik paling terkenal adalah Tadami River Bridge No. 1 Viewpoint, tempat para fotografer mengabadikan momen saat kereta melintas di atas jembatan di atas sungai. Untuk menuju ke sana, pengunjung dapat naik bus dari Stasiun Aizu-Miyashita menuju area pemberhentian terdekat. Mengingat terbatasnya jumlah bus dan jadwal kereta, disarankan untuk merencanakan perjalanan dengan matang atau menginap di pemandian air panas Miyashita Onsen agar bisa datang lebih pagi.

Destinasi Menarik Lainnya di Sekitar Fukushima

In addition to visiting Aizu-Wakamatsu, one other spot to check out during autumn after exploring the western parts of Fukushima Prefecture is Urabandai. It’s a place that has jawdropping views of the fall foliage during late October and early November.

Apabila Anda memiliki waktu lebih, pertimbangkan untuk menjelajahi kota Aizu-Wakamatsu yang kaya akan sejarah samurai, termasuk bangunan ikonik Kastil Tsuruga dan Sazaedo. Wilayah Urabandai di sisi utara Gunung Bandai juga menawarkan lanskap vulkanik serta danau warna-warni Goshikinuma yang menawan. Sementara itu, kota Kanayama di dekatnya terkenal dengan sumber air panas serta fenomena air berkarbonasi alami yang menyegarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *