Prefektur Shimane sering kali terlewat dari rute wisata utama wisatawan mancanegara di Jepang. Meskipun memiliki daya tarik besar seperti Izumo Taisha yang dihormati, kawasan ini jauh dari hiruk-pikuk turis seperti di Kyoto. Letaknya di ujung barat wilayah Honshu membuat Shimane umumnya hanya dikunjungi oleh pelancong yang mencari pengalaman budaya yang lebih mendalam.
Salah satu permata tersembunyi di wilayah ini adalah Tamatsukuri Onsen, sebuah permukiman pemandian air panas yang terletak di sisi selatan Danau Shinji. Dikenal sebagai salah satu onsen tertua di Jepang, catatan sejarah menunjukkan bahwa sumber air panas ini telah dimanfaatkan setidaknya sejak tahun 733 Masehi.
Pada tahun 2010, kualitas air di Tamatsukuri Onsen secara resmi diverifikasi memiliki kandungan pelembap kulit tertinggi di antara seluruh pemandian air panas di Jepang. Julukan “Pemandian Para Dewa” telah disematkan pada tempat ini sejak zaman kuno karena khasiat airnya yang luar biasa dalam merawat kecantikan kulit.
Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan ke Shimane, menginap semalam di salah satu ryokan tradisional di Tamatsukuri Onsen merupakan pilihan yang sangat tepat untuk melengkapi kunjungan ke Izumo Taisha, Kastil Matsue, atau Museum Seni Adachi.
Cara Menuju ke Tamatsukuri Onsen

Sebagian besar pelancong mencapai Prefektur Shimane dengan naik pesawat dan mendarat di Bandara Izumo atau Bandara Yonago, meski ada pula yang menggunakan kereta malam Sunrise Izumo. Menyewa mobil adalah cara paling praktis untuk menjelajahi wilayah ini, namun menggunakan transportasi umum juga sangat memungkinkan bagi pelancong yang tidak mengendarai kendaraan pribadi.
Dari Kota Matsue, pengunjung dapat naik kereta ke Stasiun Tamatsukuri Onsen. Perjalanan dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki selama sekitar 45 menit atau menggunakan bus lokal. Karena jadwal bus yang tidak sesering di kota besar seperti Tokyo, disarankan untuk memeriksa jadwal keberangkatan terlebih dahulu menggunakan layanan informasi rute.
Aktivitas utama di kawasan ini terpusat di sepanjang Sungai Tamayu. Aliran sungai ini dikelilingi oleh bangunan ryokan tradisional serta beberapa kolam rendam kaki gratis (ashiyu) yang dapat dinikmati oleh siapa saja, terutama saat cuaca sejuk di musim gugur.
Pilihan Akomodasi Pemandian Air Panas

Terdapat berbagai pilihan penginapan di Tamatsukuri Onsen, namun Chorakuen adalah salah satu ryokan paling ikonis dengan sejarah lebih dari 150 tahun. Tempat ini bahkan pernah menjadi tempat menginap anggota keluarga kekaisaran Jepang saat berkunjung ke Shimane.
Daya tarik utama di ryokan ini adalah Ryugu-no-Yu, pemandian air panas luar ruangan seluas 396 meter persegi yang merupakan salah satu yang terbesar di Jepang. Kolam pemandian ini berdampingan langsung dengan taman bergaya Jepang yang dirancang khusus untuk menambah keindahan lanskap di sekitarnya.
Daya Tarik di Tamatsukuri Onsen

Selain menikmati kualitas air onsen yang baik untuk kulit, Tamatsukuri Onsen memiliki berbagai situs bersejarah yang berkaitan erat dengan tradisi pembuatan magatama (permata melengkung kuno):
- Kuil Tamatsukuriyu: Kuil kuno yang sejarahnya tumbuh bersamaan dengan perkembangan pemandian air panas ini. Kuil ini dipercaya memiliki kekuatan untuk mengabulkan permohonan melalui batu Kanae-ishi.
- Seigan-ji: Kuil Buddha lokal yang terletak di sebelah Kuil Tamatsukuriyu, terkenal dengan patung batu Oshiroi Jizo yang diyakini dapat memberikan kulit yang indah bagi mereka yang berdoa.
- Museum Izumo Tamatsukuri: Fasilitas museum kecil di area pegunungan yang mendokumentasikan sejarah produksi magatama di kawasan tersebut.
- Taman Meno: Lokasi bersejarah yang menampilkan bukti fisik penambangan batu agate (meno) purba untuk pembuatan magatama.
- Sungai Tamayu: Sungai yang membelah pusat kota, dikelilingi oleh toko kerajinan lokal dan pohon-pohon sakura yang sangat indah ketika bermekaran pada musim semi.
Destinasi Wisata di Sekitar Tamatsukuri Onsen

Lokasi Tamatsukuri Onsen juga sangat strategis untuk menjelajahi berbagai destinasi menarik lainnya di Prefektur Shimane. Ibu kota prefektur, Kota Matsue, dapat dicapai dengan mudah menggunakan kereta atau bus. Di sana, pengunjung dapat mendatangi Kastil Matsue yang merupakan salah satu dari sedikit kastil asli yang bertahan di Jepang, serta distrik samurai Shiomi Nawate.
Jangan lewatkan pula kunjungan ke Izumo Taisha, kuil Shinto yang sangat dihormati dan dianggap sebagai salah satu yang tertua dan paling bersejarah di seluruh Jepang.








