Take-Two Interactive memberikan pembaruan resmi terkait investigasi kebocoran GTA 6 yang masih berlangsung. Meskipun gelombang kebocoran besar-besaran untuk Grand Theft Auto 6 sudah mereda, pihak penerbit tetap bekerja keras untuk melacak sumber utamanya seiring dengan meningkatnya intensitas penyelidikan.
Sebelum perilisan cuplikan lanjutan GTA 6 pada 27 Agustus, Rockstar dan Take-Two sempat menghadapi situasi yang kurang menyenangkan setelah bertahun-tahun pengembangan. Seorang pembocor anonim bernama Cyberleek, yang diduga memegang build game terbaru, mulai menyebarkan materi GTA 6 secara rutin di internet. Untungnya, aktivitas tersebut berhenti sebelum membocorkan detail cerita utama yang sangat dikhawatirkan para penggemar. Kendati demikian, Take-Two tetap gigih memburu dalang di balik kebocoran awal tersebut.
Take-Two Sebut Investigasi Kebocoran GTA 6 Berkembang Pesat Lewat Panggilan Subpoena Kedua untuk Discord
Take-Two Interactive secara resmi telah mengajukan permohonan subpoena atau panggilan pengadilan kedua kepada Discord, menyusul tindakan serupa yang dilakukan pada awal Agustus 2026. Berbeda dari permohonan pertama yang infonya dapat diakses publik, dokumen kedua ini diajukan dengan status tertutup atau under seal. Artinya, informasi mengenai server dan pengguna yang diminta oleh Take-Two bersifat rahasia.
Namun, dari dokumen awal terungkap bahwa Take-Two berhasil mengidentifikasi satu pengguna Discord tambahan, serta memperoleh data identifikasi baru untuk pengguna yang sebelumnya sudah terlacak. Mereka juga mengumpulkan informasi lanjutan terkait server komunitas yang sempat disinggung dalam permohonan pertama.
Menurut pihak Take-Two, penyelidikan terhadap kebocoran GTA 6 ini terus berjalan dan berkembang secara dinamis. Mereka menilai kerahasiaan pada permohonan kedua ini sangat penting agar jalannya investigasi tidak terganggu. Publikasi terbuka dikhawatirkan dapat memberi peringatan dini kepada pihak yang diduga melakukan pelanggaran terkait perkembangan penyelidikan yang sedang dilakukan.
Di sisi lain, Take-Two sebelumnya juga telah mencabut permintaan subpoena terhadap YouTube yang ditujukan kepada tiga akun pengguna terkait salah satu video bocoran, karena merasa informasi tersebut kini sudah tidak lagi diperlukan.
Menanggapi insiden kebocoran tersebut, Rockstar Games sempat mengungkapkan rasa kekecewaannya yang mendalam bagi tim pengembang GTA 6. Setelah bertahun-tahun merancang game ini, pihak studio tentu tidak ingin para penggemar menikmati cuplikan gameplay perdana melalui jalur kebocoran ilegal. Situasi serupa juga pernah terjadi pada tahun 2022, di mana kebocoran masif mengungkap keberadaan game serta cuplikan awal pengembangan.
Kini, seiring dengan dimulainya kampanye pemasaran GTA 6 secara penuh, para pemain dapat menantikan berbagai konten menarik menjelang tanggal peluncuran resminya pada 19 November 2026. Rockstar baru-baru ini juga telah membagikan sejumlah tangkapan layar baru yang memperlihatkan karakter utama Jason dan Lucia, serta keindahan kota Vice City, menandai dimulainya fase promosi yang kian dinanti.








