Nintendo baru-baru ini mengumumkan pelaksanaan “Customer Appreciation Sale” di Amerika Serikat yang akan dimulai pada 12 September mendatang. Melalui ajang diskon ini, para penggemar berkesempatan mendapatkan potongan harga hingga 30% untuk berbagai judul game Switch, konten unduhan (DLC), aksesori, dan lini produk lainnya.
Langkah ini tergolong jarang dilakukan oleh Nintendo, mengingat perusahaan tersebut dikenal sangat selektif dan jarang memberikan diskon untuk game pihak pertama maupun aksesori buatan mereka. Pengumuman promo ini menyusul dua acara Nintendo Direct berturut-turut, di mana showcase pertama berfokus pada perayaan ulang tahun ke-40 The Legend of Zelda, sementara yang kedua menyoroti jajaran game serta aksesori terbaru perusahaan.
Dalam Nintendo Direct bertema Zelda, terungkap konfirmasi mengenai perilisan versi remake dari The Legend of Zelda: Ocarina of Time. Selain itu, mereka juga memperkenalkan pengontrol bertema khusus, figur amiibo baru, serta set LEGO resmi untuk karakter Link dan Epona. Edisi khusus Nintendo Switch 2 bundle yang didedikasikan untuk ulang tahun ke-40 Zelda juga dijadwalkan rilis akhir tahun ini, menyusul film live-action adaptasi seri tersebut pada April tahun depan. Tidak hanya itu, bocoran industri menyebutkan bahwa Nintendo sedang menyiapkan game 3D Mario baru untuk tahun depan, serta debut Pokemon Winds and Waves pada 2027.
Jadwal dan Detail “Customer Appreciation Sale”
Program “Customer Appreciation Sale” akan berlangsung mulai 12 September pukul 21.00 PT hingga 26 September pukul 20.59 PT. Berdasarkan keterangan resmi pada situs web Nintendo, promo besar-besaran ini dimungkinkan berkat adanya pengembalian dana terkait tarif impor (tariff-related refunds).
Pihak perusahaan menyatakan bahwa mereka menanggung sebagian besar biaya tarif tersebut, namun dana pengembalian yang diterima membantu merealisasikan promosi ini. Penawaran diskon ini akan mencakup game fisik maupun digital, bundel game, DLC, aksesori, produk amiibo, hingga pakaian resmi. Kendati demikian, daftar lengkap produk yang mendapat potongan harga belum dirilis secara rinci, meski dipastikan puluhan game dan aksesori Nintendo akan ambil bagian.
Sebelumnya pada bulan Juli, Nintendo sempat mengeluarkan pernyataan terkait pengembalian dana tarif tersebut dengan menegaskan bahwa mereka tidak akan mengalirkan seluruh hasil pengembalian secara langsung kepada konsumen. Keputusan ini berakar dari putusan Mahkamah Agung AS pada Februari 2026 yang menyatakan bahwa kebijakan tarif era pemerintahan Trump—yang membuat harga konsol melonjak—tidak konstitusional.
Dari putusan tersebut, Nintendo menerima pengembalian dana sekitar USD 300 juta, yang kemudian memicu gugatan class action dari para penggemar yang menuntut kompensasi atas mahalnya harga produk selama periode tersebut. Penjualan khusus ini pada akhirnya menjadi cara Nintendo untuk mengembalikan nilai kepada para penggemar, meski dalam bentuk potongan harga produk alih-alih pengembalian tunai.
Di sisi lain, Nintendo juga baru saja menaikkan harga konsol Nintendo Switch 2 beserta beberapa aksesorinya mulai 1 September. Sementara itu di Eropa, regulasi baru mengenai baterai lepas-pasang memaksa perusahaan untuk melakukan penyesuaian produk, yang bahkan berujung pada penarikan sejumlah model Switch 1 dari pasaran.








