Catatan: Sayangnya, tempat ini telah ditutup secara permanen pada tahun 2021…
Bagi mereka yang sudah akrab dengan Tokyo, mungkin akan merasa sedikit terkejut melihat ulasan mengenai Oedo Onsen Monogatari di blog yang biasanya membahas destinasi antimainstream. Bagaimanapun, fasilitas ini bukanlah permata tersembunyi dan selalu menjadi favorit abadi di kalangan wisatawan maupun warga lokal. Terlepas dari popularitasnya, kita akan mengulas cara alternatif untuk menikmati pemandian air panas paling terkenal di Tokyo ini. Ada yang tertarik untuk mencoba menginap di sana?
Sebelum membahas lebih jauh mengenai alasan mengapa Anda harus mempertimbangkan untuk bermalam di sana, mari kita kenali dulu apa itu kompleks Oedo Onsen Monogatari dan cara menuju ke sana. Perlu diingat bahwa pengunjung yang memiliki tato sayangnya tidak diizinkan masuk ke dalam fasilitas ini, jadi harap maklum. Jika Anda sudah familiar dengan objek wisata ini, silakan langsung menuju ke bagian bawah.
Oedo Onsen Monogatari selesai dibangun pada tahun 2003 dan menawarkan lebih dari sekadar onsen biasa. Taman bertema pemandian air panas ini memiliki interior yang dirancang menyerupai era Edo di Jepang (1603–1868). Onsen ini dirancang untuk meniru atmosfer dan kemeriahan festival tradisional Jepang, sehingga mampu menghadirkan beragam hiburan yang cocok bagi wisatawan, pasangan yang sedang berkencan, maupun para pelancong.

Salah satu hal paling menarik dari Oedo Onsen Monogatari adalah semua pengunjung akan diberikan yukata untuk dikenakan begitu masuk. Setelah proses pendaftaran, Anda harus memilih ukuran yukata yang sesuai, jadi pastikan Anda mengetahui tinggi badan dalam sentimeter agar pas. Banyak turis menganggap mengenakan kimono atau yukata sebagai pengalaman wajib, dan mengunjungi onsen bertema ini adalah cara yang tepat untuk menyelam sambil minum air! Pastikan untuk mempelajari cara mengenakan yukata dengan benar, karena memakainya secara terbalik keliru diartikan sebagai pakaian untuk orang meninggal.
Oedo Onsen Monogatari juga merupakan lokasi yang ideal bagi pemula yang ingin merasakan petualangan pemandian air panas untuk pertama kalinya. Pengalaman onsen pertama terkadang bisa membuat gugup, dan mereka yang berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan etika mungkin akan merasa terintimidasi. Untungnya, tempat ini menyediakan panduan lengkap dalam bahasa Inggris bagi para pendatang baru.
Satu peringatan sebelum melanjutkan: di Jepang, adalah hal yang lumrah bagi anak-anak dari kedua jenis kelamin untuk menemani ibu atau ayah mereka ke area pemandian. Jangan heran jika Anda melihat seorang anak perempuan berjalan ceria bersama ayahnya ke ruangan yang dipenuhi pria telanjang bulat. Meskipun Anda mungkin tidak ingin anak-anak Anda melihat aurat orang lain, hal tersebut sama sekali bukan masalah bagi warga lokal.
Cara Menuju ke Sana

Perjalanan ke Oedo Onsen Monogatari tergolong sangat mudah jika dibandingkan dengan perjalanan ke kota-kota onsen seperti Kusatsu atau Beppu. Anda hanya perlu naik Yurikamome Monorail dari Stasiun Shimbashi menuju Stasiun Telecom Center di Odaiba. Anda juga dapat menggunakan layanan seperti Jorudan untuk mencari rute terbaik.
Meskipun ada bus yang berangkat dari Shinagawa dan lokasi lainnya, mengakses rute tersebut mungkin cukup membingungkan bagi sebagian besar turis. Mengingat Yurikamome Monorail bisa sedikit mahal, Anda dipersilakan mencoba opsi bus namun pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu.
Bus biasanya menurunkan penumpang tepat di depan pintu, sementara mereka yang naik kereta harus berjalan kaki sebentar. Kompleks Oedo Onsen Monogatari hanya berjarak beberapa menit saja dari Stasiun Telecom Center.
Menginap Semalam di Oedo Onsen Monogatari

Berbeda dari kebanyakan pemandian air panas lainnya, Oedo Onsen Monogatari buka hampir 24 jam penuh, tepatnya dari pukul 11.00 siang hingga pukul 09.00 pagi keesokan harinya. Ini berarti tidak ada yang melarang Anda untuk tinggal di sana hingga pagi hari. Kendati demikian, perlu dicatat bahwa jika Anda menginap lewat dari pukul 02.00 dini hari, akan ada biaya tambahan sekitar 2.000 yen. Keputusan untuk menginap atau tidak tentu ada di tangan Anda, terkadang naik taksi bisa lebih murah tergantung lokasi tempat menginap dan jumlah rombongan Anda.
Biasanya, waktu terbaik berkunjung adalah saat akhir pekan ketika merasa penat. Anda bisa menikmati sesi berendam selama satu jam yang diselingi waktu bersantai sambil menikmati makanan di area umum. Jika Anda melakukan check-in setelah pukul 22.00 malam, Anda bisa menghemat sedikit biaya masuk. Satu-satunya kekurangan datang terlambat adalah beberapa fasilitas seperti rendaman kaki luar ruangan tutup lebih awal.
Bagi yang ingin tidur sejenak selama berada di Oedo Onsen Monogatari, tersedia dua pilihan: melakukan reservasi kamar resmi atau mencari tempat yang tenang untuk beristirahat di area fasilitas. Banyak pengunjung memilih opsi kedua demi menghemat biaya.

Jika Anda memutuskan untuk memesan kamar, opsi termurah adalah Kurofune Cabin Capsule Inn yang dapat direservasi di meja depan dengan harga sekitar 4.200 yen, namun fasilitas ini rupanya khusus untuk pengunjung pria saja. Pengunjung wanita harus membayar tarif kamar reguler yang bisa mencapai 20.000 yen atau lebih. Kecuali jika Anda datang berkelompok dan membagi biayanya, naik taksi kembali ke hotel mungkin menjadi pilihan yang lebih masuk akal.
Sebagai alternatif bagi yang tidak ingin menyewa kamar, terdapat sejumlah ruang relaksasi di lantai atas yang sangat cocok untuk melepas lelah. Di sana, Anda akan menemukan deretan kursi malas yang dilengkapi televisi pribadi dan headphone. Lampu ruangan juga selalu diredupkan agar pengunjung lebih mudah tertidur. Oedo Onsen Monogatari menyediakan dua ruang relaksasi terpisah, yaitu untuk umum dan khusus wanita.

Kendati demikian, ada sedikit kekurangan jika Anda berencana tidur di ruang relaksasi: ketersediaan kursi tidak dijamin! Meskipun biasanya selalu ada beberapa kursi kosong bahkan di akhir pekan, selalu ada kemungkinan Anda tidak kebagian. Jika hal itu terjadi, pilihannya adalah turun ke lantai bawah untuk mencari tikar tatami atau bangku kosong, atau kembali menikmati fasilitas onsen.
Meskipun tidak semewah hotel bintang lima, bermalam di Oedo Onsen Monogatari adalah cara yang seru untuk merasakan pengalaman pemandian air panas sekaligus beristirahat. Tempat ini sangat cocok dijadikan sebagai penutup perjalanan sebelum Anda melanjutkan penerbangan atau perjalanan kereta ke destinasi berikutnya. Anda bisa menikmati makanan lezat, memulihkan kesegaran tubuh di onsen, dan beristirahat dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan tarif hotel rata-rata di Tokyo.








