Home / Travel / Kumano Hiroshima: Kota Kuas Kaligrafi Terbesar di Jepang

Kumano Hiroshima: Kota Kuas Kaligrafi Terbesar di Jepang

A Master Kumano Fude Craftsman at Work

Bagi sebagian besar pelancong, nama Kumano mungkin langsung diasosiasikan dengan wilayah di Prefektur Wakayama. Namun, terdapat sebuah kota kecil tenang bernama Kumano yang terletak di Prefektur Hiroshima. Wilayah tersembunyi ini menyimpan reputasi internasional sebagai pusat pembuatan kuas tradisional atau yang dikenal sebagai fude.

Tradisi pembuatan kuas di kawasan pegunungan Hiroshima ini berakar dari periode Edo (1603–1868). Saat itu, penguasa setempat mendorong para petani untuk mencari sumber pendapatan alternatif di luar hasil pertanian, yang kemudian melahirkan industri kerajinan tangan yang bertahan hingga ratusan tahun.

Saat ini, sekitar 1.500 dari total 27.000 penduduk Kumano bekerja di sektor pembuatan kuas. Komunitas yang relatif kecil ini mampu menghasilkan sekitar 15 juta kuas per tahun, atau mencakup 80 persen dari total produksi kuas di Jepang. Pencapaian ini membuat Kumano dijuluki sebagai Ibu Kota Kuas Kaligrafi Jepang.

Kendati demikian, permintaan terhadap kuas kaligrafi mengalami penurunan setiap tahunnya. Untuk mempertahankan industri ini, para perajin mulai memperluas produksi mereka ke pembuatan aksesori kuas rias atau makeup. Berkat standar buatan tangan dan kualitasnya yang luar biasa, produk ini kini sangat diminati oleh para penata rias profesional di seluruh dunia.

Cara Menuju ke Sana

Kumano terletak di sebelah tenggara Kota Hiroshima dan berada di kawasan pegunungan, sehingga tidak dapat diakses langsung menggunakan kereta api. Pengunjung perlu mengandalkan bus lokal untuk mencapainya, dengan memanfaatkan peta digital untuk merencanakan rute dan jadwal perjalanan.

Setibanya di sana, berjalan kaki adalah cara terbaik untuk menjelajahi area utama karena lokasinya yang tidak terlalu luas. Pengunjung yang membawa mobil rental harus berhati-hati karena beberapa jalan di kawasan kota ini tergolong sangat sempit dan membutuhkan keterampilan mengemudi yang baik.

Kuas Kumano dan Kuil Lokal

Sakakiyama Shrine in Kumano

Salah satu destinasi penting di Kumano adalah Kuil Sakakiyama yang berdiri di kawasan perbukitan sejak tahun 933. Meskipun bangunan aslinya musnah dilalap si jago merah pada tahun 1715, aula utama saat ini dibangun kembali pada abad ke-18 dan telah ditetapkan sebagai properti budaya penting.

Kuil ini menjadi tuan rumah bagi Festival Kuas Kumano yang diselenggarakan setiap tahun pada saat ekuinoks musim gugur. Perayaan ini menarik banyak pengunjung dari berbagai penjuru Jepang yang datang untuk menikmati pertunjukan seni serta prosesi ritual pembakaran kuas-kuas lama sebagai bentuk rasa terima kasih kepada alat tulis tersebut.

Mengenal Kuas Makeup Kumano

A Woman Makes a Kumano Fude for Calligraphy

Seiring dengan berkurangnya minat generasi muda terhadap seni kaligrafi, para perajin di Kumano melakukan inovasi dengan memproduksi kuas makeup. Sebagian besar perajin biasanya mengkhususkan diri pada salah satu bidang saja, sementara fasilitas berskala besar seperti Koyudo mampu menangani pembuatan kuas kaligrafi sekaligus kuas rias.

Keberhasilan transisi ini menyelamatkan banyak perajin lokal dari kesulitan ekonomi. Popularitas kuas rias Kumano berkembang secara organik di kancah internasional berkat rekomendasi dari para profesional kecantikan global, sehingga produk dari pegunungan Hiroshima ini kini digunakan dalam industri hiburan di berbagai belahan dunia.

Membuat Kuas Kumano Sendiri

Make-Your-Own Kumano Makeup Fude

Wisatawan yang ingin mempelajari proses pembuatan kuas dapat mengunjungi fasilitas khusus milik Koyudo. Di sana, pengunjung berkesempatan untuk merangkit kuas makeup dari bulu kambing yang dapat dibawa pulang sebagai suvenir fungsional.

Sebagian besar persiapan rumit, seperti pembersihan minyak pada bulu hewan, telah dikerjakan terlebih dahulu oleh para perajin berpengalaman di fasilitas terpisah agar proses perakitan menjadi lebih efisien. Pengunjung disarankan untuk memeriksa jadwal atau menghubungi pihak pengelola terlebih dahulu sebelum mengikuti sesi pembuatan kuas ini.

Destinasi Menarik di Sekitar Kumano

An Old Photo of the Yamato Battleship that was Made in Kure

Sebelum mengakhiri kunjungan di Kumano, wisatawan dapat menikmati hidangan lokal dengan porsi besar dan harga terjangkau di restoran seperti Okahan Shoten.

Bagi pelancong yang menggunakan kendaraan rental, perjalanan dapat dilanjutkan menuju kota pelabuhan Kure di sebelah selatan. Kota ini terkenal dengan Museum Yamato yang memamerkan sejarah maritim serta replika berskala 1:10 dari kapal perang Yamato yang legendaris. Selain itu, terdapat pula rute jembatan Tobishima Kaido yang menawarkan pemandangan kepulauan yang indah bagi para pelancong yang ingin menjelajahi lebih jauh sisi lain Prefektur Hiroshima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *