Menjelang pembukaan kembali perbatasan Jepang bagi wisatawan asing, banyak yang mungkin masih merasa ragu untuk merencanakan perjalanan internasional. Meski demikian, Jepang tetap menjadi salah satu destinasi paling aman untuk dikunjungi saat pariwisata mulai pulih sepenuhnya. Berikut adalah lima alasan mengapa Jepang layak menjadi pilihan utama Anda untuk liburan pascapandemi.
1. Kedisiplinan Tinggi dalam Menerapkan Protokol Kesehatan

Salah satu kunci keberhasilan Jepang dalam mengendalikan pandemi adalah tingkat kepatuhan masyarakatnya yang sangat tinggi terhadap aturan pencegahan infeksi. Penggunaan masker tetap menjadi pemandangan yang sangat umum di ruang publik. Selain itu, fasilitas cairan disinfektan mudah ditemukan di setiap pintu masuk pertokoan dan restoran, bahkan beberapa tempat mewajibkan pemeriksaan suhu tubuh sebelum pengunjung masuk.
Selain kedisiplinan tersebut, tingkat vaksinasi di Jepang juga tergolong tinggi. Komitmen kolektif warga Jepang untuk melindungi kelompok rentan dan menekan penyebaran virus patut diacungi jempol. Kesadaran sosial yang tinggi ini membuat para pelancong merasa jauh lebih aman ketika berada di sana.
2. Komitmen Pekerja dalam Menjaga Kebersihan

Etos kerja staf dan petugas di Jepang dalam menjalankan prosedur kebersihan sangat luar biasa. Transportasi umum seperti kereta Shinkansen selalu dibersihkan secara menyeluruh oleh petugas dengan perhatian luar biasa terhadap detail sebelum penumpang berikutnya naik, tanpa mengorbankan ketepatan waktu operasional.
3. Sebagian Besar Destinasi Utama Berada di Ruang Terbuka

Sebagian besar ikon wisata populer di Jepang, seperti Fushimi Inari Taisha di Kyoto atau Pagoda Chureito, terletak di area luar ruangan. Hal ini secara alami memudahkan pengunjung untuk menjaga jarak fisik, berbeda dengan pusat perbelanjaan tertutup yang padat.
Pemerintah Jepang sejak awal menganjurkan warganya untuk menghindari tiga kondisi utama yang disebut “Three Cs” (Closed spaces, Crowded places, Close-contact settings). Sebagian besar objek wisata budaya di Jepang sangat jauh dari kriteria tersebut, terutama di luar jam-jam sibuk.
4. Suasana Pedesaan yang Mendukung Jarak Sosial Secara Alami

Bagi wisatawan yang ingin menghindari keramaian kota besar seperti Tokyo atau Osaka, kawasan pedesaan di Jepang menawarkan ruang pribadi yang sangat luas. Menjelajahi destinasi di luar jalur utama tidak hanya menghadirkan pengalaman yang autentik, tetapi juga memberikan ketenangan dan rasa aman berkat minimnya kepadatan.
5. Gaya Hidup dan Pola Makan yang Menyehatkan

Kesehatan metabolik memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan tubuh terhadap berbagai penyakit. Dibandingkan dengan banyak negara barat, tingkat obesitas di Jepang tergolong sangat rendah, didukung oleh tradisi kuliner yang kaya akan bahan-bahan segar dan bergizi.
Selain pola makan yang sehat, gaya hidup di Jepang juga menuntut mobilitas tinggi. Aktivitas berjalan kaki yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat maupun wisatawan—bahkan saat menjelajahi kawasan pedesaan—membantu menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan selama berada di sana.








