Multiverse Dragon Ball telah berkembang pesat sejak era manga klasik karya Akira Toriyama. Dengan hadirnya berbagai serial seperti Dragon Ball Super, Dragon Ball GT, serta Dragon Ball DAIMA, cerita utamanya kini terbagi ke dalam berbagai lini masa yang berbeda. Setiap alam semesta dalam waralaba ini dipenuhi oleh sejumlah karakter terkuat dalam sejarah anime, terutamanya dari jajaran para villain.
Kekuatan para musuh dalam Dragon Ball kini berada di level yang jauh berbeda. Para antagonis terkuat di seluruh multiverse memiliki kapasitas untuk mengubah dan menghancurkan realitas itu sendiri, memberikan Goku dan para Z-Fighters pertarungan dengan taruhan terbesar yang pernah ada. Di tengah berbagai sekuel dan spin-off Dragon Ball Z, Goku cukup beruntung karena hanya harus menghadapi salah satu penjahat terkuat multiverse di lini masa kanon. Meski begitu, situasinya bisa menjadi jauh lebih berbahaya saat Black Frieza Saga dimulai.
6
Kekuatan Janemba Menyaingi Buuhan
Dragon Ball Z Movies
Film-film Dragon Ball Z berada dalam kontinuitas uniknya sendiri, di mana setiap film berdiri sendiri dan umumnya mengadaptasi situasi yang sedang tren di anime pada masa itu. Fusion Reborn adalah versi Toei dari pertarungan Vegita melawan Buuhan, dengan perbedaan bahwa pihak fusion kali ini keluar sebagai pemenang. Mengingat Goku dan Vegeta harus bergabung menjadi Gogeta untuk mengalahkan Janemba, sudah sewajarnya jika level kekuatan Janemba dianggap sebanding dengan Buuhan.
Meskipun musuh dalam Dragon Ball biasanya selalu lebih kuat dari pendahulunya, villain utama dalam film Wrath of the Dragon kekuatannya hanya setara dengan Kid Buu. Di sisi lain, Janemba adalah yang paling digdaya di antara film-film original Dragon Ball Z, yang dengan mudah mendominasi Goku dan Vegeta saat mereka bertarung secara terpisah. Secara teknis, Broly memiliki potensi untuk terus bertumbuh lebih kuat dan bahkan melampaui Janemba dalam Super Dragon Ball Heroes, namun versi Broly tersebut berasal dari CC Timeline, bukan dari lini masa film garapan Toei.
5
Giant Gomah Nyaris Kebal
Dragon Ball DAIMA
Gomah bukanlah ancaman berarti dalam wujud dasarnya, tetapi begitu ia mendapatkan Evil Third Eye, ia bertransformasi menjadi salah satu karakter terkuat dalam Dragon Ball DAIMA. Hanya Super Saiyan 4 Goku yang memiliki kekuatan lebih unggul daripadanya, itu pun masih belum cukup untuk menumbangkannya karena anugerah keabadian dari Tertian Oculus. Tanpa campur tangan Majin Kuu, para pahlawan pastinya akan kalah dalam konfrontasi akhir melawan Gomah.
Hal utama yang membuat Giant Gomah sangat berbahaya bukan sekadar Power Level miliknya, melainkan status kebal yang dimilikinya. Kendati demikian, ia memang memiliki kekuatan fisik yang masif. Giant Gomah cukup kuat untuk melukai Super Saiyan 4 Goku serta Super Saiyan 3 Vegeta, meskipun ia sebenarnya bisa dikalahkan dalam pertarungan yang adil tanpa atribut invulnerabilitas tersebut.
4
Omega Shenron Berhasil Membunuh Goku
Dragon Ball GT
Goku benar-benar tewas saat bertarung melawan Omega Shenron di penghujung kisah Dragon Ball GT, sebelum akhirnya bangkit kembali secara misterius berkat kekuatan Dragon Balls ketika segala harapan tampak pupus. Omega memiliki kekuatan yang luar biasa dahsyat, berada tepat di bawah Super Saiyan 4 Gogeta pada akhir serial Dragon Ball GT. Seandainya Goku tidak dihidupkan kembali, alam semesta Dragon Ball GT akan musnah sepenuhnya di tangan Omega.
Walaupun sulit untuk membandingkan skala kekuatan Dragon Ball GT dengan Dragon Ball Super akibat adanya faktor God Ki, Omega Shenron secara umum digambarkan setara dengan karakter-karakter terkuat di Dragon Ball Super versi Super Dragon Ball Heroes. Perlu dicatat bahwa Omega adalah satu-satunya penjahat arc yang sukses merenggut nyawa Goku di akhir saga mereka. Piccolo bukanlah musuh utama ketika ia membunuh Goku di awal kisah, dan Goku memilih mengorbankan dirinya sendiri pada Cell Saga. Sebaliknya, Omega secara telak mengungguli dan mengalahkan Goku dalam pertarungan yang murni.








