Home / Travel / Anata no Warehouse: Arcade Mewah yang Terinspirasi dari Tempat Kumuh

Anata no Warehouse: Arcade Mewah yang Terinspirasi dari Tempat Kumuh

header 640x 81

Kawasan Nisshin-chō di Kawasaki dulunya dikenal sebagai area kumuh yang dipenuhi pekerja harian dan penginapan murah, mirip dengan distrik Nishinari di Osaka. Namun, seiring berjalannya waktu dan proses gentrifikasi, wilayah ini telah kehilangan banyak ciri khas lamanya. Bangunan-bangunan reyot kini telah tergantikan oleh perumahan dan gedung-gedung modern yang berkilau.

outside of anata no warehouse

Kendati demikian, berdiri sebuah bangunan mencolok yang tampak tua dan berkarat di antara modernisasi tersebut. Tempat ini adalah Anata no Warehouse, sebuah kompleks hiburan lima lantai yang dikelola oleh GEO Corporation. Mengusung konsep yang terinspirasi dari Kowloon Walled City di Hong Kong yang kini telah dihancurkan, tempat ini menawarkan berbagai fasilitas hiburan seperti pusat permainan arcade, kafe internet, meja biliar, hingga papan panah.

entrance to parking area of anata no warehouse

Salah satu aturan unik saat memasuki Anata no Warehouse adalah pembatasan usia; pengunjung yang belum berusia delapan belas tahun tidak diperkenankan masuk. Kebijakan ini diterapkan bukan karena adanya konten dewasa, melainkan demi menjaga atmosfer khas yang ingin dihadirkan oleh pengelola.

Lantai Pertama

bikes in front of yin yang door

Begitu melangkah masuk, pengunjung langsung dibawa keluar dari nuansa Jepang menuju suasana dunia gangster Hong Kong ala film-film aksi klasik. Dulunya, bangunan ini merupakan pusat penjualan perangkat elektronik Kojima Denki, sehingga lantai dasarnya dirancang menyerupai area parkir bawah tanah.

Dari pintu masuk, koridor gelap dengan pencahayaan merah temaram menyambut pengunjung yang ingin menuju lift. Terdapat pula jalur alternatif yang melewati kolam berkabut dengan pancaran cahaya hijau dan putih.

Lantai Kedua: Area Arcade

Bagian permainan retro menjadi daya tarik paling unik di tempat ini dan sangat disukai oleh para pengunjung.

Setibanya di lantai dua, suara bising khas pusat permainan langsung terdengar. Selain mesin permainan modern standar Jepang seperti game ritme dan UFO catcher, terdapat pula koleksi mesin arcade klasik dari era 80-an dan 90-an.

Perhatian pengunjung juga akan tertuju pada detail interior yang sengaja dibuat tampak usang. Mulai dari pintu lift berkarat, jendela pecah, cat mengelupas, hingga berbagai retakan dan noda kotor menghiasi setiap sudut ruangan.

toilets in anata no warehouse

Area toilet menjadi salah satu bagian yang tidak mengikuti tema kekumuhan Kowloon karena dijaga tetap bersih, meskipun efek visual kotornya tetap dipertahankan. Berkat dekorasi interiornya yang begitu totalitas, tempat ini sering dijadikan lokasi pemotretan bagi para pecinta cosplay, tentu saja dengan perizinan terlebih dahulu dari pihak pengelola.

Lantai Ketiga: Permainan Medali

pachislot games in kawasaki anata no warehouse

Memasuki lantai tiga ke atas, tema Kowloon mulai ditinggalkan. Seluruh area di lantai ini dirancang menyerupai kasino ala Las Vegas yang dikhususkan untuk permainan medali. Konsep permainannya mengharuskan pengunjung menukar uang dengan koin logam untuk dimainkan kembali demi mendapatkan lebih banyak koin.

Lantai Keempat: Permainan Meja

pool tables inside anata no warehouse

Bagi pengunjung yang ingin menikmati aktivitas non-video game, lantai empat menyediakan fasilitas seperti papan panah, tenis meja, dan meja biliar. Untuk menikmati fasilitas di lantai ini, pengunjung perlu mendaftar keanggotaan tahunan dengan biaya sebesar ¥300, dilanjutkan dengan pembayaran per sesi permainan:

  • Panah — ¥100
  • Biliar — ¥300 (durasi 30 menit)
  • Tenis Meja — ¥500
ping pong tables inside anata no warehouse

Lantai Kelima: Kafe Internet dan Layanan Pijat

greek and roman statues at the internet cafe anata no warehouse

Setelah berjam-jam menjelajahi internet, meluangkan waktu untuk merelaksasi otot punggung adalah keputusan yang tepat.

Lantai kelima sekaligus lantai terakhir difungsikan sebagai kafe internet yang dilengkapi dengan dekorasi patung-patung gaya Yunani dan Romawi. Layanan penyewaan komputer dibanderol seharga ¥300 untuk setiap 30 menit penggunaan. Selain itu, tersedia pula fasilitas pijat bagi pengunjung yang ingin melepas penat setelah lelah bermain.

Kesimpulan

Anata no Warehouse menawarkan pengalaman rekreasi yang unik di Kawasaki. Kompleks ini beroperasi selama 24 jam untuk area tertentu, sementara lantai dua dan tiga buka mulai pukul 09.00 pagi hingga 23.45 malam. Pengunjung yang hanya ingin menikmati dekorasi interiornya dapat masuk tanpa dipungut biaya.

Avatar mami suzuki 783807d8

Mami’s Review6/10

Arcade game berukuran sangat besar yang menyediakan berbagai jenis permainan dengan dekorasi bangunan yang dirancang dengan sangat baik.

Avatar viet hoang 9be375ff

Viet’s Review6/10

Sebuah pusat arcade khas Jepang dengan tema Kowloon. Tempat ini layak dikunjungi jika Anda sedang berada di sekitarnya.

Avatar koichi 0d7c291b

Koichi’s Review7/10

Sangat layak dikunjungi terutama karena area permainan retro yang menyediakan berbagai game arcade yang sulit ditemukan di tempat lain.

Anata no Warehouse

Kelebihan

  • Rekonstruksi kawasan Kowloon yang sangat mengesankan
  • Menawarkan banyak pilihan aktivitas menarik
  • Tersedia mesin game arcade retro dari era 80-an dan 90-an
  • Pembatasan usia di atas 18 tahun menciptakan lingkungan dewasa
  • Pelayanan staf yang sangat ramah

Kekurangan

  • Tema Kowloon hanya diterapkan di lantai satu dan dua
  • Tidak memperbolehkan pengunjung di bawah usia 18 tahun

Penilaian Keseluruhan

6.3

Aksesibilitas

6

Tingkat Keseruan

7

Keunikan

7

Informasi Tambahan

3-7 Nisshincho

Kawasaki, Kanagawa 210-0024

Japan


Lihat di peta


Situs Resmi Anata no Warehouse


+81 44-246-2360

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *