Home / Anime / 7 Anime yang Mengalami Penurunan Kualitas Setelah Musim Pertama

7 Anime yang Mengalami Penurunan Kualitas Setelah Musim Pertama

picsart 26 09 12 21 21 54 100

Anime telah menjadi salah satu media digital yang sangat populer saat ini. Sebagian besar anime diadaptasi dari novel ringan atau manga. Meskipun materi sumber memegang peranan penting, kehadiran anime tidak bisa dipungkiri sangat dibutuhkan. Setiap manga, baik yang populer maupun tidak, membutuhkan adaptasi anime karena membantu memperluas jangkauan dan mendatangkan audiens yang lebih besar.

Oleh karena itu, musim pertama dari sebuah serial harus dibuat sempurna dalam segala aspek agar berhasil mencuri perhatian publik. Ada beberapa anime musim pertama yang tampil begitu gemilang hingga menjadi perbincangan hangat di tengah komunitas pencinta anime. Namun, momentum luar biasa tersebut justru runtuh seketika saat musim kedua dirilis. Sangat disayangkan melihat kemunduran drastis dari anime-anime tersebut. Berikut adalah enam anime yang mengalami penurunan kualitas secara drastis setelah musim pertamanya.

6
The Devil is a Part-Timer Kehilangan Identitas Aslinya

The Devil Is a Part-Timer

Pada tahun 2013, musim pertama The Devil is a Part-Timer dirilis dan langsung menarik perhatian banyak orang berkat cerita, karakter, serta kualitas animasinya yang memukau. Alurnya mengisahkan sang Raja Iblis yang berada di ambang kekalahan. Terdesak di sudut pertahanan terakhir, ia memutuskan untuk berteleportasi ke dunia lain, di mana kekuatan sihirnya hilang. Mau tidak mau, sang Raja Iblis harus bekerja paruh waktu demi bertahan hidup. Setelah musim pertamanya usai, anime ini harus menjalani masa vakum selama sembilan tahun. Ketika musim keduanya akhirnya tayang, kualitas animasinya justru dinilai sangat buruk.

5
Musim Kedua The Promised Neverland Adalah Sebuah Bencana

The Promised Neverland return musical adaptaion

The Promised Neverland sempat menjadi salah satu serial shonen yang paling menjanjikan selama masa penayangannya. Serial ini dengan cepat membangun basis penggemar setia berkat alur cerita yang luar biasa serta unsur misteri yang menyelimuti dunianya. Cerita tersebut berlatar di dunia di mana manusia dijadikan ternak sebagai santapan bagi para monster.

Ketika adaptasi anime diumumkan, antusiasme penggemar melonjak tinggi. Musim pertamanya sukses besar secara kritikus maupun komersial, membangun momentum yang kuat bagi seluruh waralaba. Sayangnya, semua pencapaian itu runtuh ketika musim kedua dirilis, di mana lebih dari 100 bab manga dipadatkan secara serampangan hanya ke dalam 11 episode saja.

4
Popularitas One-Punch Man Anjlok Selepas Musim Kedua

one punch man best episodes saitama meteor arc
one punch man best episodes
Image via Madhouse

Musim pertama One-Punch Man dikerjakan oleh studio Madhouse dan menghasilkan karya fenomenal yang meletakkan fondasi kuat bagi waralaba ini. Setelah sempat hiatus, diumumkan bahwa studio J.C.Staff akan mengambil alih proyek tersebut. Meskipun studio tersebut memiliki reputasi yang baik, mereka gagal memenuhi standar tinggi animasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasilnya, musim lanjutan ini mendapat kritik pedas dari para penggemar, dan ketidakpuasan tersebut terus berlanjut seiring berjalannya serial di bawah studio baru.

3
Jalan Cerita Tokyo Ghoul Diubah Total oleh Studio

tokyo-ghoul.jpg

Sebuah anime pada dasarnya adalah perpanjangan dari materi sumbernya, di mana penambahan detail kecil pada beberapa adegan atau pertarungan wajar dilakukan demi memperkaya pengalaman menonton. Jalan cerita merupakan elemen yang sangat krusial dan seharusnya tidak diubah sembarangan. Inilah alasan mengapa anime Tokyo Ghoul berujung menjadi sebuah bencana. Alih-alih mengikuti manga secara setia, studio produksi justru mengubah alur ceritanya secara keseluruhan. Hal ini memicu kemarahan publik, membuat para penggemar merasa dikhianati dan kecewa melihat serial kesayangan mereka berakhir dengan cara yang begitu disayangkan.

2
Kualitas Cerita Psycho-Pass Menurun Drastis Usai Kepergian Shogo Makishima

Shinya Kogami Psycho Pass

Anime Psycho-Pass dirilis pada bulan Oktober 2012 dan langsung mendulang pujian luar biasa dari penonton maupun kritikus. Serial ini dielu-elukan karena plotnya yang kuat, ritme cerita yang pas, serta kehadiran karakter antagonis yang fenomenal. Mengambil latar dunia bertema cyberpunk, para penggemar kala itu tidak sabar menantikan musim keduanya. Segala sanjungan tersebut memang pantas didapatkan, bahkan menjadikannya salah satu anime terbaik tahun itu. Sayangnya, penulis utama serial ini memutuskan untuk meninggalkan proyek tersebut. Keadaan semakin memburuk ketika musim kedua tayang dan langsung menuai kebencian dari para penggemar, yang menyadari adanya penurunan kualitas di setiap aspek, mulai dari visual animasi hingga buruknya jalan cerita.

1
Adaptasi Anime Berserk Terpuruk Akibat Musim-Musim Barunya

best anime arcs where the villain wins-berserk's golden age arc
best anime arcs where the villain wins-berserk’s golden age arc

Berserk adalah salah satu serial manga paling dicintai sepanjang masa dan kepopulerannya terus meroket setiap tahun. Adaptasi anime pertamanya dirilis pada tahun 1997 dan menjadi proyek luar biasa yang meletakkan dasar kokoh bagi waralaba ini. Sayangnya, anime tersebut tidak mendapatkan musim lanjutan selama bertahun-tahun. Harapan penggemar sempat kembali membumbung tinggi saat kembalinya Berserk diumumkan pada tahun 2012, namun apa yang diharapkan menjadi momen kembalinya yang gemilang justru berbuah kekecewaan mendalam.

Hasil akhir animenya dipenuhi dengan CGI yang buruk serta kualitas animasi yang sangat mentah. Ini merupakan sebuah tragedi yang sulit diterima oleh para penggemar dan menjadi hal yang ingin mereka lupakan. Hingga saat ini, belum ada kabar apa pun mengenai musim terbaru, dan kecil kemungkinan anime Berserk akan bangkit kembali dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *