Home / Game / Xbox Rilis Pernyataan Resmi Baru soal PlayStation dan Kojima Productions

Xbox Rilis Pernyataan Resmi Baru soal PlayStation dan Kojima Productions

5 1 5

Keputusan Kojima Productions untuk berpisah dari PlayStation dan menggandeng Xbox guna menerbitkan game penerus Metal Gear Solid, yaitu Physint, sempat mengejutkan banyak pihak. Hingga kini, alasan di balik layar memang tidak sepenuhnya diketahui secara transparan. Namun, berbagai laporan terbaru mengindikasikan bahwa perpisahan ini dilatarbelakangi oleh fokus baru PlayStation terhadap eksklusivitas, masalah anggaran, serta dinamika yang memang kerap menyertai Hideo Kojima dan studionya.

Sebelumnya, kepala studio Hideo Kojima sempat membahas kemitraan baru dengan Xbox ini dan menjelaskan bahwa butuh waktu tiga bulan untuk mencapai keputusan tersebut. Mengingat Physint merupakan proyek yang sangat penting baginya dan Kojima Productions, proses diskusi yang panjang ini menunjukkan keseriusan kedua belah pihak. Terlebih lagi, Kojima sebelumnya juga telah bekerja sama dengan Xbox untuk mengembangkan game horor berjudul OD. Dalam kunjungan baru-baru ini ke kantor Kojima Productions, CEO Xbox Asha Sharma pun memberikan tanggapan terkait kerja sama ini.

Xbox pada Kojima Productions: “Untuk Penemuan dan Petualangan…”

Kojima Productions memiliki sebuah papan sambutan khusus bagi para tamu. Menjelang ajang Tokyo Game Show, Sharma tampak mampir ke studio tersebut, berfoto bersama Kojima, dan meninggalkan sebuah pesan singkat namun bermakna. Ia menuliskan, “Untuk penemuan dan petualangan bersama Xbox.” Sebelumnya, pihak Kojima Productions pernah menyatakan bahwa mereka memiliki visi yang sejalan dengan Xbox, yang tampaknya tercermin dari kata “penemuan” dan “petualangan” di industri game. Kehadiran tulisan tangan Xbox di dalam studio yang selama ini lekat dengan identitas PlayStation tentu menjadi sebuah pencapaian tersendiri bagi Sharma.

Mengingat rekam jejak Kojima Productions yang begitu kuat di industri—mulai dari memelopori genre stealth-action lewat Metal Gear Solid hingga menelurkan game yang sangat unik dan avant-garde seperti Death Stranding—banyak pihak menilai keputusan ini sebagai sebuah kerugian besar bagi PlayStation. Reputasi dan nama besar pengembang memiliki pengaruh besar terhadap persepsi publik, terlepas dari bagaimana kalkulasi bisnis di baliknya. Meski demikian, tidak semua penggemar Xbox menyambut kemitraan ini dengan antusiasme yang sama.

Xbox sendiri telah lama berambisi untuk memperkuat pengaruhnya di pasar Jepang, dan Kojima Productions berpotensi menjadi mitra strategis terbesar mereka sejauh ini. Kendati demikian, harus diakui bahwa game-game besutan Kojima Productions membutuhkan biaya produksi yang sangat tinggi—sebagaimana terlihat dari keterlibatan aktor-aktor Hollywood dalam Death Stranding. Di sisi lain, Xbox baru saja melalui gelombang restrukturisasi dan efisiensi yang memengaruhi ribuan posisi pekerjaan di tubuh perusahaan. Kebijakan ini sempat menuai kritik, terutama karena beberapa studio di bawah naungan mereka mengalami perombakan besar atau harus berjuang secara mandiri, seperti yang dialami oleh pengembang game Doom, id Software, serta Double Fine.

Pada 2018, Xbox sempat gencar melakukan akuisisi studio secara besar-besaran yang berujung pada peningkatan tanggung jawab secara drastis. Namun, dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, hampir seluruh studio tersebut merasakan dampaknya. Di sisi lain, PlayStation juga tidak luput dari tekanan industri yang sama. Lanskap industri game terbukti bergeser dengan sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir, membawa tantangan tersendiri bagi para raksasa teknologi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *