Toyotarou merayakan pencapaian seri ilustrasi khusus Toyotaro Tried Drawing It! yang telah berjalan sejak 2018 dengan merilis gambar Son Goku versi lanjut usia untuk edisi ke-100. Proyek gambar spesial ini hadir di tengah pengumuman serial anime sekuel Dragon Ball Super: The Galactic Patrol serta proyek daur ulang Beerus remake yang dijadwalkan tayang pada musim gugur 2026.
Ilustrasi peringatan tersebut menggambarkan wujud Goku di masa tua, lengkap dengan rambut putih, kumis, tongkat jalan, serta pakaian bela diri khas berwarna oranye yang tampak sudah usang.
Karya seni ini sebenarnya terinspirasi dari sketsa lama Son Goku tua yang dibuat oleh mendiang pencipta Dragon Ball, Akira Toriyama. Sketsa tersebut awalnya dimuat dalam esai manga di buku Dragon Ball Z Anime Special terbitan tahun 1989, yang kemudian diterbitkan ulang melalui buku seni Dragon Ball Chogashu.
Dalam esai aslinya, Toriyama sempat melontarkan candaan mengenai masa depan waralaba tersebut dengan bertanya-tanya kapan cerita ini akan berakhir, serta membayangkan kemungkinan Goku menjadi seorang kakek seperti gambar buatannya.
Hampir empat dekade berlalu, candaan dan prediksi tersebut ternyata belum menjadi kenyataan.
Pesan yang menyertai ilustrasi terbaru karya Toyotarou berbunyi:
“Gambar ini dibuat berdasarkan konsep Goku tua yang diciptakan oleh Toriyama-sensei untuk esai manga dalam buku Dragon Ball Z Anime Special tahun 1989.
Saat itu, Dragon Ball masih dalam masa serialisasi, dan gambar tersebut disertai komentar seperti, ‘Kapan Dragon Ball akan tamat?’ serta ‘Mungkin suatu hari nanti Goku akan menjadi pria tua seperti ini.’
Tiga puluh tujuh tahun kemudian…
Hingga tahun 2026, Dragon Ball ternyata masih belum tamat!
Toriyama-sensei!
Mungkin suatu saat nanti kita benar-benar akan bisa melihat Goku dalam wujud seperti ini!”
Ilustrasi ini diterbitkan sebagai bagian dari pencapaian babak ke-100 proyek Toyotaro Tried Drawing It!. Proyek ini mulanya berfokus pada karakter-karakter yang tidak sempat muncul dalam Dragon Ball Super. Seiring berjalannya waktu, rubrik tersebut berkembang menjadi ruang kreatif bagi Toyotarou untuk bereksperimen dengan konsep alternatif karakter, skenario hipotetis, serta tokoh-tokoh kurang dikenal dari semesta Dragon Ball.
Bersamaan dengan peluncuran karya baru tersebut, Toyotarou juga mengenang kembali beberapa ilustrasi favoritnya dari seratus karya awal. Pilihan tersebut mencakup gambaran masa depan para karakter, interpretasi ulang terhadap penjahat dari film, serta konsep cerita alternatif yang hanya bisa dijumpai di luar alur manga utama.
Selain itu, game DRAGON BALL XENOVERSE 3 juga dijadwalkan rilis pada tahun 2027 mendatang.
Sumber: Dragon Ball Official Website
©BIRD STUDIO / SHUEISHA, TOEI ANIMATION








