Home / Game / The Expanse: Osiris Reborn Kembangkan Sistem RPG Terbaik Mass Effect ke Tahap Berikutnya

The Expanse: Osiris Reborn Kembangkan Sistem RPG Terbaik Mass Effect ke Tahap Berikutnya

Proyek game terbaru garapan Owlcat Games, yaitu The Expanse: Osiris Reborn, tampak menjanjikan dan berhasil menarik perhatian para penggemar setia Mass Effect. Meskipun penantian terhadap kebangkitan Mass Effect dari BioWare masih diliputi rasa penasaran, kehadiran judul seperti Osiris Reborn membuktikan bahwa genre action-RPG luar angkasa dengan sistem skuad dan kebebasan memilih narasi masih hidup dan dikembangkan dengan baik oleh pengembang lain.

Walaupun pihak pengembang telah menegaskan bahwa The Expanse: Osiris Reborn memiliki sejumlah perbedaan mendasar dari Mass Effect, kemiripan di antara keduanya sulit untuk diabaikan. Game ini mengusung format sudut pandang orang ketiga, pertarungan berbasis tembak-menembak di balik tempat perlindungan bersama anggota tim, pilihan dialog, hingga sistem ikatan antar karakter. Meski begitu, Owlcat Games berupaya menyempurnakan fondasi klasik tersebut, terutama pada sistem pendamping atau companion yang menjadi elemen ikonik dari formula BioWare.

Owlcat Games sebelumnya lebih dikenal lewat karya-karya CRPG bergaya isometrik seperti Pathfinder: Wrath of the Righteous dan Warhammer 40,000: Rogue Trader. Melalui The Expanse: Osiris reborn, studio ini untuk pertama kalinya merambah ke ranah game aksi real-time bersudut pandang orang ketiga.

Mekanisme Companion di The Expanse: Osiris Reborn Menghadirkan Evolusi Baru

Mirip dengan game klasik Mass Effect, pemain dalam The Expanse: Osiris Reborn akan menjalankan berbagai misi dengan didukung maksimal dua orang anggota skuad. Sejalan dengan tradisi tersebut, sebagian besar alur permainan berfokus pada proses merekrut sekutu baru guna memperkuat tim Anda. Karakter-karakter non-pemain ini nantinya dapat diajak membangun kedekatan, baik selama penugasan di lapangan maupun ketika kembali ke markas.

Kendati demikian, terdapat pembeda yang cukup menarik, salah satunya adalah sistem exploit. Fitur ini memungkinkan pemain untuk memberikan perintah kepada rekan satu tim agar berinteraksi langsung dengan berbagai bahaya lingkungan yang ada di medan pertempuran. Penambahan elemen kecil ini memberikan dimensi taktis yang lebih dalam dibandingkan sistem pertarungan berbasis skuad pada Mass Effect.

Osiris Reborn Memanfaatkan Peran Tim Secara Menyeluruh

Aspek yang lebih menarik terletak pada pemanfaatan anggota tim yang sedang tidak diturunkan ke medan laga. Dalam banyak game RPG berbasis skuad konvensional—termasuk Mass Effect—pemain hanya bisa membawa segelintir karakter ke area misi, sementara anggota skuad lainnya hanya menunggu di dalam kapal. The Expanse: Osiris Reborn menghadirkan pendekatan yang membuat keterlibatan seluruh anggota tim terasa lebih optimal dan bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *