Home / Game / The Blood of Dawnwalker Sudah Menjadi Hit Besar

The Blood of Dawnwalker Sudah Menjadi Hit Besar

the blood of dawnwalker orange composite threatening vampire 1

Game perdana garapan para veteran di balik pengembangan The Witcher 3 dari studio asal Polandia, Rebel Wolves, yaitu The Blood of Dawnwalker, berhasil mencatatkan awal yang sangat mengesankan di pasaran. Hanya dalam kurun waktu sekitar dua hari setelah dirilis secara global pada tanggal 3 September untuk PC dan konsol generasi saat ini, game ini sukses menembus angka penjualan lebih dari 1 juta kopi.

Pencapaian komersial yang luar biasa ini juga dibarengi dengan sambutan positif dari para kritikus. Menjelang peluncurannya, game ini telah mengantongi skor rata-rata 85 dan tingkat rekomendasi sebesar 93% di OpenCritic berdasarkan 103 ulasan, menempatkannya di jajaran 7% game dengan rating tertinggi di platform tersebut. Berbagai pujian banyak diarahkan pada struktur naratif, mitologi vampir, serta nilai replayability yang ditawarkan.

Penjualan Konsol Mendominasi

Akun resmi DawnwalkerGame di X mengonfirmasi bahwa tonggak 1 million penjualan tersebut resmi terlewati pada 5 September. Berdasarkan estimasi komersial gabungan dari PlayTracker, Gamalytic, dan VG Insights, sekitar sepertiga dari total penjualan tersebut (sekitar 308.900 unit) berasal dari platform Steam. Angka ini mengindikasikan bahwa versi konsol memegang peran besar dalam pencapaian tersebut, dengan PlayStation tampaknya menjadi penyumbang terbesar jika melihat perbandingan jumlah ulasan di PlayStation Store yang jauh melampaui Xbox Store.

Performa di Steam sendiri terbilang sangat kuat, di mana The Blood of Dawnwalker sempat mencatatkan rekor puncak 70.692 pemain aktif secara bersamaan pada 5 September. Dari hampir 10.000 ulasan pemain di Steam, sekitar 80% memberikan tanggapan positif. Kendati demikian, ulasan pemain PC sedikit lebih beragam dibandingkan kritikus, mengingat versi PC dilaporkan memiliki beberapa kendala teknis minor saat peluncuran, sementara versi konsol berjalan dengan performa yang sedikit lebih mulus.

Langkah Awal Menuju Franchise Besar

Menanggapi berbagai laporan kendala teknis pada versi PC seperti masalah stuttering pada mode windowed atau borderless, kendala crash saat kompilasi shader, hingga ketiadaan fitur pemetaan ulang tombol pengendali PS5, pihak Rebel Wolves menyatakan telah menyiapkan solusi sementara serta berjanji akan segera merilis pembaruan permanen.

Keberhasilan finansial yang diraih dalam waktu singkat ini sangat krusial bagi Rebel Wolves. Studio ini memang merancang The Blood of Dawnwalker bukan sekadar sebagai game tunggal, melainkan sebagai babak pembuka dari sebuah franchise vampir berskala besar yang rencananya akan mencakup berbagai era dan lokasi berbeda. Dengan momentum penjualan yang begitu kuat di minggu pertama, peluang bagi Bandai Namco Entertainment untuk memberikan lampu hijau bagi sekuel-sekuel selanjutnya terbuka semakin lebar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *