Resident Evil Requiem: The Dive telah diumumkan secara resmi dan dijadwalkan mulai dibuka pada 11 September. Game utamanya, Resident Evil Requiem, dirilis di berbagai platform pada awal tahun 2026, mencakup PlayStation 5, Xbox, Nintendo Switch 2, dan PC. Dalam permainan ini, pemain dapat mengendalikan karakter veteran Leon S. Kennedy serta karakter baru bernama Grace Ashcroft, di mana keduanya harus bekerja sama untuk bertahan hidup sekaligus memecahkan misteri baru.
Dalam waktu singkat, judul terbaru dari seri horor bertahan hidup garapan Capcom ini menjelma menjadi sebuah kesuksesan besar. Resident Evil Requiem terus mencatatkan angka penjualan yang luar biasa dan memecahkan rekor waralaba. Meski belum berhasil menduduki puncak penjualan tertinggi dalam sejarah seri ini, tren penjualannya mengindikasikan bahwa pencapaian tersebut bukan hal yang tidak mungkin di masa mendatang.
Apa itu Resident Evil Requiem: The Dive?
Resident Evil Requiem: The Dive merupakan pengalaman baru yang hadir di Universal Studios Japan, mengadaptasi jalan cerita dari video gamenya. Berlangsung dari 11 September hingga 27 Desember, atraksi ini menampilkan replika dari The Wrenwood Hotel. Di dalam game, Grace Ashcroft dikisahkan sebagai seorang analis intelijen FBI. Latar belakang dari atraksi ini menugaskan para pengunjung untuk mencari keberadaan Grace yang menghilang saat tengah menjalankan penyelidikan. Selain itu, Leon juga akan muncul dalam wahana ini, ditemani oleh kemunculan berbagai zombie di sepanjang area. Wahana ini sendiri mendapatkan rating R-15, menjanjikan ketegangan horor yang intens bagi para pengunjung yang hadir.
Dalam beberapa tahun terakhir, taman hiburan Universal semakin sering mengangkat video game populer ke dalam atraksi horor mereka. Seri seperti Five Nights at Freddy’s mendapatkan sorotan besar di Universal, sehingga sangat wajar jika game horor terbesar pada tahun 2026 ini mendapatkan perlakuan serupa. Sayangnya, Resident Evil Requiem: The Dive saat ini dikonfirmasi eksklusif untuk Universal Studios Japan, yang berarti para penggemar di Amerika Utara tampaknya harus melewatkan kesempatan tersebut.
Kendati demikian, para penggemar Resident Evil di Amerika Utara tetap memiliki banyak cara lain untuk merayakan waralaba kesayangan mereka dalam waktu dekat. Film reboot Resident Evil garapan Zach Cregger dijadwalkan tayang di bioskop pada 19 September, menawarkan kisah yang berada di dalam semesta yang sama dengan versi gamenya. Dari cuplikan yang telah dirilis, Cregger tampak mengambil sejumlah kebebasan kreatif dari materi aslinya, namun latar cerita tetap berfokus pada insiden Raccoon City seperti yang ditampilkan dalam Resident Evil 2. Di samping itu, Capcom juga tengah menyiapkan Resident Evil: Veronica yang direncanakan rilis pada tahun 2027, sebuah proyek remake yang sudah sangat lama dinantikan oleh para penggemar.
Tidak hanya itu, Capcom juga tengah mengembangkan konten cerita tambahan atau DLC untuk Resident Evil Requiem. Pihak pengembang belum mengumumkan tanggal rilis pasti untuk DLC tersebut, namun berbagai rumor yang beredar menyebutkan bahwa konten ini kemungkinan baru akan diluncurkan setelah penayangan Resident Evil: Veronica. Mengingat game utamanya mengajak pemain kembali ke reruntuhan Raccoon City, rumor yang beredar juga mengklaim bahwa Mansion Spencer berpotensi muncul dalam DLC Resident Evil Requiem. Walaupun demikian, kepastian mengenai rencana pengembang baru akan diketahui setelah ada pengumuman resmi lebih lanjut.








