Home / Game / Pesan Hideki Kamiya untuk CEO Baru Xbox soal Peluang Kebangkitan Scalebound

Pesan Hideki Kamiya untuk CEO Baru Xbox soal Peluang Kebangkitan Scalebound

hideki kamiya has a message for xbox s new ceo about reviving scalebound

Impian untuk menghidupkan kembali Scalebound tampaknya masih belum padam. Game director Hideki Kamiya menyatakan dirinya terbuka untuk membahas ide tersebut langsung dengan Xbox CEO Asha Sharma. Pertama kali diumumkan pada ajang E3 2014, Scalebound dikembangkan oleh PlatinumGames dan diterbitkan oleh Xbox sebagai IP baru yang eksklusif untuk konsol Xbox One.

Bergenre action-RPG, game ini berlatar di dunia bernama Draconis. Pemain akan mengendalikan protagonis utama bernama Drew yang ditemani oleh seekor naga setia bernama Thuban. Kendati demikian, proyek Scalebound harus dibatalkan pada Januari 2017. Walaupun sempat digarap oleh PlatinumGames, hak atas IP Scalebound tetap berada di tangan Microsoft. Setelah kejadian tersebut, Hideki Kamiya meninggalkan PlatinumGames dan bergabung dengan Clovers pada tahun 2023. Nama Clovers sendiri terinspirasi dari anak perusahaan Capcom yang kini sudah tidak aktif, yaitu Clover Studio, yang dulu pernah melahirkan game-game populer seperti Okami dan Viewtiful Joe.

Kamiya Terbuka untuk Berdiskusi Mengenai Scalebound dengan Asha Sharma

Meskipun Kamiya telah beberapa kali menyuarakan ketertarikannya untuk membangkitkan kembali Scalebound, peluang baru kini mulai terbuka. Dalam sebuah wawancara dengan VGC, Kamiya mengungkapkan bahwa dirinya belum sempat berbicara secara langsung dengan Xbox CEO Asha Sharma mengenai potensi kebangkitan game tersebut. Meski begitu, ia menegaskan siap mewujudkannya jika pihak Xbox memiliki keinginan yang sama.

Kamiya menjelaskan bahwa saat ini dua orang dari tim pengembang asli Scalebound telah bergabung dengan Clovers, sementara beberapa anggota lainnya kini bekerja di Capcom. Menurutnya, meskipun studio Clovers mungkin belum berada di posisi yang ideal untuk langsung menggarap ulang Scalebound dalam waktu dekat, ia tetap berkeyakinan bahwa tekad yang kuat dari banyak pihak dapat menemukan jalan keluar. Ia mencontohkan sekuel terbaru Okami yang bisa terwujud berkat dorongan semangat serupa, dan berharap Scalebound bisa mendapatkan sambutan positif yang sama di masa depan.

Asha Sharma sendiri mengambil alih posisi pimpinan Xbox menggantikan Phil Spencer pada Februari 2026. Di bawah kepemimpinannya, Xbox sempat mengubah strategi dengan mengurangi pendekatan rilis multiplatform dan kembali menjadikan beberapa game pihak pertama sebagai konsol eksklusif Xbox. Kendati demikian, kebijakan ini tidak diterapkan secara mutlak pada seluruh portofolio mereka. Game mendatang seperti Gears of War: E-Day dan Clockwork Revolution dipastikan eksklusif untuk Xbox dan PC, sementara peluncuran Halo: Campaign Evolved pada bulan Juli lalu justru turut dirilis di konsol PS5. Hingga kini, kepastian mengenai apakah game-game antisipasi seperti The Elder Scrolls 6 akan dirilis di berbagai platform atau tetap eksklusif di ekosistem Microsoft masih belum jelas.

Di sisi lain, masa kepemimpinan Sharma di Xbox juga diwarnai oleh gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang terjadi sepanjang musim panas. Menyusul PHK di id Software, lead services programmer Chris Hays menyebut langkah pengurangan karyawan tersebut sebagai tindakan yang tidak manusiawi dan menyatakan bahwa tingkat moral di studio yang berbasis di Texas itu berada di titik terendah. Hays juga mengungkapkan bahwa ekspansi DLC untuk DOOM: The Dark Ages, yaitu Revelations, dikerjakan di bawah tekanan waktu pengembangan yang sangat ekstrem. Gelombang PHK ini berdampak ke seluruh anak perusahaan Microsoft, bahkan membuat beberapa developer seperti Double Fine dan Compulsion Games memilih untuk berdiri sebagai studio independen.

Sementara itu, Kamiya bersama studio Clovers saat ini tengah fokus mengembangkan sekuel dari Okami yang hingga kini masih belum memiliki jadwal rilis pasti. Publik tentu masih harus menunggu kapan Kamiya akan membagikan informasi lebih lanjut mengenai proyek terbarunya tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *