Chapter One Piece 1193 resmi dirilis pada 13 September 2026 melalui Weekly Shonen Jump edisi gabungan #42-43 terbitan Shueisha, tepat sebelum majalah tersebut menjalani masa jeda singkat. Bab ini memegang peranan krusial bagi para petarung dalam mempersiapkan konflik di Elbaf, khususnya menghadapi Raja Dunia Nerona Imu. Di sisi lain, cerita juga menyoroti perkembangan kekuatan tangan kanan Monkey D. Luffy, yaitu Roronoa Zoro.
Eiichiro Oda telah mengonfirmasi bahwa alur cerita Elbaf menjadi arena latihan bagi Zoro dan Sanji untuk menguasai Haoshoku Haki atau Color of the Supreme King. Melalui bab terbaru ini, Zoro berhasil membawa kemampuan Haki miliknya ke level yang jauh lebih tinggi, menjadikannya semakin tangguh dan mendekati standar kekuatan seorang Seorang Kaisar Laut.
Menuju Pengendalian Haoshoku Haki bagi Roronoa Zoro
Sebagai anggota pertama yang bergabung dengan Bajak Laut Topi Jerami, kontribusi Zoro terhadap narasi besar One Piece sangatlah besar. Selain mendampingi Luffy mewujudkan impiannya, Zoro juga memegang ambisi pribadi yang pertama kali diperkenalkan Oda pada bab 5 yang terbit 25 Agustus 1997. Ia bertekad menjadi pendekar pedang terhebat di dunia dengan cara melampaui Dracule Mihawk.
“Aku harus menepati janji untuk kami berdua. Aku akan menjadi pendekar pedang terhebat hingga namanya terdengar sampai ke surga!” — Zoro mengumumkan mimpinya, One Piece Bab 5
Sepanjang perjalanannya, Zoro telah berhadapan dengan banyak petarung kuat dan berhasil mengatasi mereka demi memperkecil jarak kekuatan dengan Mihawk. Titik balik terbesar terjadi di Negeri Wano ketika ia mendapatkan pedang pusaka Enma milik Kozuki Oden. Dalam bab 1033, Roronoa Zoro pertama kali membangkitkan Haoshoku Haki secara tidak sadar karena kemampuan Enma yang menyerap potensi Haki penggunanya. Ia kemudian memanfaatkan kekuatan tersebut untuk menumbangkan King the Wildfire pada bab 1035 yang rilis 20 Desember 2021.
“Jika ini harganya, maka aku rela menjadi Raja Nerela!” — Roronoa Zoro, One Piece Bab 1035
Kini, setelah beberapa tahun berlalu, Zoro mulai mempelajari cara mengendalikan Haoshoku Haki secara sadar. Meskipun sempat menggunakannya saat melawan King, saat itu ia belum sepenuhnya menyadari sumber kekuatannya. Dalam bab 1152 yang terbit 23 Juni 2025, Scopper Gaban mengonfirmasi bahwa Zoro memiliki potensi Haoshoku Haki, namun memperingatkan bahwa ia tidak akan bisa mengerahkan kekuatan penuhnya sebelum benar-benar menguasai teknik tersebut.
“Konyol… Haki adalah kekuatan yang harus dikendalikan agar bisa digunakan dengan benar. Kaptenmu adalah salah satu dari Empat Kaisar. Bagaimana kau bernilai membantunya tanpa mengetahui hal itu?” — Scopper Gaban menyoroti kurangnya kontrol Haki Zoro, One Piece Bab 1152
Dalam bab 1193, Zoro terlihat berusaha mengalirkan Conqueror’s Haki ke bilah pedangnya dengan tingkat kontrol yang lebih stabil. Ia menggunakan kekuatan ini untuk menembus duri milik Sommers dan hampir menghabisinya lewat tusukan langsung ke dada. Menurut pengakuannya sendiri, ia masih berada dalam tahap latihan dan belum sepenuhnya menguasai teknik tersebut secara sempurna. Kendati demikian, progres penguasaannya terus meningkat seiring berjalannya cerita.
Latihan Baru Mendorong Zoro Menuju Level Yonko
Fokus utama dari alur Elbaf adalah membawa kru Bajak Laut Topi Jerami ke tingkat kekuatan yang lebih tinggi. Sebagai dua pilar utama pendamping kapten, Zoro dan Sanji memikul tanggung jawab besar untuk menguasai Haoshoku Haki secara penuh. Jika berhasil, mereka akan mengikuti jejak Silvers Rayleigh dan Scopper Gaban dalam menopang Raja Bajak Laut, sekaligus mencapai level para Kaisar Laut.
“Maaf, tapi aku masih berlatih!” — Roronoa Zoro saat mempelajari teknik pelapisan Haoshoku Haki, One Piece Bab 1193
Pada pertarungan di Negeri Wano melawan Kaido, Zoro sempat mengalami kesulitan besar meskipun telah mengerahkan kemampuan terbaiknya. Dengan penguasaan Haoshoku Haki yang matang di Elbaf, kapasitas bertarungnya kini sudah layak disandingkan dengan para petarung papan atas dunia seperti para Admiral dan Yonko, membawanya semakin dekat untuk menantang Mihawk.
Zoro Bersiap Menghadapi Mihawk Usai Elbaf
Puncak perjalanan Zoro di One Piece adalah duel melawan pendekar pedang terkuat, Dracule Mihawk. Sejak kekalahannya di Baratie, ia tidak pernah berhenti berlatih. Memasuki saga terakhir cerita ini, pertarungan antara Zoro dan Mihawk sudah di depan mata. Dengan statusnya yang kini setara dengan para penguasa lautan, tahapan latihan besar yang tersisa bagi Zoro tinggal menyisakan proses mengubah pedangnya menjadi Kokuto atau pedang hitam.











