Home / Travel / Panduan Pertama Liburan ke Jepang 1-2 Minggu untuk Pemula

Panduan Pertama Liburan ke Jepang 1-2 Minggu untuk Pemula

Perjalanan pertama ke Jepang bisa terasa sangat membingungkan karena ada begitu banyak hal menarik yang bisa dilihat dan dilakukan. Panduan liburan ini dirancang khusus bagi pemula berdasarkan pengalaman panjang berkunjung ke Jepang, dengan durasi ideal antara satu hingga dua minggu.

Tentu saja, objek wisata di Jepang jauh lebih banyak daripada yang tercakup dalam rencana perjalanan ini. Oleh karena itu, rute ini dibagi menjadi segmen dua minggu agar Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan, menambah atau mengurangi destinasi sesuai keinginan.

Hal yang Perlu Diketahui

Sebelum memilih lokasi spesifik, ada beberapa informasi penting yang perlu Anda pahami:

Rute Perjalanan

Terlepas dari apakah Anda berlibur selama satu, satu setengah, atau dua minggu, pola rute umumnya tetap sama: area Tokyo, Kyoto, Nara, Koya, lalu kembali ke Tokyo. Sepanjang rute ini, beberapa tempat akan ditandai sebagai opsional. Jika Anda hanya tinggal selama seminggu, disarankan untuk melewati tempat-tempat opsional tersebut kecuali Anda benar-benar ingin mengunjunginya. Sebaliknya, pelancong berdurasi dua minggu dapat mengunjungi semuanya bahkan menjelajahi tempat lain di luar daftar.

Panduan ini hanya memberikan titik lokasi, sehingga Anda perlu mencari tahu sendiri cara menuju ke setiap tempat menggunakan bantuan peta digital.

JR Pass

Berapa pun lama kunjungan Anda, disarankan untuk menggunakan JR Pass. Tiket khusus ini memberikan akses tak terbatas untuk naik kereta JR, termasuk kereta peluru Shinkansen, ke berbagai penjuru Jepang. Meskipun tidak mencakup seluruh transportasi seperti kereta non-JR dan sebagian besar kereta bawah tanah, tiga kali perjalanan dengan Shinkansen biasanya sudah sebanding dengan harga tiket terusan ini.

Mencari Akomodasi

Artikel ini tidak membahas tempat menginap secara spesifik. Hostel adalah pilihan yang bagus dan hemat bagi pelancong beranggaran terbatas, sementara rumah tamu (guest house) menawarkan pengalaman yang lebih unik dan menarik khas Jepang dengan harga yang relatif terjangkau.

Barang Bawaan

Sebagian besar destinasi ramah terhadap koper, namun disarankan untuk membawa ransel atau koper beroda yang mudah dibawa naik turun tangga stasiun kereta yang panjang. Bawalah barang secukupnya saja, dan siapkan tas lipat tambahan jika Anda berencana berbelanja banyak di akhir perjalanan.

Hari 1: Penerbangan ke Tokyo

an airplane traveling to japan
Source: Vox Efx

Tiba di Tokyo sering kali diiringi rasa lelah akibat perbedaan waktu. Jika Anda mengambil jadwal dua minggu, Anda memiliki keleluasaan waktu untuk beristirahat pada hari pertama. Setibanya di bandara, Anda dapat menukarkan tiket JR Pass Anda. Sesampainya di pusat kota dengan kereta JR Narita Express, segera lakukan check-in di akomodasi Anda dan beristirahatlah agar siap memulai petualangan keesokan harinya.

Opsional: Anda bisa menyewa perangkat Wi-Fi portabel di bandara karena mencari koneksi internet gratis di Jepang terkadang cukup sulit.

Hari 2, 3, & 4: Tokyo

visiting shibuya crossing in japan

Jika durasi liburan Anda hanya satu minggu, lewati hari ke-3 dan ke-4 lalu langsung menuju hari ke-7.

Selama beberapa hari awal, Anda akan menjelajahi hiruk-pikuk kota Tokyo menggunakan sistem kereta bawah tanah yang efisien. Tokyo memiliki berbagai distrik unik yang mewakili berbagai selera:

Tokyo Pusat

Akihabara: Surga bagi para penggemar budaya pop, anime, dan toko elektronik. Jangan lupa untuk melihat ke atas karena banyak gedung tinggi yang menyimpan berbagai keunikan di setiap lantainya.

Tokyo Utara

Asakusa: Kawasan yang mempertahankan nuansa Tokyo tempo dulu, tempat di kuil Buddha terkenal Sensoji dan Asakusa Shrine berada.

Ueno Park: Taman populer yang dikelilingi oleh museum, kuil, dan kebun binatang.

Roppongi Hills: Tempat terbaik untuk menikmati pemandangan kota dari ketinggian di Mori Tower serta mengunjungi Mori Art Museum.

Kappabashi: Pusat grosir peralatan dapur yang terkenal dengan pajangan makanan tiruan yang sangat mirip aslinya.

Tokyo Barat

Shibuya: Pusat mode dan budaya anak muda, lengkap dengan patung anjing Hachiko yang ikonik.

Shinjuku: Distrik hiburan malam dengan lampu neon terang, bar, dan suasana kota yang tidak pernah tidur.

Harajuku: Pusat fesyen remaja dan budaya unik, serta deretan kedai krep yang lezat.

Meiji Shrine & Yoyogi Park: Kawasan hijau dan situs bersejarah yang menawarkan ketenangan di tengah hutan beton kota Tokyo.

Hari 5: Taman Monyet Jigokudani

snow monkey outside a hot spring

Kunjungi taman monyet salju yang terkenal berendam di sumber air panas. Untuk menuju ke sini dari Tokyo, Anda bisa naik Shinkansen ke Nagano, dilanjutkan dengan kereta lokal dan bus menuju pintu masuk Jigokudani Yaen-Koen. Anda disarankan menginap di Nagano pada malam sebelumnya agar bisa berangkat pagi-pagi ke lokasi monyet sebelum kembali ke Tokyo pada malam harinya.

Hari 6: Kuil Toshogu, Nikko

japan travel at tokugawa ieyasu grave

Nikko adalah kompleks makam Tokugawa Ieyasu yang dikelilingi oleh bangunan Shinto dan Buddha berarsitektur indah. Tempat ini sangat cocok dikunjungi sebagai perjalanan sehari dari Tokyo untuk menikmati ketenangan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kyoto.

Hari 7 & 8: Kyoto

collection of jizo statues in japan

Jika Anda mengambil jadwal 1 minggu, lewati hari ke-8 dan langsung kunjungi Nara.

Kyoto adalah pusat wisata kuil dan sejarah karena pernah menjadi ibu kota Jepang selama seribu tahun. Siapkan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki menjelajahi berbagai situs warisan budaya dunia:

  • Nijo Castle: Bekas istana kediaman shogun dengan arsitektur bersejarah yang megah.
  • Kinkakuji: Paviliun emas yang berdiri anggun di tepi kolam.
  • Fushimi Inari Shrine: Terkenal dengan ribuan gerbang torii berwarna oranye terang yang membentang di jalur pendakian gunung.
  • Kiyomizudera: Kuil di atas bukit yang menawarkan pemandangan kota Kyoto dari beranda kayu utamanya.
  • Gion: Distrik tradisional tempat Anda mungkin dapat melihat geisha jika beruntung.

Hari 9: Nara

traveling to japan to see nara deer

Nara terkenal dengan rusa-rusa berkeliaran bebas yang cukup jinak namun antusias jika Anda membawa makanan khusus rusa. Destinasi utamanya meliputi Todaiji Temple yang menyimpan patung Buddha raksasa dalam struktur kayu terbesar di dunia, serta Taman Nara yang asri.

Hari 10: Gunung Koya (Koyasan)

Koyasan adalah salah satu tempat paling damai dan indah di Jepang. Anda dapat menginap di salah satu kuil setempat (*shukubo*), menikmati hidangan vegetarian khas biksu, dan menyaksikan ritual pagi mereka. Kompleks pemakaman raksasa di area ini juga menawarkan suasana yang sangat tenang dan kontemplatif.

Hari 11: Hari Perjalanan / Osaka / Gunung Fuji

a bullet train in japan

Hari ini sebagian besar dihabiskan untuk perjalanan kembali. Dalam perjalanan dari Koyasan, Anda dapat singgah sejenak di Osaka untuk menikmati kuliner lokal seperti takoyaki dan okonomiyaki, atau mampir ke kawasan Gunung Fuji sebelum kembali ke Tokyo untuk berbelanja.

Hari 12 & 13: Belanja di Tokyo & Kunjungan Terakhir

a storefront in tokyo
Source: Eric Bréchemier

Gunakan hari-hari terakhir ini untuk melengkapi daftar belanjaan oleh-oleh, mengisi koper tambahan Anda, atau mengunjungi kembali tempat-tempat di Tokyo yang sempat terlewat pada awal perjalanan.

Hari 14: Perjalanan Pulang

Setelah merampungkan rute utama ini, Anda telah menyelesaikan perjalanan perkenalan yang sempurna ke Jepang, membuka peluang untuk menjelajahi tempat-tempat yang lebih unik pada kunjungan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *