GameStop telah mengalami banyak transformasi selama beberapa tahun terakhir, terutama dengan adanya pergeseran dari industri game fisik yang mengakibatkan penutupan ratusan gerai fisik. Perusahaan juga berupaya memperluas model bisnisnya agar tidak hanya bergantung pada ritel video game tradisional. Kendati demikian, beberapa aspek layanan bagi pelanggan setia tetap dipertahankan.
Salah satu fitur paling populer adalah GameStop Pro, sebuah keanggotaan tahunan yang menawarkan berbagai keuntungan menarik. Para anggota Pro biasanya menikmati nilai tukar tambah yang lebih tinggi, diskon eksklusif, pengiriman gratis, batas waktu pengembalian produk yang lebih panjang, serta keuntungan lainnya. Program ini menjadi alasan utama bagi para pembeli maupun kolektor game untuk terus kembali berbelanja, meskipun kini salah satu fasilitas ikoniknya harus dihapus.
Anggota GameStop Pro Perlu Bersiap Menghadapi Perubahan 1 November
GameStop secara resmi akan menghentikan fitur pengumpulan poin melalui program regular GameStop Pro terhitung mulai 1 November 2026. Anggota saat ini memang masih bisa menikmati seluruh fasilitas Pro hingga masa aktif keanggotaan mereka berakhir. Namun, setelah itu, mereka tidak akan lagi bisa mengumpulkan hingga 20 poin per 1 dolar AS yang dibelanjakan melalui program standar tersebut. Sebagai gantinya, sistem perolehan poin ini dialihkan sepenuhnya ke GameStop Pro Credit Card.
Sebelumnya, pihak perusahaan telah memberikan informasi bertahap mengenai transisi ini kepada para pegawai toko. Anggota baru sempat dilaporkan berhenti mendapatkan Pro Points pada tanggal 15 Juli, sementara poin bagi anggota yang memperpanjang keanggotaannya sebelum tanggal tersebut dijadwalkan kedaluwarsa pada 15 Agustus. Kebijakan terbaru menetapkan bahwa manfaat poin regular ini akan benar-benar berakhir seiring habisnya masa berlaku masing-masing anggota, dengan tanggal 1 November sebagai tonggak awal perubahan yang lebih luas.
Keputusan ini menjadi sorotan karena biaya langganan GameStop Pro masih tetap berada di angka 25 dolar AS per tahun. Ini berarti para anggota harus kehilangan salah satu keuntungan finansial yang paling terasa nyata tanpa adanya penurunan harga keanggotaan. Walaupun keuntungan Pro lainnya masih berlaku, hilangnya sistem poin ini berpotensi membuat layanan tersebut kurang menarik bagi pelanggan yang biasa mengumpulkan reward dari transaksi belanja sehari-hari. Langkah ini juga menyusul dihentikannya majalah Game Informer dari paket keanggotaan setelah sempat ditutup pada tahun 2024, yang praktis membuat nilai keanggotaan terasa semakin berkurang dalam beberapa tahun terakhir.
Meskipun GameStop Pro Credit Card masih menyediakan opsi untuk mengumpulkan 20 poin per dolar AS, memaksa pelanggan beralih ke kartu kredit demi mempertahankan keuntungan yang sebelumnya sudah mencakup keanggotaan standar merupakan perubahan yang cukup signifikan. Layak atau tidaknya program Pro ini dipertahankan tentu akan kembali pada seberapa sering seseorang berbelanja di sana, tetapi wajar jika banyak anggota mulai mempertimbangkan kembali nilai dari biaya langganan tahunan tersebut.








