Setelah beroperasi selama tujuh tahun di pusat perbelanjaan Osaka Karahori Shopping Arcade, Aton-Omocha-kan atau yang dikenal sebagai Aton Toy Museum memutuskan untuk pindah ke wilayah utara desa bersejarah Asuka di Prefektur Nara pada bulan September 2002. Meskipun bangunannya tergolong mungil, museum ini menyimpan sekitar 30.000 buah mainan serta barang-barang tempo dulu dari era Showa. Bagi siapa saja yang gemar dengan suasananya yang dipenuhi warna-warni mainan klasik, tempat ini menjadi destinasi unik yang sayang untuk dilewatkan.


Museum ini terletak di sebuah kawasan pemukiman yang tenang. Suasananya begitu asri dan damai, sama sekali tidak mencerminkan tempat di mana puluhan ribu mainan antik disembunyikan. Satu-satunya petunjuk bagi para pelancong yang kebetulan lewat hanyalah papan nama yang tersembunyi serta poster Ultraman yang mulai memudar.

Namun, begitu Anda membelok ke sudut jalan, sebuah kejutan langsung menyambut. Tanda-tanda kecil mulai terlihat, mengisyaratkan bahwa ada sesuatu yang eksentrik di dalam bangunan tersebut.


Begitu melangkah melewati gerbang, pandangan mata langsung diserbu oleh berbagai macam barang koleksi masa lalu yang familier. Patung Ultraman tampak berdiri berjaga di depan pintu masuk menyambut para pengunjung.

Setelah mendapatkan izin dari sang penjaga penjuru pintu, pengunjung akan langsung disambut oleh ribuan mainan yang memanjakan sekaligus memusingkan mata. Pada pandangan pertama, yang terlihat hanyalah tabrakan warna yang semarak. Setelah rasa terkejut itu mereda, barulah Anda bisa benar-benar menghargai jumlah koleksi mainan yang luar biasa banyak ini.


Keinginan untuk berhenti sejenak dan meneliti setiap mainan pasti akan muncul. Kendati demikian, sebaiknya langkahkan kaki terlebih dahulu menuju meja kasir untuk membayar tiket masuk seharga 300 yen untuk dewasa dan 100 yen untuk anak-anak. Setelah urusan tiket selesai, petualangan menyusuri dunia mainan antik pun bisa dimulai sepenuhnya.

Setiap sudut ruangan selalu menyimpan kejutan. Silinder berisi deretan mobil-mobilan mainan ini saja sudah cukup untuk mengalihkan perhatian Anda dalam waktu yang cukup lama.

Meskipun tidak ada pemandian air hangat di museum ini, kehangatan dari ribuan mainan di sekelilingnya tetap dapat dirasakan. Rasanya seperti dikelilingi oleh memori masa kecil yang menyenangkan.

Patung Godzilla berwarna oranye ini tampak seperti monster yang terlalu banyak memakan wortel.


Sebuah toko mainan tentu terasa kurang lengkap tanpa kehadiran figur Godzilla. Di sini, patung-patung monster tersebut berdiri gagah di antara berbagai koleksi lainnya.

Kehadiran monster biasanya selalu berdampingan dengan robot-robot klasik. Robot yang satu ini memiliki tampilan yang cukup ramah dengan gambar singa tersenyum di bagian dadanya, seolah-olah baru saja berjalan keluar dari kafe sambil membawa secangkir kopi.

Boneka ikonik asal Jepang, Licca-chan, juga turut dipajang di sini. Gaya busana dan beragam aksesorisnya mencerminkan tren estetika masyarakat Jepang pada masa ia pertama kali dirilis.

Jumlah figur kecil yang berjejer di rak ini sungguh luar biasa banyak, membuat pengunjung merasa seperti sedang berdiri di atas panggung di hadapan penonton setia.
Berapa banyak karakter klasik yang bisa Anda kenali di antara tumpukan koleksi ini?

Berbagai perlengkapan sekolah yang biasa digunakan oleh anak-anak pada era Showa juga tertata rapi di rak-rak penyimpanan.


Sebagai penutup kunjungan, para pengunjung diundang untuk menuliskan kesan dan pesan mereka di dalam buku tamu khusus. Pihak museum bahkan menyimpan seluruh buku catatan pengunjung sejak hari pertama dibuka, sehingga membaca ulasan dari orang-orang di masa lalu menjadi aktivitas yang sangat menarik.
Ulasan Mami
Ada begitu banyak mainan antik di sini. Jika Anda memiliki ketertarikan pada mainan-mainan penuh nostalgia, tempat ini wajib untuk dikunjungi.
Aton Toy Museum
Informasi Tambahan
336 Koyama
Asuka-Mura, Nara Prefecture 634-0101
Japan
Lihat di peta
Situs web Aton Toy Museum
+81-0744-54-3263








