Noge adalah salah satu kawasan rahasia terbaik di Yokohama yang kerap luput dari perhatian para pelancong asal Tokyo. Terletak di antara distrik bisnis Minato Mirai yang modern dan kawasan Kannai, area ini dipenuhi oleh labirin jalanan sempit yang berhiaskan bar-bar kecil, tempat makan lokal, serta kelab jazz klasik. Suasana retro yang ditawarkan Noge memberikan kontras yang menarik sekaligus menjadi tempat pelarian yang sempurna setelah lelah berkeliling kota.
Bagi pengunjung pertama, perbedaan kontras antara Noge dan Minato Mirai yang berkilauan tentu sangat mencolok. Berjalan-jalan di lorong-lorong Noge seolah membawa kita kembali ke masa lalu Jepang yang jauh lebih sederhana. Suasana hangat di kawasan ini sangat mirip dengan distrik Yanaka di Tokyo yang berhasil bertahan dari Perang Dunia II.
Secara historis, sebagian besar wilayah pesisir Yokohama dulunya hanyalah area stasiun kereta dan permukiman sederhana. Namun, pada tahun 1980-an, kawasan teluk tersebut mengalami perombakan besar-besaran untuk menyambut pameran Yokohama Exotic Showcase atau YES ’89, yang kemudian berkembang menjadi Minato Mirai. Kendati demikian, sisi selatan Stasiun Sakuragicho tempat Noge berada tidak tersentuh oleh proyek pembangunan tersebut, sehingga keaslian bangunan serta suasananya tetap terjaga sejak era 1960-an dan 1970-an.
Cara Menuju ke Sana

Akses menuju Noge tergolong sangat mudah. Anda hanya perlu naik kereta menuju Stasiun Sakuragicho yang dilayani oleh jalur JR Keihin-Tohoku, Negishi, serta Yokohama Municipal Blue Line. Setibanya di pintu keluar selatan, area minum Noge berada tepat di sebelah selatan jalur kereta, dapat dicapai dengan berjalan kaki sekitar lima menit. Alternatif lainnya, Anda bisa turun di Stasiun Keikyu Hinodecho jika datang dari arah selatan.
Menjelajahi Kawasan Noge

Langkah terbaik untuk menikmati Noge adalah dengan berjalan kaki menyusuri lorong-lorongnya yang saling bersilangan. Keunikan utama kawasan ini terpancar dari bangunan-bangunan tuanya yang sarat sejarah, menciptakan atmosfir hangat khas akhir Periode Showa.
Menentukan tempat minum atau makan yang tepat di Noge cukup dilakukan dengan mengikuti intuisi Anda, mirip seperti saat menjelajahi Shinjuku Golden Gai. Sebagian besar tempat di sini menyajikan makanan dan minuman berkualitas tinggi yang menjadi favorit warga lokal Yokohama.
Bagi para pecinta musik jazz, Noge merupakan salah satu destinasi terbaik di Jepang untuk menikmati pertunjukan secara langsung. Tradisi musik ini bermula dari masa pendudukan tentara Amerika di pangkalan militer Negishi, yang kemudian diwariskan ke lingkungan sekitar. Chigusa, sebuah jazz kissa legendaris yang berdiri sejak tahun 1933, menjadi salah satu simbol sejarah musik di kawasan ini.
Hingga kini, Noge masih mempertahankan berbagai kelab intim tempat para musisi tampil secara organik tanpa sistem audio yang rumit. Jika berkunjung pada bulan Oktober, Anda juga dapat menyaksikan festival Yokohama Jazz Promenade yang diadakan di berbagai aula dan kelab di penjuru kota.
Atraksi Menarik di Sekitar Noge

Setelah puas menikmati suasana tempo dulu di Noge, menyempatkan diri singgah ke Minato Mirai adalah pilihan yang tepat. Anda dapat berjalan-jalan menikmati pemandangan pelabuhan serta mengunjungi Gudang Bata Merah (Red Brick Warehouses) yang dibangun antara tahun 1911 dan 1913, yang kini telah dialihfungsikan menjadi pusat perbelanjaan dan galeri seni.
Selain itu, terdapat pula tempat bir craft populer bernama Antenna America yang terletak tidak jauh dari area tersebut bagi Anda yang ingin bersantai bersama rekan-rekan.








