Home / Travel / Liburan 2 Hari di Hakone: Sejarah, Alam, Pemandian Air Panas, dan Lainnya

Liburan 2 Hari di Hakone: Sejarah, Alam, Pemandian Air Panas, dan Lainnya

Mt. Fuji Lake Ashi and Hakone Shrine

Panduan Lengkap Menjelajahi Keindahan Hakone

Hakone merupakan destinasi populer yang terletak di wilayah barat Prefektur Kanagawa, menawarkan kombinasi daya tarik yang lengkap mulai dari sejarah, kekayaan alam, pemandian air panas, kapal pesiar unik, hingga lokasi ziarah anime yang digemari banyak pelancong.

Berada di kawasan pegunungan sekitar dua jam di sebelah barat Tokyo, sebagian besar wilayah Hakone dikelilingi oleh lanskap vulkanik Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu serta berpusat di sekitar Danau Ashi. Pada masa periode Edo, kawasan ini berfungsi sebagai pintu gerbang utama menuju wilayah Tokyo bagi para pelancong yang datang dari arah Kyoto.

Meskipun konturnya yang bergunung-gunung terkadang cukup menantang untuk dijelajahi, Hakone sangat layak untuk dikunjungi. Rencana perjalanan selama satu setengah hingga dua hari sangat disarankan agar Anda dapat menikmati suasana tanpa terburu-buru, termasuk merasakan pengalaman menginap di ryokan tradisional yang dilengkapi pemandian air panas.

Manfaatkan Hakone Free Pass

An overhead map of where to find the Odakyu Sightseeing Service Center in Shinjuku Station

Sebelum memulai perjalanan, sangat disarankan untuk membeli Hakone Free Pass yang diterbitkan oleh Odakyu Group. Tiket terusan ini memberikan akses tak terbatas untuk menggunakan bus, kereta, kapal, kereta gantung, dan ropeway di seluruh kawasan Hakone, serta menawarkan berbagai potongan harga untuk tiket masuk objek wisata dan pemandian air panas.

Anda dapat membeli tiket ini secara langsung di stasiun atau memesannya secara online untuk menghemat waktu. Selain itu, tersedia pula opsi tiket terusan yang mencakup transportasi pulang-pergi dari Shinjuku menggunakan kereta ekspres terbatas Romancecar, atau alternatif yang lebih cepat dan efisien bagi pemegang JR Rail Pass dengan naik kereta Shinkansen turun di Stasiun Odawara.

Odawara Castle which is near Kanagawa Prefecture’s famous area of Hakone

Setibanya di Stasiun Odawara, Anda bisa menyempatkan diri mampir ke Odawara Castle sebelum melanjutkan perjalanan ke Hakone. Dari Odawara, Anda dapat langsung menggunakan Hakone Tozan Railway menuju Stasiun Hakone Yumoto dengan menggunakan Hakone Free Pass yang telah dimiliki.

Pilihan Akomodasi di Hakone

A ryokan on the banks of Hakone’s Lake Ashi in Kanagawa Prefecture

Cara terbaik menikmati Hakone adalah dengan menginap semalam di salah satu ryokan tradisional karena kawasan ini terkenal sebagai kota onsen. Bagi pelancong yang mencari nuansa bersejarah, Fujiya Hotel merupakan salah satu pilihan tertua di Jepang yang pernah dikunjungi oleh tokoh-tokoh dunia seperti John Lennon dan Charlie Chaplin. Selain ryokan mewah, tersedia pula berbagai pilihan penginapan ramah anggaran bagi pelancong backpacker.

Hari Pertama: Menjelajahi Hakone Yumoto

A traditionally-styled Japanese bridge in Kanagawa Prefecture’s Hakone Yumoto

Sebagian besar tempat wisata di Hakone tutup sekitar pukul 17.30, sehingga hari pertama sebaiknya diisi dengan kegiatan yang santai. Tiba di Stasiun Hakone Yumoto pada siang hari memberikan kesempatan bagi Anda untuk menyusuri jalan utama yang dipenuhi oleh deretan toko oleh-oleh dan kuliner lokal.

Hakone’s Evangelion-themed gift shop in Kanagawa Prefecture

Bagi penggemar serial anime Neon Genesis Evangelion, kawasan ini menyimpan nilai tersendiri karena Hakone menjadi latar fiktif untuk kota Tokyo-3. Anda bahkan dapat menemukan toko resmi bertema Eva serta beberapa landmark nyata yang muncul di dalam cerita.

Menikmati Onsen di Hakone

The hot spring baths of Tenzan Onsen in Kanagawa Prefecture’s Hakone

Berendam di pemandian air panas adalah agenda wajib saat berkunjung ke Hakone. Jika Anda tidak menginap di ryokan yang menyediakan onsen pribadi atau komunal, beberapa fasilitas pemandian umum ramah pengunjung harian dapat menjadi pilihan:

  • Hakone Yuryo: Fasilitas bergaya tradisional di perbukitan Hakone Yumoto yang menyediakan pemandian luar ruangan bersama maupun kamar pribadi, dapat diakses dengan bus antar-jemput dari stasiun.
  • Tenzan Onsen: Kompleks ryokan besar dengan beberapa kolam pemandian air panas luar ruangan bersuhu variatif yang dikelilingi alam asri, serta memperbolehkan pengunjung bertato.
  • Kappa Tengoku: Pemandian air panas ekonomis yang terletak persis di atas Stasiun Hakone Yumoto, sangat cocok bagi wisatawan yang memiliki waktu terbatas.

Hari Kedua: Menaklukkan Hakone Golden Course

A map of the Hakone hot spring area of Kanagawa Prefecture

Rute klasik Hakone Golden Course mengajak Anda mencoba berbagai moda transportasi mulai dari kereta, cable car, gondola, kapal pesiar, hingga berjalan kaki menyusuri pegunungan. Rute dengan arah berlawanan jarum jam umumnya dianggap paling efisien secara logistik, dengan target akhir singgah di Amazake Chaya sebelum jam tutup.

Hakone Tozan Railway

The Hakone Tozan Railway passes by some hydrangeas in Kanagawa Prefecture

Perjalanan dimulai dengan naik Hakone Tozan Railway dari Hakone Yumoto menuju Stasiun Gora yang berada di ketinggian 533 meter. Sepanjang perjalanan selama kurang lebih tiga puluh tahun menit, kereta akan berganti arah beberapa kali untuk menavigasi jalur pegunungan yang curam.

Kereta Gantung Hakone

The control system of one of Hakone’s cable cars in Kanagawa Prefecture

Dari Stasiun Gora, perjalanan dilanjutkan menggunakan cable car menuju Stasiun Sounzan. Di dekat area stasiun ini, Anda dapat menikmati pemandangan pegunungan berkabut yang menakjubkan sebelum melanjutkan perjalanan dengan ropeway.

Menuju Owakudani

Hakone’s ropeway cars pass over Owakudani in Kanagawa Prefecture

Ropeway akan membawa Anda melintasi kaldera Owakudani yang terbentuk dari letusan gunung berapi ribuan tahun lalu. Dari dalam gondola, Anda dapat menyaksikan kepulan gas vulkanik dari dekat. Pastikan juga untuk mencicipi telur hitam khas Owakudani yang direbus di dalam air sulfur panas.

Black hard boiled eggs from Hakone’s Owakudani in Kanagawa Prefecture

Berlayar di Danau Ashi

Hakone’s infamous pirate ships on Lake Ashi in Kanagawa Prefecture

Dari Stasiun Togendai, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki kapal pesiar bertema kapal bajak laut menyusuri perairan Danau Ashi menuju Hakone-machi. Perjalanan ini memakan waktu sekitar tiga puluh menit dengan pemandangan alam yang indah di sekeliling Danau Ashi.

Menjelajahi Hakone dengan Berjalan Kaki

A reconstruction of the Old Hakone Checkpoint in Kanagawa Prefecture from Japan’s Edo period (1603–1868)

Setibanya di Hakone-machi, Anda dapat berjalan kaki menuju Moto-Hakone sambil melewati situs bersejarah seperti rekonstruksi pos pemeriksaan era Edo (Hakone Checkpoint), bekas istana musim panas kekaisaran, serta jalur pohon cedar kuno yang berusia ratusan tahun.

Hakone’s Detached Palace near Lake Ashi in Kanagawa Prefecture

Perjalanan jalan kaki ini akan membawa Anda langsung ke Kuil Hakone yang terkenal dengan gerbang torii terapung di tepi Danau Ashi. Tempat ini merupakan salah satu spot foto paling ikonik di Hakone, di mana Anda dapat mengabadikan pemandangan gerbang kuil berlatar perairan dan pegunungan.

Hakone Shrine’s iconic lakeside torii gate in Kanagawa Prefecture
A dragon water faucet at the temizuya of Hakone Shrine in Kanagawa Prefecture

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *