Home / Study / Kenapa Orang Jepang Bicara Begitu Cepat? Coba ikuti kalau bisa

Kenapa Orang Jepang Bicara Begitu Cepat? Coba ikuti kalau bisa

Saat mendengarkan bahasa Jepang, pernahkah Anda merasa bahwa bahasa tersebut terdengar sangat cepat? Mungkin sekitar 21 persen lebih cepat? Penelitian yang dilakukan oleh Pellegrino, Coupé, dan Marsico menunjukkan bahwa anggapan tersebut memang benar adanya. Ucapan dalam bahasa Jepang terbukti lebih cepat, dan pemahaman ini dapat memberi Anda perspektif baru yang berguna untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang secara keseluruhan.

Kecepatan Bicara dalam Bahasa Jepang

Jeff Bridges and Steve Buscemi talking fast in Japanese

Dalam studi berjudul A Cross-Language Perspective on Speech Information Rate, para peneliti membandingkan delapan bahasa berbeda, termasuk bahasa Jepang. Mereka menganalisis terjemahan dari teks yang sama dalam berbagai bahasa untuk mengukur tingkat suku kata (jumlah suku kata per detik), kepadatan informasi, serta kecepatan penyampaian informasi tersebut. Bahasa Vietnam digunakan sebagai acuan dasar dengan nilai 1,00 pada tabel perbandingan berikut.

Bahasa Kepadatan Informasi Tingkat Suku Kata Kecepatan Informasi
Bahasa Inggris 0,91 6,19 1,08
Bahasa Prancis 0,74 7,18 0,99
Bahasa Jerman 0,79 5,97 0,90
Bahasa Italia 0,72 6,99 0,96
Bahasa Jepang 0,49 (Paling Lambat!) 7,84 (Paling Cepat!) 0,74 (Paling Lambat!)
Bahasa Mandarin 0,94 5,18 0,94
Bahasa Spanyol 0,63 7,82 0,98
Bahasa Vietnam 1,00 5,22 1,00

Perbandingan utama yang sering disorot adalah antara bahasa Inggris dan bahasa Jepang, meskipun pola serupa juga dapat dilihat pada bahasa-bahasa lainnya.

Kepadatan Informasi: Bahasa Jepang memiliki tingkat kepadatan informasi terendah yaitu 0,49. Artinya, penutur bahasa Jepang harus mengucapkan lebih banyak kata untuk menyampaikan arti yang sama dalam bahasa Inggris, yang memiliki kepadatan informasi hampir dua kali lipat lebih tinggi.

Tingkat Suku Kata: Metrik ini mengukur jumlah suku kata yang diucapkan per detik. Bahasa Jepang menempati posisi tertinggi, sedikit mengungguli bahasa Spanyol. Hipotesis dari penelitian ini adalah bahasa dengan kepadatan informasi yang rendah cenderung diimbangi dengan kecepatan bicara yang lebih tinggi.

Kecepatan Informasi: Ketika kepadatan informasi dan tingkat suku kata digabungkan, bahasa Jepang justru menduduki peringkat terbawah dalam hal kecepatan penyampaian informasi secara keseluruhan dibandingkan bahasa-bahasa lain dalam studi ini.

Meskipun diucapkan dengan sangat cepat, bahasa Jepang tetap menyampaikan lebih sedikit informasi dalam rentang waktu yang sama. Lantas, apa yang menjadi penyebab fenomena ini?

Apakah Bahasa Jepang Benar-Benar Bahasa yang Paling Lambat?

Lebowski talking about Japanese

Terdapat beberapa faktor yang mungkin memengaruhi keakuratan data tersebut. Sebagai contoh, bahasa lisan Jepang sering kali menghilangkan bagian kalimat tertentu berdasarkan konteks, seperti penggunaan frasa watashi wa 私( わたし )は. Pemula kerap menggunakan kata ganti diri ini, padahal penutur asli sering kali menghilangkannya jika konteksnya sudah jelas.

Namun, faktor lain yang lebih menarik untuk ditelaah adalah alasan mengapa bahasa Jepang memiliki kecepatan informasi yang rendah:

  • Dalam ragam bahasa netral maupun formal, setiap kata kerja dalam bahasa Jepang umumnya terdiri dari banyak suku kata. Sebagai contoh, kata kerja dasar minimal memiliki tiga suku kata seperti demasu でます() atau mimasu みます(), bahkan lebih untuk kata kerja yang lebih panjang. Sebagai perbandingan, sebagian besar kata kerja dalam bahasa Inggris relatif lebih singkat.
  • Bahasa Jepang cenderung bersifat tidak langsung. Semakin tidak langsung suatu ungkapan, semakin tinggi pula tingkat kesopanannya, yang berarti membutuhkan lebih banyak kata dan suku kata.
  • Bahasa Jepang memiliki variasi suku kata yang jauh lebih sedikit dibandingkan bahasa lain, yakni hanya sekitar 416 suku kata. Sebagai perbandingan, bahasa Mandarin memiliki lebih dari 1.000 suku kata, sementara bahasa Inggris memiliki ribuan suku kata. Keterbatasan jumlah suku kata ini membuat kosakata bahasa Jepang cenderung lebih panjang dan memuat banyak homonim.
Lebowski explaining the facets of the Japanese language

Secara keseluruhan, temuan dari penelitian tersebut masuk akal jika diamati dari struktur bahasanya. Meskipun diucapkan dengan cepat, karakteristik internal bahasa Jepang membuat tingkat penyampaian informasinya tergolong lambat.

Apakah Hal Ini Penting untuk Anda?

Uli not believing Japanese facts

Memahami karakteristik ini dapat membantu strategi Anda dalam mempelajari bahasa Jepang. Karena bahasa Jepang diucapkan dengan kecepatan yang tinggi, Anda perlu melatih diri untuk berbicara lebih cepat agar dapat terdengar lebih fasih dan natural.

Ketika berlatih membaca atau berbicara, jangan hanya berhenti pada tingkat kecepatan yang sekadar cukup. Biasakan diri untuk membaca dan melafalkan kalimat sedikit lebih cepat dari zona nyaman Anda. Membiasakan diri berbicara dengan tempo yang cepat akan membuat Anda lebih mudah menyesuaikan diri di kemudian hari.

Kesimpulannya, bahasa Jepang adalah bahasa yang cepat dari segi pengucapan, namun memiliki laju informasi yang lambat. Pemahaman ini menjadikan proses belajar bahasa Jepang memiliki tantangan sekaligus keunikannya tersendiri.

Walter and Lebowski arguing about the Japanese language

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *