Menjelajahi Keindahan Hakone
Hakone merupakan destinasi wisata akhir pekan yang sangat populer di kalangan warga lokal maupun pelancong asing. Terletak di pegunungan Prefektur Kanagawa, kawasan ini menawarkan kombinasi daya tarik yang lengkap, mulai dari keindahan alam, pemandian air panas, sejarah yang kaya, kapal bajak laut, hingga lokasi ziarah bagi para penggemar anime.
Sebagian besar wilayah Hakone berada di dalam kawasan Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu yang terkenal dengan aktivitas vulkaniknya dan berpusat di sekitar Danau Ashi. Pada masa periode Edo, kawasan ini berfungsi ganti sebagai pintu gerbang utama menuju wilayah Tokyo bagi para pelancong yang datang dari arah Kyoto.
Meskipun kontur wilayahnya yang bergunung-gunung cukup menantang untuk dijelajahi, Hakone tetap sangat layak untuk dikunjungi. Durasi ideal untuk menikmati kawasan ini adalah sekitar satu setengah hingga dua hari agar Anda bisa bersantai dan menginap di ryokan tradisional.
Membeli Hakone Free Pass

Sebelum merencanakan perjalanan, sangat disarankan untuk membeli Hakone Free Pass yang diterbitkan oleh Odakyu Group. Tiket terusan ini memberikan akses tak terbatas untuk menggunakan bus, kereta, kapal pesiar, cable car, dan ropeway di seluruh area Hakone selama dua atau tiga hari berturut-turut. Selain itu, tiket ini juga menawarkan berbagai diskon menarik di berbagai objek wisata dan pemandian air panas.
Anda dapat membeli tiket ini secara langsung di stasiun atau memesannya secara online melalui aplikasi resmi. Jika Anda berangkat dari Tokyo, Anda bisa memilih opsi untuk menambah biaya layanan kereta ekspres terbatas Romancecar agar perjalanan menjadi lebih cepat. Alternatifnya, bagi pemegang JR Rail Pass, Anda bisa naik kereta Shinkansen Kodama menuju Stasiun Odawara untuk menghemat waktu perjalanan tanpa biaya tambahan.

Setibanya di Stasiun Odawara, Anda bisa menyempatkan diri mampir ke Kastil Odawara sebelum melanjutkan perjalanan ke Hakone pada siang hari. Dari sana, Anda dapat langsung menggunakan Hakone Tozan Railway menuju Stasiun Hakone Yumoto.
Pilihan Akomodasi di Hakone

Cara terbaik menikmati Hakone adalah dengan menginap di ryokan, penginapan tradisional Jepang yang dilengkapi dengan fasilitas pemandian air panas atau onsen. Bagi wisatawan yang mencari pengalaman bersejarah, Fujiya Hotel merupakan salah satu pilihan tertua di Jepang yang pernah dikunjungi oleh tokoh-tokoh ternama dunia.
Selain ryokan mewah, tersedia pula berbagai pilihan wisma dan akomodasi ramah anggaran bagi pelancong yang ingin menghemat pengeluaran selama bermalam di kawasan ini.
Hari Pertama: Stasiun Hakone Yumoto

Sebagian besar objek wisata di Hakone tutup sekitar pukul 17.30, sehingga hari pertama sebaiknya diisi dengan kegiatan yang santai. Usahakan tiba di Stasiun Hakone Yumoto pada siang hari. Kawasan ini merupakan pusat keramaian yang dipenuhi oleh deretan toko suvenir dan jajanan lokal.

Bagi penggemar anime Neon Genesis Evangelion, Hakone Yumoto memiliki toko resmi bertema Eva. Pasalnya, latar tempat Tokyo-3 dalam cerita tersebut terinspirasi langsung dari wilayah Hakone.
Hari Pertama: Menikmati Onsen di Hakone

Mengunjungi Hakone terasa belum lengkap tanpa berendam di onsen. Jika Anda tidak menginap di ryokan yang memiliki pemandian air panas pribadi, terdapat beberapa fasilitas pemandian umum yang terbuka untuk umum dengan sistem harian:
- Hakone Yuryo: Fasilitas pemandian bergaya tradisional di bukit Hakone Yumoto yang menyediakan pemandian luar ruangan bersama maupun kamar privat.
- Tenzan Onsen: Kompleks pemandian air panas luas dengan berbagai pilihan kolam bernuansa alam terbuka yang juga memperbolehkan pengunjung bertato.
- Kappa Tengoku: Pemandian air panas ekonomis yang letaknya sangat dekat dari Stasiun Hakone Yumoto.
Hari Kedua: Rute Golden Course Hakone

Rute Golden Course merupakan cara populer untuk menjelajahi Hakone menggunakan berbagai moda transportasi secara berurutan, mulai dari kereta, cable car, gondola, kapal pesiar, hingga berjalan kaki. Rute ini paling ideal dilakukan secara berlawanan arah jarum jam agar Anda dapat mengakhiri perjalanan di kedai teh bersejarah Amazake Chaya sebelum tutup.
Hari Kedua: Hakone Tozan Railway

Perjalanan dimulai dengan menaiki Hakone Tozan Railway dari Stasiun Hakone Yumoto menuju Stasiun Gora. Kereta akan melintasi pegunungan dengan elevasi tinggi dan beberapa kali berganti arah lajur. Sepanjang perjalanan, Anda juga akan melewati beberapa destinasi menarik seperti Hakone Open-Air Museum.
Hari Kedua: Hakone Cable Car

Dari Stasiun Gora, perjalanan dilanjutkan menggunakan cable car menuju Stasiun Sounzan dengan durasi sekitar sepuluh menit melalui jalur yang cukup curam.
Hari Kedua: Menuju Owakudani

Dari Stasiun Sounzan, naiklah ropeway menuju kawasan kawah vulkanik Owakudani. Dari dalam gondola, Anda dapat menyaksikan pemandangan uap belerang yang mengepul dari celah-celah bebatuan purba.

Owakudani terkenal dengan telur hitam khasnya yang direbus langsung di dalam air kolam vulkanik bersulfur. Kulit telur tersebut berubah menjadi hitam akibat reaksi kimia air panas, sementara rasanya tetap lezat seperti telur rebus biasa.
Hari Kedua: Berlayar di Danau Ashi

Setelah turun dari ropeway di Stasiun Togendai, Anda dapat melanjutkan perjalanan menyusuri Danau Ashi dengan menaiki kapal pesiar bertema kapal bajak laut menuju area Hakone-machi.
Hari Kedua: Menjelajahi Hakone dengan Berjalan Kaki

Setibanya di pelabuhan Hakone-machi, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalur bersejarah Tokaido menuju pos pemeriksaan kuno Hakone Checkpoint yang telah direkonstruksi ulang.

Tidak jauh dari sana terdapat bekas istana musim panas kekaisaran yang menawarkan pemandangan indah ke arah Danau Ashi. Anda juga akan melewati jalur pejalan kaki yang dikelilingi oleh ratusan pohon cedar berusia ratusan tahun sebelum tiba di Moto-Hakone.

Di Moto-Hakone, Anda dapat mengunjungi Kuil Hakone yang terkenal dengan gerbang torii merah ikonik yang berdiri di atas perairan tepi Danau Ashi.

Kompleks utama kuil ini terletak agak ke atas di lereng bukit yang dikelilingi oleh pepohonan rindang dan lentera batu, menawarkan suasana tenang yang kaya akan sejarah.








