Home / Travel / Buku di Balik Film Studio Ghibli Favorit Anda: Tempat Pengiriman Kiki Bermula dan Cara Howl Menggerakkan Kastilnya

Buku di Balik Film Studio Ghibli Favorit Anda: Tempat Pengiriman Kiki Bermula dan Cara Howl Menggerakkan Kastilnya

header 640x 45

Studio Ghibli sangat lekat dengan nuansa budaya Jepang, mulai dari cerita rakyat mengenai tanuki dalam Pom Poko hingga dewa-dewa Shinto di Spirited Away. Kendati demikian, studio animasi legendaris ini tidak berdiri dalam isolasi budaya. Penonton di Jepang terkadang juga menemukan unsur-unsur asing dalam karya-karya Ghibli. Meskipun kisah yang berlatar di luar negeri sering kali dialihkan ke Jepang, perpaduan budaya Eropa yang fantastis dibiarkan apa adanya. Bahkan, sumber cerita tersebut kerap kali bukan berasal dari penulis Jepang.

Apabila kita mengamati daftar 50 buku anak-anak yang direkomendasikan oleh Hayao Miyazaki, 48 di antaranya ternyata ditulis oleh penulis mancanegara dari berbagai belahan dunia. Sejumlah buku dari daftar tersebut pun telah diadaptasi secara apik oleh Studio Ghibli. Menelusuri buku-buku di balik layar ini dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai fondasi cerita film-film favorit Anda.

Grave of the Fireflies

studio ghibli books grave of the fireflies covers

Grave of the Fireflies diadaptasi dari novel semi-autobiografi karya Akiyuki Nosaka. Novel ini mengisahkan perjuangan kakak beradik untuk bertahan hidup seorang diri di tengah kecamuk Perang Dunia Kedua. Diterbitkan pada tahun 1967 ketika Jepang tengah menikmati pertumbuhan ekonomi pesat, Nosaka terdorong menulis kisah ini sebagai kontras dengan masa kecilnya sekaligus sebagai bentuk permintaan maaf kepada adik angkatnya yang meninggal dunia karena kekurangan gizi pada masa perang.

Setelah karyanya terbit, Nosaka sempat menolak berbagai tawaran adaptasi film karena meragukan kemampuan aktor anak-anak dalam membawakan emosi yang dibutuhkan serta sulitnya merekonstruksi lanskap Jepang yang porak-poranda akibat perang. Namun, ia akhirnya luluh ketika bentuk animasi disodorkan kepadanya. Isao Takahata bertindak sebagai sutradara untuk versi film Ghibli ini, yang pada rilis awalnya di Jepang ditayangkan bersamaan dengan My Neighbor Totoro sebagai sebuah paket pemutaran ganda.

Kiki’s Delivery Service

studio ghibli books kikis delivery service covers

Kisah penyihir muda ini diangkat dari buku anak-anak karya Eiko Kadono yang rilis pada tahun 1985. Novel ini sukses menyabet berbagai penghargaan bergengsi seperti Noma Award for Juvenile Literature ke-23 serta Shogakukan Award for Children’s Literature ke-34. Miyazaki dan timnya bahkan melakukan perjalanan riset langsung ke Swedia serta memadukan estetika kota-kota di Eropa untuk merancang kota fiktif Koriko dalam film.

Terdapat sejumlah perbedaan antara buku dan filmnya, terutama dalam hal pengembangan karakter dan alur cerita. Versi buku lebih berfokus pada kumpulan vignette atau cerita pendek dari setiap pengantaran yang dilakukan Kiki, sementara filmnya memberikan konflik batin yang lebih kuat. Meskipun sempat membuat sang penulis ragu di awal, adaptasi ini pada akhirnya mendulang kesuksesan besar dan Kadono pun melanjutkan menulis kisah-kisah sekuel petualangan Kiki.

Howl’s Moving Castle

studio ghibli books howls moving castle covers

Novel fantasi karya Diana Wynne Jones ini menjadi salah satu sumber inspirasi terbesar bagi para penonton setia Ghibli. Versi film animasinya menghadirkan sejumlah perubahan drastis, termasuk perubahan motivasi utama karakter Howl serta pergeseran posisi moral beberapa tokoh. Kendati demikian, sang penulis aslinya memberikan tanggapan yang sangat positif setelah menyaksikan pemutaran khususnya.

Jones merasa bahwa Miyazaki memahami visinya dari sudut pandang yang sama persis. Meskipun harus ada bagian cerita yang dipangkas demi durasi visual, esensi dari karakter dan dunia yang ia ciptakan tetap terjaga dengan baik dalam film adaptasi tersebut.

Tales from Earthsea

studio ghibli books earthsea covers

Disutradarai oleh Goro Miyazaki, film ini diadaptasi secara bebas dari seri novel fantasi terkenal karya Ursula K. Le Guin. Cerita dalam film mengambil elemen plot dari berbagai buku yang berbeda dalam rangkaian seri tersebut. Penulis aslinya mengungkapkan campuran perasaan puas dan tidak puas terhadap hasil adaptasinya, namun tetap mengakui bahwa karya visual tersebut memiliki keindahannya sendiri.

Buku aslinya, yang dimulai melalui novel A Wizard of Earthsea, telah lama dipuja oleh para pembaca di seluruh dunia sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1968. Kisah petualangan penyihir muda Sparrowhawk dalam menghadapi ambisi kekuatannya sendiri menawarkan pengalaman membaca yang sangat memikat.

Arrietty

studio ghibli books borrowers arietty covers

Film yang disutradarai oleh Hiromasa Yonebayashi ini diadaptasi dari novel klasik anak-anak karya Mary Norton yang berjudul The Borrowers. Ghibli sebenarnya sudah mempertimbangkan untuk mengadaptasi buku ini selama puluhan tahun sebelum akhirnya resmi dirilis pada tahun 2010. Perubahan paling mencolok dalam versi filmnya adalah pemindahan latar tempat dari Inggris era 1950-an ke Tokyo modern.

Meskipun ada beberapa penyesuaian nama dan latar, film ini dinilai berhasil mempertahankan semangat dan keajaiban dari buku aslinya, terutama melalui tata suara yang luar biasa dalam merepresentasikan dunia dari sudut pandang makhluk berukuran sangat kecil.

When Marnie Was There

studio ghibli books when marnie was there covers

Sebagai salah satu karya penutup dari Studio Ghibli, film ini diangkat dari novel karya Joan G. Robinson yang terbit pada tahun 1967. Latar cerita yang semula berada di kawasan Norfolk, Inggris, dipindahkan ke daerah timur Hokkaido, Jepang, yang menawarkan lanskap pedesaan berkabut serupa.

Perubahan latar ini memberikan dimensi emosional tambahan bagi perkembangan karakter utamanya. Sebagian besar dialog penting dalam buku tetap dipertahankan ke dalam naskah film, menjadikannya sebuah penutup adaptasi sastra yang sangat menyentuh hati.

What Are Your Favorite Studio Ghibli Films Based on Books?

Deretan karya di atas menunjukkan bagaimana Studio Ghibli memiliki kurasi yang sangat baik dalam memilih literatur berkualitas untuk dihidupkan ke dalam bentuk visual. Apakah Anda sudah membaca buku-buku di balik film Ghibli favorit Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *