Musim kedua dari anime Black Clover baru saja memamerkan visual prarilis terbarunya menjelang jadwal penayangan perdana pada 3 Oktober 2026. Episode perdana serial ini dijadwalkan membawa judul “War Begins”.
Sebelumnya, tim produksi telah merilis trailer utama beserta lagu tema garapan grup musik rok WANIMA. Ayataka Tanemura juga dipastikan kembali memegang kursi sutradara untuk mengarahkan kelanjutan musim kedua ini. Crunchyroll dijadwalkan menayangkan serial ini secara global dan sempat mengadakan penayangan awal di Amerika Utara awal bulan ini.
Berikut adalah visual prarilis terbaru yang dapat disaksikan di bawah ini:
Jajaran staf utama yang menggarap musim kedua ini meliputi:
- Director: Ayataka Tanemura
- Series Composition: Keiichiro Ochi
- Character Design: Itsuko Takeda
- Sub-Character Design: Kumiko Tokunaga
- Prop Design: Kosei Takahashi
- Music: Minako Seki
- Animation Production: Studio Pierrot
Lagu pembuka yang dibawakan oleh WANIMA tersebut diberi judul “Kienai Riyuu”.
Sebelumnya, pihak produksi juga telah memamerkan visual utama untuk musim terbaru ini.
Manga Black Clover sendiri pertama kali diserialisasikan melalui majalah Weekly Shonen Jump sejak 2015 hingga Agustus 2023, sebelum akhirnya pindah terbit ke Jump GIGA. Cerita utamanya memasuki arc terakhir pada Agustus 2022 dan resmi rampung setelah berjalan selama sebelas tahun. Versi bahasa Inggris dari manga ini dapat diakses melalui situs web Viz Media, MANGA Plus, serta aplikasi seluler Shonen Jump.
Adaptasi anime televisi sebanyak 170 episode yang dikerjakan oleh Studio Pierrot telah tayang dari 2017 hingga 2021. Selain itu, film Black Clover: Sword of the Wizard King telah dirilis dan dapat disaksikan melalui platform Netflix. Crunchyroll, yang turut menayangkan serial animenya, mendeskripsikan premis cerita sebagai berikut:
Di sebuah dunia di mana sihir adalah segalanya, Asta dan Yuno ditemukan ditinggalkan di sebuah gereja pada hari yang sama. Sementara Yuno diberkahi kekuatan sihir yang luar biasa, Asta menjadi satu-satunya orang di dunia tersebut yang tidak memiliki kemampuan sihir sama sekali. Saat menginjak usia lima belas tahun, keduanya menerima grimoire, buku sihir yang memperkuat kemampuan penggunanya. Milik Asta adalah Grimoire Anti-Sihir yang sangat langka, yang mampu menolak dan membatalkan mantra lawannya. Sebagai rival yang saling melengkapi, Yuno dan Asta siap menghadapi berbagai tantangan tersulit demi meraih impian bersama: menjadi Wizard King. Menyerah bukanlah sebuah pilihan!








