Home / Study / Belajar Bahasa Jepang Lewat Lagu Anak-Anak Karena Siapa Sih yang Tidak Berjiwa Anak-Anak di Dalamnya

Belajar Bahasa Jepang Lewat Lagu Anak-Anak Karena Siapa Sih yang Tidak Berjiwa Anak-Anak di Dalamnya

Lagu anak-anak sering kali diremehkan karena dianggap terlalu kekanak-kanakan. Padahal, materi ini merupakan sarana yang sangat efektif untuk membantu Anda menguasai bahasa Jepang dengan lebih baik. Mari kita bahas sedikit mengenai teorinya sebelum menyelami enam pilihan lagu anak-anak yang bisa dimanfaatkan untuk proses belajar.

Cara Kerjanya

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana bisa lagu anak-anak yang terkesan konyol dapat membantu belajar bahasa Jepang? Coba ingat-ingat kembali: apakah Anda masih mengingat lagu anak-anak yang dulu sering Anda nyanyikan saat kecil? Jawabannya tentu iya.

Kendala utama dalam mempelajari bahasa Jepang sudah bukan rahasia lagi. Jika Anda mengikuti Tofugu, Anda mungkin sudah akrab dengan berbagai hambatan tersebut. Dua masalah terbesar yang sering muncul adalah proses belajar yang dibuat terlalu kaku dan kurangnya unsur kesenangan. Keduanya sebenarnya berkaitan erat dan berdampak pada dua hal umum:

  1. Kehilangan motivasi
  2. Kejenuhan atau burn-out

Lagu anak-anak hadir untuk mengatasi masalah ini dengan mengembalikan elemen kesenangan ke dalam rutinitas belajar. Selain itu, cara ini secara tidak langsung juga melatih kemampuan mendengarkan, daya tangkap, serta pengucapan dan pelafalan jika Anda berani bernyanyi dengan suara lantang.

Bagaimana metode ini bekerja? Anda mungkin pernah mendengar nama Alexander Arguelles. Ia adalah seorang profesor bahasa dan poliglot yang menguasai lebih dari 30 bahasa, termasuk bahasa Jepang, di berbagai tingkat kemahiran. Metode utamanya adalah teknik shadowing. Teknik ini mengharuskan seseorang mendengarkan sebuah kalimat dan langsung menirukannya nyaris bersamaan, hanya terpaut jeda satu atau dua detik. Profesor Arguelles menyarankan versi yang sangat ketat, di mana Anda hanya perlu melakukan shadowing saja tanpa melihat teks (membaca) atau menerjemahkannya.

Terdengar ekstrem? Bagaimana bisa paham apa yang diucapkan? Itulah tujuannya. Dengan hanya fokus pada shadowing, Anda mempersempit ruang belajar pada dua aspek utama: mendengarkan bunyi aslinya dan berbicara. Padahal, dua hal inilah yang paling sulit dikuasai oleh pembelajar bahasa. Anda bisa menghafal ribuan kosakata dan aturan tata bahasa, tetapi jika kesulitan memahami saat orang lain berbicara atau bingung merangkai kata, pengetahuan tersebut akan sia-sia.

Setelah memahami dasar teorinya, mari kita lihat daftar lagu yang sangat populer di kalangan masyarakat Jepang. Menghafal beberapa di antaranya tentu akan menjadi kejutan yang menyenangkan bagi penutur asli.

6 Lagu Anak-Anak Jepang yang Menarik

Pertama, versi Jepang dari lagu Mary had a little lamb.

Lagu ini tergolong sangat mudah. Meskipun videonya menyertakan bahasa Inggris, fokuslah pada bunyi yang terdengar dan cobalah menirukannya sebaik mungkin tanpa terlalu pusing memikirkan arti harfiahnya.

Selanjutnya adalah lagu tentang buah acorn atau biji ek!

Lagu ini sangat menyenangkan. Dapatkah Anda memahami suara anak-anak yang bernyanyi dengan jelas? Dengarkan beberapa kali sebelum mencoba menirukannya.

Dengan tingkat kesulitan yang sedikit lebih tinggi, terdapat lagu The Dog Policeman.

Lagu ini sangat dicintai banyak orang. Anda bisa mendengarkan anak-anak menyanyikannya di berbagai pusat perbelanjaan. Meskipun huruf kana tertera di video, ingatlah untuk mengandalkan pendengaran Anda alih-alih membaca teksnya.

Kedua lagu dari film My Neighbor Totoro sangat menyenangkan dan mudah dipelajari. Terdapat video yang menggabungkan kedua lagu tersebut.

Embed for http://www.youtube.com/watch?v=FdALlQcS284 no longer exists

Sebagai nilai tambah, anak-anak yang tampil di dalam video tersebut terlihat sangat menggemaskan.

Berikutnya adalah lagu Taiyaki. Lagu ini cukup panjang dan menantang, tetapi dinyanyikan dengan tempo lambat sehingga Anda bisa mengikutinya setelah beberapa kali percobaan.

Tahukah Anda apa itu Taiyaki? Makanan ini berupa kue panekuk berbentuk ikan dengan isian pasta kacang merah manis atau anko di dalamnya. Meskipun tergolong lagu lama, menyebutkan judulnya atau bersenandung sejenak saja dijamin akan mengukir senyum di wajah siapa pun yang berusia di atas 30 tahun.

Terakhir, terdapat sulih suara bahasa Jepang dari lagu yang sudah sangat akrab di telinga kita. Jadikan ini sebagai tantangan untuk mempelajari versinya.

Ingin Lebih Banyak?

Anda bisa menelusuri tautan video tersebut untuk menemukan berbagai rekomendasi lagu anak-anak lainnya di YouTube. Pilihlah yang paling Anda sukai dan mulailah menghafalnya. Proses ini tidak hanya menghibur, tetapi juga terbukti membantu meningkatkan kemampuan bahasa Jepang Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *