Home / Study / Alasan Bahasa Jepang Sering Dibilang Susah Dipelajari dan Faktanya yang Keliru

Alasan Bahasa Jepang Sering Dibilang Susah Dipelajari dan Faktanya yang Keliru

Bahasa Jepang sering kali dianggap sebagai salah satu bahasa yang paling sulit untuk dikuasai. Pandangan ini biasanya muncul karena adanya hambatan mental serta berbagai kesalahpahaman umum di kalangan pemula.

Banyak orang merasa gentar ketika membayangkan harus mempelajari aksara baru yang asing, struktur kalimat yang berbeda, dan tentu saja, kanji. Hal inilah yang sering kali membuat calon pelajar langsung mundur sebelum mencoba.

Penutur asli bahasa Inggris biasanya lebih memilih untuk mempelajari bahasa-bahasa rumpun Roman seperti Spanyol, Prancis, atau Italia karena dianggap memiliki banyak kemiripan dengan bahasa ibu mereka. Namun, anggapan bahwa bahasa Jepang adalah sesuatu yang mustahil untuk dipelajari sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Pada praktiknya, bahasa Jepang jauh lebih terstruktur dan ramah bagi pembelajar jika dipahami dengan benar.

Pihak yang Menganggapnya Sulit

Di lingkungan pemerintahan Amerika Serikat, terdapat sebuah lembaga bernama Foreign Service Institute (FSI) yang bertugas melatih para diplomat dan pejabat pemerintah sebelum mereka dikirim bertugas ke luar negeri, termasuk membekali mereka dengan kemampuan bahasa dan budaya setempat.

FSI memiliki sistem pemeringkatan tingkat kesulitan bahasa berdasarkan seberapa lama waktu yang dibutuhkan oleh penutur asli bahasa Inggris untuk menguasainya.

Hilary Clinton and Danish foreign minister
FSI mempersiapkan para diplomat AS untuk urusan luar negeri

Bahasa yang dinilai paling mudah dipelajari adalah kelompok bahasa Roman seperti Spanyol, Prancis, dan Italia, yang masih berada dalam satu rumpun keluarga bahasa dengan Inggris. Sebaliknya, FSI menempatkan bahasa Arab, Kanton, Japanese, Korea, dan Mandarin sebagai bahasa yang paling menantang.

Tentu saja sulit untuk mengabaikan penilaian dari lembaga sekelas FSI yang telah berpengalaman panjang dalam pengajaran bahasa. Kendati demikian, ada banyak aspek dalam bahasa Jepang sebenarnya cukup sederhana dan langsung pada sasaran, bahkan bagi penutur bahasa Inggris.

Alasan Bahasa Jepang Mudah Dipelajari

Sebagian besar orang kerap merasa kewalahan karena terlalu fokus pada beberapa bagian sulit tertentu sambil mengabaikan bagian lain yang jauh lebih sederhana. Jika dibandingkan secara objektif, bahasa Jepang memiliki banyak keunggulan yang membuatnya lebih mudah dipelajari.

Sistem Suara

Pertama, fonologi atau sistem pelafalan dalam bahasa Jepang tergolong sangat sederhana. Hanya ada lima bunyi vokal dasar yang sebagian besar juga ditemukan di banyak bahasa lain, sementara konsonannya pun cukup mendasar.

Sebagai perbandingan, sistem bunyi dalam bahasa Inggris jauh lebih rumit, terutama pada bagian vokal.

speech bubbles

Keunggulan lainnya adalah bahasa Jepang bukanlah bahasa tonal. Dalam bahasa seperti Mandarin atau Vietnam, arti sebuah kata bisa berubah total hanya karena perbedaan nada pengucapan.

Dalam bahasa Jepang, intonasi suara memang memegang sedikit peran, namun perbedaannya tidak sedemikian ekstrem seperti pada bahasa tonal.

Tata Bahasa

Siapa pun yang pernah mencoba mempelajari bahasa Roman pasti tahu betapa melelahkannya memahami bentuk kalimat subjungtif atau pengandaian. Di sisi lain, tata bahasa Jepang untuk mengekspresikan keinginan masa depan jauh lebih praktis dan mudah diterapkan.

Selain itu, pembelajar bahasa Spanyol atau Prancis harus direpotkan dengan pembagian gender untuk setiap kata benda, di mana suatu objek memiliki aturan tata bahasa maskulin atau feminin yang berbeda.

Dalam bahasa Jepang, kerumitan semacam ini sama sekali tidak ada. Sebuah kursi atau perpustakaan tidak memiliki kategori gender, sehingga Anda tidak perlu pusing menebak-nebak jenis kelamin dari benda mati.

Mengenal Kanji

Bahkan kanji yang sering dianggap sebagai momok menakutkan dalam bahasa Jepang sebenarnya tidak sesulit itu. Kemajuan teknologi saat ini telah sangat membantu proses belajar, baik melalui aplikasi pengulangan berjarak maupun kemudahan membaca dan menulis secara digital.

Anda tidak lagi harus menghafal urutan guratan setiap kanji secara kaku karena kini karakter tersebut dapat diketik dengan mudah melalui papan ketik elektronik.

boy girl gasp at kanji
Jangan Takut dengan Kanji!

Jika Anda menemui karakter kanji yang belum dikenal, mencari artinya lewat ponsel atau kamus elektronik dapat dilakukan dalam hitungan detik, jauh lebih praktis daripada membawa kamus cetak yang tebal.

Tentu saja, menyatakan bahwa satu bahasa secara mutlak lebih mudah daripada bahasa lain bukanlah hal yang bijak, karena pengalaman belajar bahasa pada dasarnya bersifat sangat subjektif.

Bagaimanapun juga, proses mempelajari bahasa Jepang tetap membutuhkan usaha dan ketekunan bagi setiap pemula. Kendati demikian, tantangan tersebut tidak sebesar yang Anda bayangkan, dan Anda mungkin akan menyadari bahwa bahasa Jepang ternyata jauh lebih menyenangkan untuk dikuasai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *