Home / Study / Cara Belajar JLPT Pakai Koran Anak Jepang: Metode 5 Langkah yang Efektif

Cara Belajar JLPT Pakai Koran Anak Jepang: Metode 5 Langkah yang Efektif

Lulus ujian JLPT pada level apa pun tentu menuntut kemampuan membaca bahasa Jepang. Cara terbaik untuk menguasainya tentu saja dengan membaca. Namun, tantangannya adalah kegiatan membaca ini cukup sulit dilakukan. Bagi sebagian besar orang yang berada di bawah level JLPT Level 1, membaca koran, buku, atau majalah berbahasa Jepang secara langsung hampir mustahil diselesaikan dalam waktu yang wajar. Publikasi tersebut ditujukan untuk orang dewasa, sedangkan JLPT umumnya menguji tingkat pemahaman bahasa setara anak sekolah menengah. Jika kemampuan baca kita setara anak-anak, mengapa tidak mencoba membaca bahan bacaan anak-anak saja?

Kebanyakan orang mengatasi masalah ini dengan membaca manga, tetapi format JLPT mengharuskan kita membaca paragraf utuh, bukan sekadar balon teks dengan gambar. Berkat rekomendasi dari guru kelas persiapan JLPT, saya menemukan metode belajar yang sangat efektif, yaitu menggunakan surat kabar anak-anak Jepang seperti Mainichi Shogakusei Shinbun.

Dengan memanfaatkan surat kabar anak, saya merancang metode belajar 5 langkah yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengenalan kosakata dan kanji, pemahaman bacaan, serta kepercayaan diri menghadapi JLPT. Membaca pada tingkat yang sesuai memungkinkan kita berlatih memahami struktur paragraf yang mirip dengan ujian sebenarnya sekaligus mengenali kosakata dan kanji yang berpotensi keluar dalam soal.

  1. Membaca artikel tanpa bantuan furigana atau hiragana tambahan.
  2. Mengidentifikasi dan mencatat kata-kata yang belum dikenal.
  3. Mengidentifikasi dan mencatat kanji yang belum dikuasai.
  4. Mempelajari daftar kosakata dan kanji baru tersebut.
  5. Membaca ulang artikel dari awal.

Dipadukan dengan aplikasi catatan dan kamus daring seperti Evernote dan Jisho.org, metode 5 langkah ini akan memberikan awal yang baik dalam persiapan ujian Anda.

Langkah 1: Membaca artikel tanpa bantuan furigana

Meskipun terasa sulit dan membuat frustrasi, membaca artikel tanpa bantuan sejak awal akan memberikan banyak manfaat jangka panjang. Langkah ini berfungsi untuk mengukur kemampuan membaca secara jujur, memperlihatkan kata-kata yang sudah maupun belum kita kuasai secara jelas. Selain itu, cara ini mensimulasikan kondisi ujian yang sebenarnya karena tidak akan ada bantuan furigana saat hari ujian. Jika serius ingin lulus, Anda juga bisa mengukur waktu yang dihabiskan untuk membaca artikel pendek tersebut.

Saya menggunakan Evernote untuk mengumpulkan teks dari artikel Mainichi Shogakusei Shinbun. Keunggulan Evernote adalah kemampuannya membuat judul secara otomatis dan mencatat halaman asal artikel agar tidak lupa. Setelah itu, saya menghapus bagian hiragana pembantu dan mencoba membaca artikel tersebut sebaik mungkin.

Langkah 2: Mengidentifikasi dan mencatat kata-kata yang belum dikenal

Pada tahap ini, tandai kata-kata yang tidak Anda ketahui. Bersikaplah jujur pada diri sendiri. Jika Anda tidak dapat membacanya tanpa bantuan hiragana, atau ketika melihat kamus lalu menyadari bahwa sebenarnya Anda tahu kata tersebut tetapi lupa, tetap tandai kata itu. Bersikaplah konservatif; berlatih pada kata-kata di batas kemampuan tidak akan merugikan Anda. Pada akhirnya, mengenali kata-kata sulit dalam konteks sebuah paragraf adalah latihan yang sangat baik.

Langkah 3: Mengidentifikasi dan mencatat kanji yang belum dikuasai

Dari daftar kosakata yang telah dibuat, cari dan tandai kanji yang tidak langsung Anda kenali. Gunakan kamus bahasa Jepang untuk menyusun daftar kanji tersebut sebagai referensi masa depan. Situs web Jisho.org sangat membantu dalam proses ini. Anda cukup menyalin dan menempel kanji yang belum dikenal ke halaman pencarian kanji di situs tersebut.

Situs ini menyediakan informasi yang sangat lengkap mengenai suatu kanji, mulai dari berbagai cara pembacaan hingga definisi dalam bahasa Inggris. Sebagai langkah tambahan, saya juga mencatat kata-kata lain yang menggunakan kanji tersebut untuk melatih pengenalan secara umum. Fitur “Words Containing” di Jisho.org sangat berguna untuk melihat daftar kata yang menggunakan kanji tertentu, yang kemudian dapat dipilih sesuai kebutuhan.

Langkah 4: Membaca ulang dan mempelajari daftar baru

Bagian ini merupakan tahap yang paling menantang: Anda harus menghafal semua materi yang baru saja dicatat. Membuat banyak daftar menjadi sia-sia jika Anda tidak meninjaunya kembali untuk mempelajari isinya. Cobalah menggunakan kata-kata tersebut dalam kalimat, cari kombinasi kanji lainnya, masukkan ke dalam catatan harian atau tugas menulis, atau pelajari radikal kanji untuk membantu retensi ingatan. Apa pun metode yang dipilih, bersikaplah proaktif. Tindakan apa pun yang Anda ambil akan sangat berguna untuk menghadapi ujian maupun langkah berikutnya.

Langkah 5: Membaca ulang artikel

Sekarang, setelah menguasai kosakata dan kanji yang sebelumnya sempat membingungkan, saatnya membaca kembali artikel tersebut. Abaikan bantuan hiragana dan lihat seberapa banyak informasi yang berhasil Anda ingat. Jika masih ada kata atau kanji yang terlewat, tinjau kembali daftar yang telah dibuat dan pelajari sebentar sebelum membaca ulang artikelnya.

Melalui proses ini, Anda diharapkan mampu memahami keseluruhan isi artikel dengan baik, yang merupakan kunci penting dalam format ujian baru. Terbiasa membaca paragraf utuh akan membuat proses pengerjaan soal JLPT terasa jauh lebih mudah. Semoga sukses dalam ujian JLPT Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *