Ketika membahas penemu terhebat dalam sejarah, sebagian besar orang mungkin akan langsung menyebut Thomas Edison. Namun, gelar tersebut sesungguhnya disandang oleh seorang tokoh unik yang masih aktif berkarya di Jepang hingga saat ini. Ia adalah Yoshiro Nakamatsu, atau yang lebih dikenal dengan nama Dr. NakaMats.

Penemu Jenius yang Eksentrik

Sosok Dr. NakaMats sempat mencuri perhatian publik lewat sebuah film dokumenter yang mengisahkan perjalanan hidupnya sebagai inovator terkemuka di Jepang. Pria paruh baya ini memilih nama panggung tersebut karena menganggap delapan huruf lebih mudah diingat daripada sembilan huruf. Dengan gaya busana yang ekstravagant, ia kerap tampil sebagai figur publik yang nyentrik sekaligus memandu acara World Genius Convention, bahkan memiliki lagu tema ciptaannya sendiri.
Rumah Unik Hasil Inovasi
Salah satu klaim penemuan terbesar yang melambungkan namanya adalah diset disket atau floppy disk yang diciptakannya lebih dari setengah abad lalu. Sebagai bentuk penghormatan terhadap karyanya itu, gerbang depan kediamannya bahkan didesain menyerupai sebuah floppy disk raksasa.

Bagian dalam rumahnya tampak seperti taman bermain penuh kejutan ketimbang hunian konvensional di Jepang. Terdapat pintu-pintu rahasia, kamar mandi berlapis emas yang diyakininya mampu meredam gangguan dari luar, serta ruang pameran yang menyimpan rekam jejak karya-karyanya selama enam dekade.
Dr. NakaMats mengklaim bahwa ia telah menghasilkan penemuan pertamanya sejak berusia lima tahun. Ide-ide cemerlangnya sering kali muncul saat ia berenang, di mana ia mencatat berbagai inspirasi mendadak menggunakan pensil dan papan tulis kedap air ciptaannya sendiri. Untuk beristirahat, ia kerap menggunakan Cerebrex, sebuah kursi malas rancangannya yang diklaim mampu meningkatkan energi secara drastis.

Pola Makan dan Kontroversi

Konsistensi sang penemu juga terlihat dari kebiasaannya memotret setiap menu makanan yang dikonsumsinya selama lebih dari tiga dekade. Hal ini tergolong unik mengingat ia hanya makan sekali dalam sehari, sebuah kebiasaan yang diyakininya akan membawanya hidup hingga usia 144 tahun.
Ia juga merambah dunia kuliner dengan menciptakan produk makanan penambah daya pikir. Program televisi Bizarre Foods pernah mencicipi deretan makanan otak buatan Dr. NakaMats, termasuk kerupuk paten dan kari yang mengandung partikel nano.
Fakta di Balik Klaim

Kendati demikian, sejumlah klaim yang ia sampaikan kerap memicu perdebatan. Pihak IBM misalnya, menyatakan bahwa mereka mengembangkan floppy disk secara mandiri tanpa keterlibatan sang dokter. Berbagai klaim lainnya, seperti perlakuan khusus dari presiden Amerika Serikat hingga jumlah paten terbanyak di dunia, juga diragukan kebenarannya.
Meskipun demikian, dedikasinya dalam bereksperimen tidak pernah surut. Pada tahun 2005, ia bahkan menerima penghargaan Ig Nobel Prize berkat dokumentasi konsisten mengenai makanan yang dikonsumsinya setiap hari.
Pensil dan Buku Catatan Bawah Air
Dr. NakaMats meyakini bahwa pasokan oksigen yang terlalu banyak tidak baik untuk otak, dan pemikiran terbaik justru muncul saat seseorang berada di ambang kekurangan oksigen di dalam air. Karena gagasan tersebut bersifat sementara, ia menciptakan alat tulis kedap air agar ide-ide cemerlangnya tidak hilang begitu saja.
Wig Bela Diri

Bagi mereka yang merasa khawatir berjalan sendirian di malam hari, Dr. NakaMats merancang sebuah wig khusus yang berfungsi sebagai alat perlindungan diri dari potensi serangan kriminal, sebagaimana tertera dalam dokumen patennya.
Sepatu Terbang Pyon Pyon

Inovasi ini memungkinkan penggunanya melompat dengan tinggi dan bergerak dengan lebih gesit berkat pegas yang dipasang di bagian alas kaki, yang dirancang sebagai sarana rekreasi yang menyenangkan.
Stik Golf Khusus

Merasa kurang mahir dalam olahraga golf, Dr. NakaMats memilih untuk menciptakan solusi praktis alih-alih berlatih selama berjam-jam. Ia merancang desain gagang dan kepala stik golf baru yang diklaim mampu mempermudah proses pukulan dibandingkan stik konvensional.







