Home / Travel / Toro Nagashi Musim Panas | Tradisi Indah Asal Jepang

Toro Nagashi Musim Panas | Tradisi Indah Asal Jepang

Toro Nagashi in Japan
The state of Tokyo following the fire bombings of World War II gave rise to the Toro Nagashi at the Sumida River

Pembahasan kali ini akan membahas tradisi yang cukup unik, yaitu Toro Nagashi atau yang dikenal sebagai tradisi peluncuran lampion. Perayaan ini umumnya dilangsungkan pada musim panas bertepatan dengan festival Obon. Para peserta menghanyutkan lampion berlilin ke aliran sungai sebagai simbol untuk memandu arwah kembali ke alam baka. Deretan cahaya lampion yang mengapung di atas air menghadirkan pemandangan magis yang begitu memukau.

Berbagai acara Toro Nagashi rutin digelar di berbagai penjuru Jepang setiap bulan Juli dan Agustus. Pemilihan lokasi tentu bergantung pada rencana perjalanan wisata Anda. Acara Toro Nagashi di Sungai Sumida yang terletak di Tokyo menjadi salah satu opsi paling praktis bagi para pelancong. Kendati demikian, lokasinya yang strategis di dekat salah satu ikon wisata populer membuat area ini selalu dipadati oleh pengunjung.

Menilik sejarahnya, tradisi Toro Nagashi di Tokyo bermula pasca Perang Dunia II. Pertama kali diselenggarakan pada tahun 1946 dengan tajuk “Festival Pemulihan”, kegiatan ini awalnya dimaksudkan sebagai simbol kebangkitan Jepang. Seiring berjalannya waktu, perayaan ini mendunia, namun sempat terhenti beberapa tahun setelah Sungai Sumida dilapisi beton pada 1965. Tradisi indah ini akhirnya kembali dihidupkan pada tahun 2005 agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Jika Anda sedang tidak berada di Tokyo, distrik Arashiyama di Kyoto juga mengadakan acara serupa setiap tahunnya. Selain itu, kota Kanazawa dan berbagai wilayah lainnya turut menyelenggarakan tradisi Toro Nagashi, meski jadwalnya dapat berubah sewaktu-waktu. Pastikan untuk selalu memeriksa informasi terbaru melalui internet guna menyesuaikan dengan jadwal liburan Anda.

Cara Menuju ke Lokasi

A passengers on a train zip through central Tokyo en route to a Toro Nagashi celebration

Rute perjalanan tentu akan menyesuaikan dengan lokasi Toro Nagashi yang Anda pilih, namun perayaan di Arashiyama dan Asakusa tergolong sangat mudah diakses. Aliran sungai di dua kawasan utama ini merupakan landmark yang sangat familier. Anda bahkan cukup mengikuti arah kerumunan orang. Toro Nagashi merupakan agenda yang sangat digemari oleh warga lokal maupun wisatawan, sehingga arus pejalan kaki di sekitar lokasi biasanya cukup padat.

Sebelum berangkat, manfaatkan layanan seperti Jorudan atau aplikasi pemandu rute serupa untuk merencanakan perjalanan terbaik Anda.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengikuti Toro Nagashi

Sebagai pengingat, tradisi ini merupakan ritual sakral untuk mengantar arwah ke alam baka. Oleh karena itu, hindari tindakan berebut atau saling dorong demi mendapatkan foto yang bagus. Seringkali dijumpai wisatawan yang mengabaikan aturan demi kepentingan dokumentasi pribadi.

Mari menjadi pelancong yang menghargai budaya lokal…

Terlepas dari imbauan tersebut, berikut adalah gambaran prosesi jika Anda ingin ikut ambil bagian. Pertama, Anda akan diberikan sebilah lampion kertas beserta alat tulis. Secara tradisional, lampion ini ditulisi doa atau harapan agar orang terkasih mendapat keselamatan di akhirat, namun Anda juga bisa menuliskan harapan pribadi.

Selanjutnya, Anda perlu mengantre hingga lilin di dalam lampion dinyalakan oleh petugas. Setelah api menyala, Anda dapat langsung menghanyutkan lampion tersebut ke atas air. Berhati-hatilah agar lilin tidak miring dan membakar kerangka lampion.

Prosesi ini terbilang sederhana. Anda cukup memperhatikan tata cara dari peserta di depan Anda. Kegiatan ini jauh lebih mudah dipraktikkan langsung daripada dibayangkan.

Bagi Anda yang berkunjung ke Jepang pada musim panas, memasukkan agenda Toro Nagashi ke dalam daftar perjalanan adalah keputusan yang tepat. Pemandangan cahaya lampion yang menghanyutkan ini menawarkan pengalaman visual yang luar biasa indah dan berkesan.

Sampai jumpa di petualangan berikutnya!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *