Blizzard secara resmi mengumumkan bahwa waralaba StarCraft yang legendaris sedang menggarap game baru. Meskipun penggemar harus menunggu agak lama dan game ini nantinya akan tampil jauh berbeda dari akar genrenya, konfirmasi ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa waralaba tersebut telah mati, terutama setelah lebih dari 15 tahun berlalu sejak peluncuran StarCraft 2.
Dirilis pertama kali pada tahun 1998, StarCraft menjadi pionir dalam genre sci-fi RTS. Meski sempat mendapatkan versi penyegaran lewat StarCraft Remastered pada 2017, sekuel utamanya terakhir kali hadir melalui StarCraft 2 pada 2010. Rilis konten terakhir untuk seri keduanya adalah ekspansi Legacy of the Void pada 2015, yang berarti sudah hampir satu dekade para penggemar tidak mendapatkan konten atau cerita baru dari semesta ini.
StarCraft Mengusung Konsep Open-World Shooter pada 2030



Spekulasi mengenai kehadiran game baru StarCraft memang sudah beredar selama bertahun-tahun, dan Blizzard akhirnya mengakhiri rumor tersebut. Berbeda dari pendahulunya, proyek teranyar ini tidak lagi mengusung format RTS, melainkan beralih menjadi game shooter dengan latar dunia terbuka. Berdasarkan penayangan sinematik di ajang BlizzCon 2026, detail mengenai mekanisme permainannya masih sangat terbatas, sehingga para pemain harus bersabar menunggu informasi lanjutan dari pihak pengembang.
Kabar kebangkitan waralaba ini muncul di tengah rumor penjualan hak cipta StarCraft kepada Nexon. Walaupun pengumuman tersebut belum mengonfirmasi tuntasnya transaksi penjualan, langkah ini menunjukkan bahwa Blizzard masih menaruh perhatian besar pada kekayaan intelektual StarCraft setelah vakum cukup lama. Kendati bukan wujud dari StarCraft 3 atau pengalaman RTS klasik yang diidam-idamkan para veteran, arah baru ini berpotensi mengembalikan posisi StarCraft sebagai salah satu pilar utama Blizzard.
Trailer sinematik yang memperkenalkan kembali semesta StarCraft tersebut memperlihatkan sisi brutal dari Dominion beserta para prajuritnya. StarCraft bukanlah satu-satunya properti intelektual milik Blizzard yang mendapatkan sorotan utama dalam pembukaan BlizzCon 2026; Diablo juga diumumkan akan segera diadaptasi menjadi serial animasi baru di Netflix, menyusul berbagai konten segar lainnya yang telah disiapkan untuk para penggemar.
Sementara itu, Overwatch memamerkan jagoan terbarunya bernama Doctrine yang akan hadir sebagai Support Hero dalam Reign of Talon Season 5. Di samping itu, karakter Roadhog dan Sombra dijadwalkan menerima perombakan kemampuan, di mana Sombra akan beralih fungsi menjadi Support Hero. Tidak ketinggalan, World_of_Warcraft Forever resmi diperkenalkan sebagai judul resmi untuk proyek yang selama ini dikenal sebagai Classic+, menjanjikan pengalaman penjelajahan Azeroth yang segar sekaligus bernuansa akrab bagi para pemain.








