Meskipun dulunya Osaka menjadi salah satu kota favorit untuk menikmati liburan malam, arus deras wisatawan dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah suasana kota ini secara drastis. Wilayah populer seperti Dotonbori kini selalu dipadati oleh rombongan turis asing, hingga bahasa Jepang pun jarang terdengar di jalanan. Dominasi wisatawan mancanegara ini perlahan-lahan mengikis keaslian budaya lokal Osaka.
Kendati demikian, di tengah komersialisasi pariwisata tersebut, masih ada beberapa permata tersembunyi yang belum tersentuh. Salah satunya adalah Makam Kaisar Nintoku atau yang dikenal sebagai Daisen Kofun. Kompleks makam raksasa berbentuk lubang kunci ini memiliki panjang sekitar 840 meter dan diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir kaisar ke-16 Jepang. Struktur megah ini sejajar dengan Mausoleum Kaisar Pertama Qin di China dan Piramida Giza di Mesir sebagai salah satu makam kuno terbesar di dunia.
Makam Kaisar Nintoku merupakan bagian dari kelompok makam kuno yang disebut Mozu Tombs, yang dibangun pada Zaman Kofun antara tahun 300 hingga 538 Masehi. Pemerintah Jepang bahkan telah mengajukan kompleks makam ini agar diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO demi menjaga kelestariannya bagi generasi mendatang.
Cara Menuju ke Sana
Berlokasi di kota Sakai yang berjarak sekitar 20 menit di sebelah selatan Osaka, kompleks makam ini cukup mudah diakses. Anda dapat menaikki kereta ekspres di Nankai Koya Line dari Stasiun Nankai Namba, lalu melakukan transit singkat di Stasiun Mikunigaoka sebelum turun di Stasiun Mozu. Bagi yang menyukai perjalanan dengan berjalan kaki, turun lebih awal di Stasiun Mikunigaoka dan menyusuri area sekitar makam selama 20 hingga 30 menit bisa menjadi pilihan menarik untuk merasakan betapa masifnya ukuran makam tersebut.
Kontroversi dan Daisen Kofun

Sayangnya, pengunjung tidak diizinkan untuk masuk langsung ke dalam area makam karena situs ini berada di bawah pengawasan Imperial Household Agency. Wisatawan maupun peneliti hanya diperbolehkan mencapai jembatan di dekat gerbang torii. Pemerintah berdalih bahwa makam ini adalah situs suci keluarga kekaisaran yang harus dijaga ketat kesyahduannya, meskipun banyak pihak menduga ada alasan lain di balik tertutupnya akses penelitian mendalam terhadap makam tersebut.
Sakai City Museum

Karena wisatawan dilarang mendekat ke area utama makam, mengunjungi Sakai City Museum menjadi solusi terbaik untuk mempelajari sejarahnya. Museum ini menyediakan berbagai pameran artefak, panel edukasi, hingga teknologi virtual reality mengenai Makam Kaisar Nintoku. Selain itu, museum ini juga menampilkan sejarah panjang kota Sakai, termasuk koleksi senjata api dari Zaman Sengoku yang dibuat atas perintah Oda Nobunaga. Museum ini terletak di Taman Daisen, yang juga dikelilingi oleh fasilitas menarik lainnya seperti perpustakaan kota dan taman tradisional Jepang.
Destinasi Menarik Lainnya di Sekitar Osaka

Bagi pelancong yang memiliki waktu luang tambahan di dekat area Namba, Kuil Namba Yasaka merupakan salah satu tempat unik yang layak dikunjungi. Kuil ini terkenal dengan panggung arsitektur berbentuk kepala singa raksasa setinggi 12 meter yang dipercaya masyarakat setempat dapat menelan roh jahat dan membawa keberuntungan. Letaknya yang hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki dari Stasiun Nankai Namba menjadikannya destinasi bonus yang sempurna saat menjelajahi wilayah Osaka.








