Home / Travel / Menjelajahi Ujung Utara Hokkaido di Jepang

Menjelajahi Ujung Utara Hokkaido di Jepang

Donny on Northern Hokkaidos Rishiri Island

Menjelajahi Hokkaido selalu menjadi impian karena wilayahnya yang sangat luas, sehingga sulit untuk menentukan dari mana harus memulai. Alih-alih membahas destinasi populer yang sudah sering diulas seperti Sapporo atau Biei, perjalanan kali ini justru berfokus pada kawasan paling utara yang masih jarang dijamah wisatawan. Bersama rombongan perwakilan industri pariwisata, perjalanan ini membuktikan bahwa wilayah terpencil di Jepang utara sangat layak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

Meskipun ada tantangan logistik yang cukup besar untuk menjangkau kawasan terpencil ini, pemandangan alam yang ditawarkan sebanding dengan usaha yang dikeluarkan. Petualangan di sini terasa jauh lebih autentik dibandingkan wilayah Hokkaido lainnya. Panduan ini merangkum pengalaman langsung menyusuri ujung utara Jepang, meskipun pembaca tetap disarankan untuk melakukan riset mandiri guna merancang rencana perjalanan yang sesuai.

Cara Menuju ke Sana

A small plane departs Sapporo for Rishiri Island in northern Hokkaido

Berbeda dengan destinasi seperti Kyoto atau Aomori, perjalanan ke Hokkaido utara hampir selalu membutuhkan moda transportasi udara. Meskipun secara teknis bisa dijangkau dengan kereta, penerbangan jauh lebih disarankan untuk menghemat waktu. Perjalanan ini dimulai dengan terbang ke Bandara Shin-Chitose, lalu dilanjutkan dengan bus menuju Bandara Sapporo Okadama untuk terbang ke Pulau Rishiri. Selama di sana, transportasi umum sangat terbatas dan tidak bisa diandalkan, sehingga menyewa mobil atau menggunakan jasa pengemudi harian adalah pilihan terbaik.

Pulau Rishiri di Hokkaido Utara

The sun rises over Rishiri Island’s Cape Peshi in northern Hokkaido

Pulau Rishiri terletak sekitar 20 kilometer di lepas pantai utara Hokkaido dan didominasi oleh Gunung Rishiri yang berbentuk kerucut. Gunung berapi non-aktif setinggi 1.721 meter ini sangat populer di kalangan pendaki dan masuk dalam daftar 100 Gunung Terkenal di Jepang. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah musim panas (Juni hingga Agustus) saat bunga alpen bermekaran, atau awal musim gugur untuk menikmati warna daun yang memukau meskipun suhunya jauh lebih dingin.

Koordinat objek wisata di pulau ini sering dijelaskan menggunakan analogi jarum jam:

  • Himenuma: Kolam kecil di lereng bawah Gunung Rishiri yang terkenal dengan pantulan pemandangan puncaknya, paling indah saat musim gugur (posisi sekitar pukul 2).
  • Otatomarinuma: Kolam alami di sisi tenggara yang menawarkan pemandangan megah Gunung Rishiri (posisi sekitar pukul 5).
  • Cape Peshi: Tanjung di sebelah pelabuhan utama yang menawarkan jalur pendakian singkat dengan pemandangan indah ke arah pelabuhan dan gunung.
  • Cape Senhoshi: Garis pantai berbatu di sisi barat daya yang menyuguhkan pemandangan indah serta pedagang uni dan fasilitas pengolahan kombu.
  • Tiny Mt. Pon: Puncak pendakian yang lebih mudah di sisi timur laut bagi pendaki yang tidak ingin mendaki gunung utamanya.
  • Rishirifuji Onsen: Pemandian air panas dengan fasilitas indoor dan outdoor dengan biaya masuk yang sangat terjangkau.
Donny Kimball makes a keychain out of seaweed at Rishiri Island’s Shima-no-Eki in northern Hokkaido

Bagi yang ingin aktivitas indoor saat hari hujan, Shima-no-Eki menawarkan pengalaman membuat kerajinan tangan dari rumput laut seharga 1.500 yen. Selain itu, menjelajahi pulau dengan sepeda melalui jalur khusus di pantai utara juga menjadi cara yang sangat menyenangkan. Meskipun berpenduduk sekitar 5.000 jiwa, pulau ini memiliki kapasitas hotel yang cukup banyak, meski sebagian besar tutup pada musim dingin.

Pulau Rebun di Hokkaido Utara

A view of the Sea of Japan and the Momoiwa from northern Hokkaido’s Rebun Island

Terletak tidak jauh dari Pulau Rishiri, Pulau Rebun merupakan bagian dari Taman Nasional Rishiri-Rebun-Sarobetsu. Pulau memanjang ini terkenal dengan flora alpen unik yang hanya bisa ditemukan di sana. Perjalanan ke pulau ini bergantung pada jadwal feri dari Pulau Rishiri atau Wakkanai. Dibandingkan Rishiri, Pulau Rebun menawarkan lebih banyak variasi tempat untuk dieksplorasi.

Setibanya di pulau, menyewa sepeda listrik adalah cara terbaik untuk mendaki jalan berbukit menuju Momoiwa Observatory. Pemandangan dari pos pengamatan dekat batu berbentuk buah persik ini sangat sepadan dengan tenaga yang dikeluarkan. Di dekatnya, terdapat pula formasi batuan unik bernama Nekoiwa yang menyerupai kucing di Laut Jepang.

Travelers bike up to Rebun Island’s Momoiwa Observatory in northern Hokkaido

Hari berikutnya dilanjutkan dengan kunjungan ke Cape Sukai yang memiliki kejernihan air laut luar biasa, serta Cape Sukoton yang merupakan titik paling utara di pulau ini. Akomodasi di Rebun Island tersedia dalam beberapa pilihan, mulai dari area dekat pelabuhan hingga penginapan di bagian utara seperti Petit Hotel Corinthian. Perjalanan antar pulau ini sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan jadwal feri, sehingga perencanaan yang matang sangat diperlukan.

Rebun Island’s Cape Sukoton in northern Hokkaido

Perjalanan ke Toyotomi Onsen

The ferry ride from northern Hokkaido’s Rishiri and Rebun Island to the port of Wakkanai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *